Rahim Pengganti.

Rahim Pengganti.
part 53


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Ruang rawat.


"bagaimana kondisi nya?"Cristian bertanya dengan rasa penasaran,menatap tajam ke arah dokter Ridwan.


"Aku bukan dokter kandungan,kau bisa bertanya pada nya?”dokter Ridwan menunjuk ke arah dokter kandungan.


"Kandungan nya baik-baik saja,untung Nya ibu dan bayi sama-sama kuat.hanya saja, saya saran kan untuk bedrest selama satu Minggu penuh.”


Dokter kandungan mengulas senyum sangat manis, sebelum berlalu pergi.


"Aku akan membawa nya pergi!"Cristian menatap dokter Ridwan.


"Aku setuju.kau mungkin bisa menjaga Ayana,Bayu sama sekali tidak bisa menjaga nya"dokter Ridwan mengangguk setuju.


"Tapi,kau mau membawa nya ke mana?"dokter Ridwan menatap tajam ke arah Cristian.


Aku percaya, laki-laki ini mampu dan pantas menjaga mu.


Ada rasa lega di hati Dokter Ridwan, karena Cristian mau menjaga Ayana dengan baik.


"Negara J"Cristian memang berencana membawa Ayana ikut bersama nya, kenegara nya, walaupun bahaya di sana lebih mengintai.


"Negara J?dalam kondisi seperti ini Ayana tidak bisa berpergian keluar negeri"dokter Ridwan menggeleng, melarang keinginan Cristian.


"Lalu?aku tidak bisa membiar kan nya di sini,dan membuat nyawa nya terancam karena istri kedua suami nya"Cristian menatap tajam ke arah Ridwan.


"Tapi kondisi Ayana belum stabil akhir-akhir ini, kandungan nya sangat rentan keguguran"dokter Ridwan mencoba membujuk Cristian.


"Tian!."


Di tengah-tengah perdebatan mereka.terdengar suara teriakan dari dalam ruang rawat Ayana.


Dengan langkah sangat cepat,dua laki-laki itu segera masuk ke dalam ruang perawatan Ayana.


"Aya?kau baik-baik saja honey?"Cristian mendekat ke arah Ayana,mendekap tubuh Wanita yang ia cintai erat.


"Aku takut"tubuh Ayana bergetar hebat.


"No,jangan takut ada aku di sini"Cristian mengelus punggung Ayana pelan, menghadiahi kecupan di kening nya.


"Ayana"dokter Ridwan bersuara.

__ADS_1


Dalam pelukan Cristian,Ayana mendongak.tatapan nya berubah sendu, kala menatap dokter Ridwan.


"Maaf,seharus nya aku melarang mu dari awal"rasa bersalah menelusup hati Rahardian, karena ia tidak melarang Ayana sedari awal.


"Tian,bawa aku pergi,please"Ayana memohon.


"Iya,kita akan pergi sekarang"Cristian menangkup pipi Ayana, menghapus air mata wanita nya.


"Sekarang istirahat dulu,anak buah ku akan mengurus nya.dan dokter,ayo bicara di luar"Cristian membaring kan Ayana,menghadiahi kecupan singkat di dahi ibu hamil itu sebelum berlalu pergi.


Di luar,tepat nya di atas atap rumah sakit.cristian dan Dokter Ridwan tengah berdiri, berhadap-hadapan.


"Ikut lah kami ke negara J dok,untuk memantau kondisi Ayana"Cristian mengajak dokter Ridwan.


"Apa kau yakin ingin mengajak nya pergi?dalam kondisi seperti ini? tanpa memberitahu Bayu suami nya?"


Dokter Ridwan bertanya Dengan nada beruntun, karena menurut nya Bayu berhak tau.


"Laki-laki tidak bertanggung jawab seperti nya?apa kau tidak tau Ayana di culik oleh Fia hari ini?"tangan Cristian mengepal, urat-urat di leher nya bahkan terlihat.


"Apa?Ayana di culik oleh Fia hari ini? serius?"mata dokter Ridwan membelalak kaget.


Bagaimana Fia bisa se-ceroboh itu?bukan nya dia menginginkan bayi Ayana,lalu kenapa dia menyakiti Ayana.


