
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Kau suka?"tanya Cristian lagi.
"Sangat ini sangat indah,terima kasih"Ayana memandang haru ke arah Cristian,secara perlahan jari nya mengelus pelan cincin berlian di hadapan nya.
"Ini sangat indah kan?"tanya Ayana lagi.
"Tentu saja nona, karena king sendiri yang membeli kan ini untuk anda"asisten Vie ikut angkat bicara.
"Terima kasih king,dan aku akan berterima kasih lagi jika kau mau memasang kan nya di jari ku,dan jika mungkin kau bisa mengajak ku dinner berdua."
Cristian mengulas senyum tipis.netra nya menatap ke arah Ayana,ada sebuah binaran penuh kebahagiaan di mata Ayana.
"Apa Bayu belum pernah melakukan hal-hal romantis kepada mu?"tanya Cristian,menoleh kan pandangan nya ke arah Ayana.
"Tentu saja,dia sibuk sendiri.sibuk dengan dunia nya dengan Fia aku hanya lah seorang rahim pengganti,dan juga istri pertama yang ternistakan.”ayana mengulas senyum miris,hati nya kembali sedih mengingat perlakuan Bayu.
"Nanti malam,aku akan mengajak mu dinner, bagaimana kau mau kan?"
Ayana mengangguk antusias.
Malam hari.
Ayana sibuk merias diri, senyum manis terukir di bibir nya.dengan tampilan yang terkesan sederhana,dengan gaun pink dengan hiasan pita besar berwarna hitam,berlogo KNN boutique.
Jilbab pashmina hitam bertengger di kepala nya,begitu juga kalung berbandul merpati dari Cristian.
"Sedikit lagi"Ayana memoles kan lipstik berwarna nude ke bibir nya.
"Masyaallah,aku sangat cantik."puji Ayana, menepuk kedua pipi nya.
Ini cincin yang indah,aku yakin harga nya lebih mahal dari pada cincin mas Bayu.
Ayana memandangi cincin di tangan nya,sebelum turun.
Semua orang terpaku menatap Ayana yang terlihat sangat cantik,ya karena saat menjadi istri Bayu,ayana jarang memakai pakaian bagus.
"Wah Putri Daddy sangat cantik."tuan Alberto mendekat, mengelus pelan kepala sang putri.
"Tentu saja"Ayana menjawab dengan senyum lebar.
"Di mana king?dia tidak lupa kan dengan janji nya mengajak ku makan?"Ayana mengerucut kan bibir nya kesal, karena Cristian belum terlihat.
"Nona,mari ikut saya.king sudah menunggu anda di atap"asisten Vie datang,pakaian nya terlihat sangat formal yang menambah ketampanan nya.
"Atap?kan tidak lucu jika dinner di atap"Ayana kesal bukan main.
"Nak,jangan kecewakan tian.lebih baik kau ikut dengan asisten Vie sekarang."
__ADS_1
Mendengar perintah sang ayah,Ayana segera mengikuti langkah asisten Vie.
Asisten Vie membantu Ayana untuk menapaki tangga satu persatu,memasti kan wanita paling berharga di hidup sang tuan baik-baik saja.
"King kenapa kita dinner di sini ini kan tidak roman...."
Perkataan Ayana terhenti,mata nya terbelalak kaget melihat atap menjadi sebuah tempat dinner yang indah.
Kelopak bunga mawar bertaburan di lantai.sebuah meja putih dengan lilin berada di tengah-tengah,hiasan dan dekorasi di mana-mana.
Temaram rembulan di temani dengan puluhan lilin,menambah situasi menjadi lebih romantis.
Cristian yang sedang berdiri,segera berbalik.senyum nya terulas, melihat keterkejutan di wajah Ayana.
"Ini,sungguh indah"Ayana bergumam lirih.
Tiba-tiba,dari atas bertaburan kelopak bunga.begitu mendongak,ada helikopter yang sedang menabur kan bunga.
Pijakan Ayana terasa gamang,dia merasa kan cinta yang benar-benar kuat untuk nya.
Aku,aku...
