Ranjang Panas Siluman Ular

Ranjang Panas Siluman Ular
Ingin bertemu


__ADS_3

Luka pada perut Xander masih basah, Ia menatap dirinya yang mulai memikirkan gadis itu, Mayang! Gadis yang semalam melewatkan waktu indah bersamanya, sementara itu sang Ayah, Frans. Melihat sang putra yang tengah menatap dirinya dalam cermin, Frans mencoba bertanya kepada anaknya, bagaimana Xander mendapatkan luka itu.


"Xander! Perut mu kenapa? Dan semalam kamu kemana saja, Daddy lihat di kamar mu, kamu tidak ada, dan pagi ini kamu tiba-tiba saja sudah berada di rumah." tanya Frans yang tentunya dirinya juga khawatir dengan keselamatan sang Anak, karena bagaimanapun juga Xander bukan lah manusia normal pada umumnya, anak semata wayangnya itu memiliki kekuatan magis yang tentunya Xander dapatkan secara gaib saat kutukan itu terlepas dari jiwa Frans.


Xander membalikkan badannya dan menatap wajah sang Ayah. "Xander sudah menemukan gadis itu, Dadd!" ucapnya yang tentu saja membuat Frans sangat terkejut.


"Benarkah? Kamu menemukan gadis itu? Lalu dimana dia sekarang? Ingat Xander, gadis itu adalah penawar dirimu, kamu bisa menjadi manusia seutuhnya jika kamu meminum darahnya, jadi Daddy berharap kamu sudah melakukannya." seru Frans yang berharap Xander segera mengeksekusi Mayang untuk diminum darah gadis itu.


Xander menundukkan wajahnya sembari menghela nafas panjang. Sementara Frans terlihat senang, akhirnya putranya bisa menjadi manusia normal dan hidup layaknya manusia, karena selama ini Xander makan minum tidur tidak seperti manusia normal. Tapi layaknya hewan melata itu, Xander selalu mengonsumsi makanan yang berupa daging dan itupun dalam keadaan mentah, dan Ia pun akan tidur berhari-hari setelah Ia kenyang dengan santapannya.


"Tapi, ada sedikit masalah Dad!" ucap Xander yang seketika membuat Frans mengerutkan keningnya.


"Masalah? Apa maksudmu? Apa Kamu belum meminum darah gadis itu?"


Xander menggelengkan kepalanya, pria bertato ular itu tampak menundukkan wajahnya dan mengepalkan tangannya bertumpu di atas meja.


"Ada apa, Xander? Apa ada masalah?"


"Maafkan aku, Dadd! Aku tidak bisa mengendalikan diri saat gadis itu berada di dekat Xander, jiwa kelelakian Xander bangkit dan ingin sekali mendekati gadis itu, dia bernama Mayang, dia gadis yang cantik yang sudah membuat putramu ini jatuh cinta, Xander mencintainya, Dad! Entahlah sejak kapan perasaan ini muncul, tapi saat Xander menatap bola mata itu, Xander tidak bisa lepas begitu saja, dan ...!" Xander tidak melanjutkan kata-katanya karena Frans tahu apa yang terjadi selanjutnya.

__ADS_1


"Dan kamu sudah menyentuh gadis itu iya, kan?"


Xander diam dan akhirnya mengangguk, Frans lemas seketika saat tahu jika sang anak sudah menyentuh Mayang, itu artinya Xander akan berubah menjadi ular di malam hari, dan jika secepatnya Xander tidak meminum darah Mayang, maka selamanya Xander akan menjadi setengah manusia setengah ular.


"Kenapa kamu lakukan itu, Xander? Kamu tahu bagaimana akibat nya jika kamu menyentuh gadis itu, kamu tidak akan bisa menjadi manusia sesuai keinginan mu, kenapa kamu tidak bisa mengendalikan diri Xander, dengan begini bagaimana bisa kamu keluar rumah di malam hari untuk menemani Papa tugas luar kota, sementara kamu harus menjadi ular."


Frans terlihat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh anaknya, Ia pun memutuskan untuk segera mencari keberadaan Mayang dan membawanya ke rumah, setelah itu tega atau tidak Xander harus meminum darah Mayang, yang tentunya itu akan memberatkan dirinya, karena pastinya dalam pengambilan darah Mayang dari tubuhnya, gadis itu harus merasakan rasa sakit terlebih dahulu, karena sudah dipastikan Mayang pasti akan terluka.


"Secepatnya Daddy akan membawa gadis itu ke rumah ini, dan Daddy akan mengambil darah gadis itu, Daddy melakukan ini untuk keselamatan mu."


"Jangan, Dadd! Xander mohon jangan sakiti Mayang, Xander tidak sampai hati melihat Mayang terluka Xander rela selamanya menjadi ular, asalkan Mayang tetap selamat, Aku mohon Daddy, jangan sakiti Mayang!"


"Dengarkan Daddy! Kamu adalah pewaris satu-satunya keluarga ini, Daddy sangat berharap kamu bisa hidup seperti manusia normal lainnya, menikah, memiliki anak. Tidak seperti ini Xander, kamu memang memiliki kekuatan magis tapi untuk apa? Kalau itu tidak mempengaruhi kebiasaan mu. ungkap Frans penuh kesedihan.


"Setidaknya Xander bisa melindungi Daddy dan Mommy dari orang-orang yang ingin berbuat jahat kepada Daddy, Xander tidak mengapa harus seperti ini, Dadd! Xander iklhas."


Seketika Frans memeluk putranya, meskipun Xander tidak seperti manusia normal pada umumnya. Namun, Frans tetap bangga dengan sang anak.


"Maafkan Daddy! Daddy cuma ingin yang terbaik untuk putra Daddy, kamu adalah kebanggaan kami, aku dan Mommy mu selalu mendoakan kebahagiaan untuk mu, Katakan! Hal apa yang membuat mu bahagia saat ini, Daddy pasti akan berikan."

__ADS_1


Xander tersenyum dan berkata kepada sang Ayah, "Xander cuma ingin bertemu dengan Mayang."


...BERSAMBUNG ...


*


*


*


...Yuk kepoin Novel punya kak Ruth 89 yang berjudul My Beloved Werewolf...


blurb:


Tersasar di hutan, membuat Tresi bertemu dengan pria yang menjadi impiannya. Pria itu bahkan menolongnya dari kumpulan serigala liar. Tresi pun jatuh cinta pada pandangan pertama. Tanpa basa basi, Tresi menyatakan cinta pada pria yang baru dikenalnya tadi.


Sayang, pria itu menolaknya. Tak pantang menyerah, Tresi memilih mencium pria itu. Saat itu, mutiara kehidupan milik Bima, pria yang Tresi cium, berpindah padanya. Mau tidak mau, Bima harus mengambilnya lagi. Jika tidak, hidupnya akan berakhir dalam satu tahun.


Bagaimana cara Bima mengambil kembali mutiara kehidupannya? Apakah Tresi akan tetap mencintai Bima, jika ia tahu Bima adalah manusia serigala? Akankah takdir mempersatukan mereka?

__ADS_1



__ADS_2