Dokter Ridwan terpundur beberapa langkah ke belakang.tatapan nya nanar,tidak menyangka sahabat nya akan melakukan hal tidak terduga seperti itu.


Bagaimana bisa?.


Hanya itu yang berputar di kepala dokter Ridwan.antara percaya atau tidak, karena dokter Ridwan mengenal Fia Sedari mereka SD.


"Fia melakukan nya?.aku tau dia wanita yang sangat ambisius, tapi aku ragu dia menyakiti Ayana."


Dokter Ridwan menggeleng pelan,menyangkal semua tuduhan yang di beri kan oleh Ayana.


"Kau ragu? wanita adalah mahkluk yang egois, terutama wanita-wanita seperti fia.wanita yang bisa melakukan apa saja,untuk menjadi satu-satu nya."


Cristian mendorong tubuh Dokter Ridwan,menyentak kesadaran dokter muda itu.


"Aku akan bicara dengan Ayana"dokter Ridwan hendak kembali ke dalam kamar Ayana.


"Tunggu"Cristian menahan lengan dokter Ridwan, mencengkram nya pelan.


"Kondisi nya sedang tidak stabil,jangan memperkeruh masalah, aku bisa membunuh mu kapan saja"Cristian mengeluar kan pistol,menodong kan tepat di kepala dokter Ridwan.


"Aku tidak takut.aku memiliki sahabat,adik angkat,dan juga pasien yang lebih sadis dari pada kau.kim ae-ra,nona Kim jika kau mengenal nya kau akan tau seberbahaya apa dia?."

__ADS_1


Dengan keberanian yang sangat dingin, dokter Ridwan menepis pistol yang di todong kan Cristian, berlalu pergi untuk membeli kan Ayana makan.


Kim ae-ra?maksud nya desainer dari KNN boutique itu?black rose? bagaimana bisa wanita paling di takuti di dunia bawah menjadi pasien nya?.


Pertanyaan demi pertanyaan berdatangan di fikiran Cristian,tentu dia mengenal sosok paling di takuti di dunia bawah.


***


Cristian menghela nafas,menatap Ayana yang terus diam.


"Kenapa Hem? butuh sesuatu?"tangan Cristian, mengelus pelan punggung tangan Ayana.


"Kenapa kau lama sekali datang nya?aku takut Tian.bagaimana jika Fia dan anak buah nya menyakiti ku?"Ayana menatap Cristian dengan sendu.


Maaf, seharus nya sedari awal aku tidak membiar kan mu bersama dengan bayu.dulu,ku fikir karena kau sangat mencintai nya kau akan bahagia bersama nya, tapi ternyata aku salah besar.


Cristian mendongak.menatap Ayana pelan,rasa bersalah menelusup hati nya, karena membiar kan Ayana di sakiti.


"Maaf,dulu aku berfikir bahwa kau akan bahagia di sisi suami mu."


Ayana menggeleng pelan,tangan nya menggengam erat tangan Cristian.


Aku tidak bahagia Tian, pernikahan ini membelenggu ku,aku gila sekarang.


Ayana menghela nafas panjang.senyum miris terukir di bibir nya.


"Di mana Daddy,dia tidak datang bersama mu?."Ayana menoleh kesana-kemari, mencari-cari keberadaan Alberto.


"Daddy mu sedang ada di luar negeri, tidak bisa datang,dia menitip kan pada ku"Cristian menjawab panjang lebar.


"Hasil tes DNA nya sudah keluar?"tanya Ayana.


"Em,kau memang putri tuan Alberto"Cristian bercerita antusias, menemu kan kebenaran tentang Ayana menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri untuk nya.


"Lalu bagaimana aku bisa ada di di Indonesia?"Ayana memasang wajah bingung,dulu dia terlalu kecil untuk berpergian sendiri.


"Ada hal yang belum diketahui,aku akan mencari tau nya nanti,dan Sekarang fokus lah pada kesehatan mu,kita akan pergi nanti"ujar Cristian.


Kenapa Tian begitu baik pada ku?kami bahkan tidak saling mengenal dekat,tapi dia?dia selalu berlaku baik.


Ayana memandang heran ke arah Cristian,tapi senyum tipis terbit di bibir nya.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys

__ADS_1


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote.


__ADS_2