Rahim Pengganti.

Rahim Pengganti.
part 91.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Vie,bawa baby Ayara pada Ayana!"Cristian memberi kan tubuh gembul baby Ayara pada asisten Vie.


"Baik king"dengan membawa tubuh gembul baby Ayara, asisten Vie mendekat ke arah mobil.


"Tuan Al,lebih baik anda masuk lebih dulu.ada yang ingin aku bicara kan dengan Bayu."


Tuan Alberto mengangguk, sebelum berlalu pergi.membiar kan Cristian, berbicara dengan Bayu,empat mata.


"Lebih baik turuti semua keinginan Ayana,bercerai dengan baik-baik.dan jangan pernah, berfikir sekali pun untuk merebut hak asuh baby Ayara dari tangan nya."


Tatapan mata Cristian berubah tajam dan juga dingin.


"Kau hanya orang asing,yang tidak berhak sedikit pun ikut campur dalam rumah tangga ku,termasuk dalam hal putri ku."jawab Bayu acuh.


Jika tidak mengingat kau adalah ayah kandung baby Ayara,aku pasti akan membunuh mu lebih dulu.


Urat-urat terlihat di leher Cristian, membukti kan betapa kesal Nya Cristian sekarang,jiwa membunuh nya seakan-akan memberontak.


"Dan kau tau,jika sampai kau ingin merebut hak asuh baby Ayara,aku akan membawa baby Ayara pergi,dan kau tidak akan pernah menemukan nya.seandai nya aku mau,tentu aku tidak akan menunjuk kan kehadiran baby Ayara pada mu,tapi aku juga seorang ayah.aku mengerti bagaimana sedih nya,jika aku ada di posisi mu."


Cristian menepuk pelan pundak Bayu,sebelum berlalu pergi dari sana.meninggal kan Bayu yang masih termenung, seorang diri.


Dalam diam nya,Bayu mengakui semua perkataan Cristian memang benar.


"kita ke hotel segera!"titah Cristian.


hotel xxxx.


setelah membaring kan baby Ayara di sebelah nya, Cristian menegak segelas air putih.


Bayu benar-benar harus di beri pelajaran.


gerutu Cristian dalam hati.


"king, dokter Ridwan ingin bertemu dengan anda."asisten Vie masuk ke dalam kamar inap Cristian.

__ADS_1


"suruh dia masuk!"Cristian duduk di sofa, bersidekap dada.


"silahkan duduk Dokter!"asisten Vie lebih dulu mempersilah kan, dokter Ridwan untuk duduk.


"terima kasih."dokter Ridwan menyandar kan punggung nya pada sofa,lagi dan lagi kepala nya berdenyut pelan.


"ini hasil visum yang kau pinta king,semua nya adalah bukti akurat untuk melawan bayu."dokter Ridwan mengulur kan hasil visum Ayana yang dulu,dan masih di simpan oleh nya.


"terima kasih."Cristian meneliti hasil visum di hadapan nya.


aku akan mempertahan kan baby Ayara apa-pun yang terjadi.dia putri ku,dia juga yang membuat Ayana bertahan dengan senyum nya.


Cristian tetap kukuh untuk mempertahan-kan baby Ayara apapun yang terjadi.


"aku yakin kau dan Ayana pasti memenang kan gak asuh baby Ayara."dokter Ridwan memberi semangat.


"iya king,saya juga akan membantu anda sebisa mungkin."asisten Vie akan membantu Cristian, mempertahan kan baby ayara.


"terima kasih."hanya itu yang ada di fikiran Cristian.


"oh iya dokter, bagaimana dengan kabar musuh nona Ayana itu?."dahi asisten Vie mengeryit dalam,menatap curiga ke arah dokter Ridwan.


dokter Ridwan mengendikan bahu nya acuh.walau pun dalam hati, dokter Ridwan juga merasa sangat khawatir dengan kondisi Fia, sahabat lama nya.


"Kau tidak meng-khawatir kan kondisi sahabat mu itu?"ejek Cristian.


"Aku tidak peduli pada ny..."permata dokter Ridwan terhenti, karena sebuah pesan baru saja masuk ke dalam handphone nya.


Ridwan!cepat ke rumah.fia baru kembali,kondisi nya terlihat sangat mengenas kan.


Sebaris pesan yang berhasil membuat jantung dokter Ridwan seakan berhenti berdetak.


"Aku harus pergi."dokter Ridwan segera berlari pergi dari sana.


Mobil yang di kendarai oleh dokter Ridwan melaju dengan kecepatan lumayan tinggi hingga tidak memerlu kan waktu lama dia sudah sampai di halaman rumah Fia.


"Assalamualaikum."dokter Ridwan mengucap salam dengan terburu-buru.


"wa'alaikum sallam"mama dan papa Fia menjawab secara bersamaan.

__ADS_1


"Iwan ngecek Fia dulu ya!"tanpa memperduli kan keberadaan mama dan papa Fia di ruang tamu, dokter Ridwan langsung berlari ke kamar Fia.


benci memang, dokter Ridwan memang membenci semua perlakuan Fia pada Ayana.


tapi, tidak bisa di pungkiri mereka memiliki banyak memory kebersamaan,sedari kecil yang tidak bisa hilang begitu saja.


brak.


mata dokter Ridwan menatap nanar ke arah sahabat kecil nya yang tengah terbaring di ranjang,tidak sadar kan diri,banyak luka dimana-mana.


tanpa basa-basi, dokter Ridwan segera memeriksa keadaan Fia dengan sangat teliti.


"bagaimana keadaan Fia dok?."tanya mama Fia khawatir,sembari mengelus wajah sang putri.


"Fia hanya mengalami luka luar,tidak ada yang perlu di khawatir kan.malaikat maut masih memberi kesempatan untuk nya,menebus segala dosa yang pernah dia buat."suara dokter Ridwan berubah sangat dingin,netra nya menatap ke arah Fia.


dosa?.


mama dan papa Fia saling pandang,belum mengerti alasan pembicaraan dokter Ridwan.


"aku akan menuntut Bayu, bagaimana bisa dia melakukan hal ini pada putri pengacara hebat seperti ku."papa Fia yang memang seorang pengacara hebat, hendak menuntut Bayu.


"om mau menuntut Bayu?"sinis dokter Ridwan.


"lakukan lah.jika om dan Tante mau melihat anak kesayangan kalian ini,membusuk di penjara.apa kalian fikir Bayu tidak akan melawan?Fia sudah membunuh adik nya, melakukan penculikan terhadap istri pertama nya,dan juga melakukan percobaan pembunuhan."


"di banding kan dengan tuntutan Kalian pada Bayu,yang hanya kdrt.Fia akan terkena pasal berlapis,penculikan, percobaan pembunuhan dan pembunuhan.dan juga satu lagi,istri pertama Bayu di lindungi laki-laki yang cukup berpengaruh,dia berencana untuk menuntut fia.semua bukti di tangan nya."


dokter Ridwan berceloteh panjang lebar,tanpa mengalih kan pandangan nya dari Fia.


"bagaimana bisa kau melakukan ini pada sahabat mu sendiri Iwan!"bentak papa Fia.


"karena memang itu yang akan ku lakukan,Fia adalah iblis.dia terlalu egois untuk segala hal,dia mengorban kan banyak orang untuk ambisi nya memiliki anak.itu salah nya sendiri, karena terlibat sexs bebas hingga Allah memberi nya karma, yaitu kanker rahim."ucapan dokter Ridwan sangat pedas.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote

__ADS_1


__ADS_2