Ayana segera berjalan ke arah Cristian,menghambur ke dalam pelukan tubuh kekar itu.
Ini yang aku sukai.
Ini adalah bagian paling di sukai Cristian,saat perut buncit Ayana menyentuh perut nya.
Dug.
Aku tau kau juga bahagia kan princess, karena Daddy sudah membuat bunda mu bahagia.
Dalam hati, Cristian tersenyum senang merasa kan tendangan dari bayi Ayana.
"Bayi mu menyukai Daddy nya Ayana."Cristian melepas kan pelukan Ayana,menuntun Ayana untuk duduk di kursi.
Dalam diam nya, netra Ayana memandang kesana-kemari.keadaan nya ternyata sangat indah,di malam hari.
"Terima kasih king"Ayana mengulas senyum lebar.
"Cincin itu sangat cocok di tangan mu, kau terlihat lebih cantik sekarang."Cristian memuji Ayana.
Blush.
Mendadak pipi Ayana,merona merah.bahkan sangat merah, Bayu sama sekali tidak pernah memuji nya.
"King terima kasih banyak.kau sangat baik pada ku,kau menuruti semua keinginan ku, yang tidak pernah ku dapat kan dari mas Bayu."Ayana mengulas senyum lebar.
"Karena kau penting Ayana,kau berhak bahagia."
Ayana mengangguk.
__ADS_1
"Oh ya,sembari menunggu makanan kita datang. Aku ingin memberi kan ini,ini adalah daftar universitas terbaik di negara ini."Cristian mengulur kan beberapa lembar,yang berisi daftar universitas.
"Universitas?"dahi Ayana berkerut,dia memindai data universitas dari arah bawah dan atas.
"Iya,jika kau sudah menentu kan nya.aku akan mendaftar kan mu, setelah bayi mu berusia dua bulan.dan selama itu,kau bisa mengikuti les bahasa negara ini,agar mudah."
Cristian benar-benar laki-laki baik,dia menyiap kan segala kebutuhan Ayana.meyakin kan Ayana,bahwa pendidikan adalah hal yang penting.
"King,dulu kuliah di mana?"Ayana mendongak, bertanya polos.
"Ini!"Cristian menunjuk sebuah universitas.
"Aku akan masuk sini,dengan jurusan yang di pinta Daddy, bisnis."Ayana tanpa fikir panjang, mengikuti jejak Cristian.
"Yakin?"Cristian menaik kan sebelah alis nya.
"Tentu saja,aku kan percaya pada mu"jawab Ayana santai.
"Astaga,bumil kesayangan ku"Cristian mengelus kepala Ayana.
Tidak lama,para pelayan datang,membawa kan makanan untuk Ayana dan juga Cristian.
"Terima kasih"ujar Cristian.
"Wah,kenapa ada kue?"dahi Ayana berkerut dalam, karena ada sebuah kue dengan angka 31 tahun.
"Hari ini aku berulang tahun,dan berencana untuk merayakan nya dengan mu."
Ayana terperangah kaget.mata nya membulat.
Ulang tahun?king ulang tahun?kenapa tidak ada yang memberi tau ku?aku kan tidak membawa kado.
Senyum Ayana mendadak berubah luntur,bibir nya mencibik kebawah siap menangis.
"Hei?!kenapa?"Cristian bertanya bingung, sekaligus kaget.
"Kenapa tidak memberi tau ku,bahwa kau berulang tahun king?,aku kan tidak membawa kado"Ayana menatap Cristian dengan mata berkaca-kaca.
"Kau tau Ayana, kehadiran mu adalah kado dalam hidup ku.lantas kenapa aku meminta kado pada mu?"cristian menggengam tangan Ayana,memberi kan sentuhan hangat.
"Tapi,aku tetap ingin memberi mu kado"Ayana menunduk terisak.
"Tidak perlu,jika kau ingin memberi kan Kadi pada ku.cukup, dengan sehat saja dan berjuang untuk melahir kan my princess,itu kado terindah dan yang ku ingin kan."
Ayana mengangguk, mengulas senyum manis.
"Aku akan menuruti nya."jawab Ayana.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
__ADS_1
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote