
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Kau mau sesuatu?"Cristian dan Ayana sampai di sebuah pasar malam.
"Kau mau mentraktir ku?"Ayana menoleh,menatap berbinar ke arah Cristian.
"Tentu saja,kita bertemu lagi Anggap saja sebagai hadiah pertemuan kita"Cristian mengulas senyum sangat tipis.
"Aku mau itu"Ayana menunjuk sebuah boneka beruang berwarna putih dengan pita merah muda di kepala nya.
"Boneka itu?tidak mau yang lain?"Cristian mengeryit, karena Ayana meminta sebuah boneka,bagi nya sangat sederhana.
"Tidak,itu sudah cukup"Ayana sebenar nya bingung sendiri.
Dulu dia tidak suka dengan boneka.tapi semenjak hamil,setiap hari ia meminta boneka pada Bayu,jadi lah kamar nya penuh dengan banyak boneka.
Apa bawaan bayi ya?.
Ayana betanya dalam hati,sibuk melamun membuat nya tidak sadar Cristian sudah mendekat dengan boneka beruang berwarna putih dengan pita merah muda di kepala Nya.
"Kau sedang memikir kan apa?"tanya Cristian.
"Tidak, dulu aku tidak terlalu menyukai boneka,entah Kenapa semenjak hamil,aku sangat suka boneka,apa mungkin bayi ku perempuan?"Ayana bertanya dengan polos Nya.
"Memang nya kenapa jika dia perempuan? dia pasti akan cantik seperti mu"menyerah kan boneka, Cristian menyelip kan sedikit pujian.
"Terima kasih"Ayana mengulas senyum sangat tipis.
"Mau bermain sesuatu?"menawar kan lagi.
"Tidak,aku tidak ingin anak ku terkena guncangan,jika kau ingin bermain aku akan menunggu di kursi"Ayana menolak secara halus.
"Kita duduk di sana,ada yang ingin aku tanya kan pada mu"menunjuk sebuah kursi, Cristian mengajak Ayana untuk duduk di sana sebentar.
"Kau bukan orang asli Indonesia kan?"
Ayana mengerjap kan mata coklat terang milik nya lucu,menatap heran ke arah Cristian.
Pertanyaan itu sebenar nya sudah sangat sering Ayana dengar dari orang-orang,jadi dia tidak terlalu terkejut.
"Aku tidak tau,aku di temukan di panti asuhan, mungkin saja aku berasal dari tempat hina seperti club malam yang menjual Wanita penghibur,dan salah satu nya adalah ibu ku."
__ADS_1
Tatapan Ayana berubah kosong,mata nya mengembun.sedari kecil ia terus di hina,ketika bermain bersama teman-temannya di luar panti asuhan.
Mungkin ibu mu seorang wanita penghibur, hingga tega membuang mu.
Perkataan itu selalu di dengar Ayana dari teman-teman nya di sekolah,tentang siapa dia dan asal susul nya,serta keluarga nya di mana.
"Kenapa kau berkata seperti itu Ayana?"Cristian protes.
"Lalu aku harus berkata seperti apa? hidup di panti dengan banyak teman-teman tidak lah menyenang kan.aku selalu di hina,banyak yang mengatakan ibu ku wanita penghibur.”
Ayana menoleh,menatap tajam ke arah Cristian.ketidaksukaan terlihat jelas di mata nya,ada sebuah luka di sana.
Anggap lah Ayana jahat, karena berfikir buruk tentang ibu nya.tapi lingkungan sosial nya yang mendidik,membuat nya semakin penasaran sejahat apa orang tua nya.
"Aya,tidak seperti itu.semua ibu menyayangi anak-anaknya, ibu mu pasti juga menyayangi mu.”cristian berujar sangat lembut, menghadapi wanita hamil harus berhati-hati karena mereka sangat sensitif.
"Langsung ke inti pembicaraan,ada apa kau bertanya tentang asal usul ku?"Ayana betanya.
"Kau tau aku berasal dari Eropa kan?aku hanya ingin memberi tau mu sesuatu?"Cristian menghela nafas sangat panjang.
"Kau mirip dengan seseorang yang ku kenal."
Dahi ayana semakin mengeryit dalam, menerka-nerka maksud pembicaraan dari Cristian,tapi tetap ia tidak mengerti.
"Mirip?apa saya mirip kekasih anda?"memasang wajah polos nan menggemas kan.
"Bukan,kau mirip dengan seorang wanita tapi,jika tidak salah dia sudah lama meninggal"
Cristian merogoh saku celana nya, mengambil selembar foto seorang wanita muda dengan wajah yang mirip sekali dengan Ayana.
"Ini.”
Dengan tangan bergetar,Ayana menerima selembar foto yang baru si sodor kan oleh Cristian,mata nya berkaca-kaca, perasaan asing menelusup ke relung hati terdalam
"Dia?"Ayana menelisik,wajah,mata,hidung dan rambut sama persis seperti milik nya.
"Di mana wanita ini sekarang?"mata Ayana berkaca-kaca,mungkin kah ini ibu nya?wanita yang telah melahir kan nya?.
"Dia sudah meninggal, puluhan tahun yang lalu.karena sebuah kecelakaan,saat itu dia baru kembali dari rumah sakit setelah melahir kan,bayi nya hilang tidak berbekas."
"Mungkin kah aku putri nya?"pertanyaan itu tiba-tiba meluncur dari bibir Ayana.
"Dugaan kita sama,aku sempat berfikir bahwa kau putri nya"jawab Cristian pelan.
__ADS_1
"Hiks,hiks"Ayana menggigit bibir bawah nya kelu.
"Suami wanita itu akan datang ke Indonesia besok,dia rekan ku.kau bisa bertemu dengan nya besok,kau mau kan?"Ayana mengangguk pelan.
"Ini sudah malam,aku akan mengantar mu pulang.”
***
Keesokan hari nya.
Pukul 11:30.
Setelah bersusah payah meminta izin kepada Bayu,akhir nya Ayana di izinkan keluar walau hanya setengah jam.
Ingin menemui ibu panti.
Alasan ayana.sebenar nya ia tidak mau berbohong kepada Bayu,tapi jika ia berkata jujur Bayu pasti akan memarahi nya dan tidak mengizinkan nya pergi dari sana.
Mengguna kan taksi,Ayana pergi ke sebuah restauran.tempat temu janji ia dan juga Cristian siang ini.
"Anda ingin saya bertemu dengan siapa Mr?."
Cristian tengah berbincang dengan seorang laki-laki paruh baya yang merupakan seorang pengusaha textile di Eropa.
"Seseorang,saya yakin anda akan kembali teringat mendiang istri anda.”cristrian mengulas senyum tipis,membuat laki-laki paruh baya bernama Alberto itu mengeryit bingung.
Ceklek.
Cristian segera berdiri dari duduk nya ketika terdengar suara pintu terbuka.
"Aya kau sudah datang?"Cristian menyambut wanita yang ia cintai dengan senyum sangat lebar.
Diam.ayana belum bereaksi sedikit pun.mata nya sibuk berpandangan dengan Alberto yang juga tengah memandangi nya penuh arti.
"Caroline Damanik?"nama itu meluncur begitu saja dari bibir Albert,gadis muda di hadapan nya sangat mirip dengan Caroline Damanik istri nya.
Hanya saja wanita ini berpenampilan sangat tertutup dari atas kepala hingga ujung kaki,selebih nya semua yang di miliki Wanita ini sangat mirip dengan mendiang istri nya.
"Dia?"Ayana memandang bingung ke arah Cristian.
"Suami dari wanita yang ku tunjukan pada mu kemarin."
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
__ADS_1
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote.