
Sementara itu, Mayang yang kini sudah tidak bisa kemana-mana lagi, Ia dikurung oleh sang Ayah karena sudah melanggar aturan, Mayang lebih banyak menyendiri dan menatap arah luar jendela, sudah tiga hari ini Mayang tidak pergi kuliah, tugas makalah itu akhirnya terbengkalai, sang Sahabat Tata datang ke rumah Dewa untuk melihat kondisi sang sahabat yang beberapa hari ini tidak kelihatan di kampus.
"Mayang nya ada, Om?" tanya Tata kepada Dewa yang saat itu sedang berada di depan rumah.
"Ada, dia ada didalam." jawab Dewa kepada teman satu kampus putrinya itu.
"Terima kasih banyak, Om! Kalau begitu Saya minta izin untuk melihat Mayang, boleh kan, Om?" seru Tata yang menjadi teman baik Mayang sedari dulu, Tata juga kadang datang ke rumah Mayang untuk mengerjakan tugas kuliah.
"Boleh! Oh ya Tata, bilang sama Mayang untuk makan, sudah dua hari ini dia mogok makan, mungkin saja kamu bisa membujuknya, anak itu benar-benar keras kepala." ungkap Dewa.
"Oh iya, Om? Lagipula kenapa Mayang tidak masuk kuliah, Om? Apa Mayang sakit?"
"Mayang Om hukum, karena pulang di luar jam yang ditentukan, dia benar-benar keras kepala.
Setelah mengatakan hal itu, Dewa pun segera pergi meninggalkan Tata, sementara itu Roro Bening yang mengetahui jika ada Tata sedang menjenguk putrinya, wanita paruh baya itu pun mempersilahkan Tata untuk masuk ke dalam kamar Mayang.
"Masuklah! Mayang ada di dalam." seru Roro Bening kepada gadis itu.
"Terima kasih, Tante!"
Tata pun mulai masuk ke dalam kamar Mayang, dilihatnya sang teman yang sedang berdiri di depan jendela, Tata menghampirinya dan menepuk pundak Mayang, untuk sejenak Mayang terperanjat dan menoleh ke belakang.
"Tata!" ucap Mayang yang sangat senang dengan kehadiran Tata di rumahnya.
"Mayang? Kamu kenapa nggak masuk kuliah, Aku nyariin kamu tahu, nggak! Kamu sakit?"
__ADS_1
Mayang menggelengkan kepalanya dan dirinya kembali menatap luar jendela. Tata melihat ada yang tidak beres dengan temannya itu, Ia pun mencoba memberanikan diri untuk bertanya kepada Mayang..
"Kamu kenapa, May? Sepertinya kamu ada masalah?" pertama itu membuat Mayang tidak bisa membohongi Tata. Mayang menitikkan air matanya, entah kenapa setelah kejadian itu dirinya tidak bisa melupakan bayangan Xander, semakin Ia melupakan semakin Ia terus mengingat pria yang sudah membuatnya galau.
"Mayang? Kamu nangis? Ya ampun! Sebenarnya apa yang sudah terjadi, kenapa kamu bisa seperti ini, katakan padaku! Siapa yang sudah membuat mu bersedih seperti ini, apa itu karena Ayahmu?" tanya Tata
Mayang menggelengkan kepalanya, tentu saja Tata makin bingung.
"Terus! Apa yang membuat mu bersedih seperti ini?"
Mayang menyeka air matanya dan Ia meminta kepada Tata untuk menyimpan rahasia ini rapat-rapat, Ia tidak ingin orang tahu jika dirinya telah bertemu dengan siluman ular itu, bukan hanya bertemu, tapi mereka sudah menghabiskan malam panas meskipun cuma sekejap.
Mayang menceritakan semuanya kepada sang sahabat, dari awal pertemuannya dengan Xander yang bersamaan dengan seekor ular besar yang menyelamatkan dirinya dari serangan harimau kumbang. Hingga akhirnya mereka terhanyut dalam cinta satu malam yang tidak bisa Mayang lupakan.
Seketika Tata tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Mayang, ternyata siluman ular itu bukan cerita isapan jempol belaka, tapi memang benar-benar ada.
"Mayang! Kamu nggak bercanda, kan? Kamu sudah bertemu dengan siluman ular itu, dan malah sudah menghabiskan malam bersama. Astaga! Mayang kamu sadar nggak sih siapa pria itu, dia bukan manusia seutuhnya, dia siluman."
"Iya Aku tahu dia bukan manusia normal. Tapi, saat menyentuh ku Xander masih berwujud manusia dan itu sangat terasa, kami menikmati suasana malam itu, dan bodohnya aku sendiri tidak bisa menolaknya, dia pandai sekali membuat ku tak berdaya, Aku lupa jika Aku ini masih perawan, begitu mudahnya Aku memberikan nya pada Xander, entahlah ini memang kebodohan ku, Aku begitu percaya kepada laki-laki itu, seolah Aku sangat yakin jika dia adalah jodohku. Hingga akhirnya aku terbangun dan melihat ke sekeliling Xander telah hilang, dia membawa ku pulang ke rumah dan setelah itu dia pergi begitu saja, Aku berharap bisa bertemu dengan nya lagi. Tapi kapan?" ungkap Mayang penuh harap.
Tata hanya bisa menepuk jidatnya mendengar pengakuan Mayang, bagaimana pun juga menurut cerita siluman ular memang memiliki kemampuan hebat saat di atas ranjang, dan wanita yang dipilihnya itu bukan sembarang wanita, karena nantinya wanita itu yang akan menjadi pasangannya.
"Aduh Mayang! Udahlah, Aku nggak bisa komen apa-apa, dari dulu ranjang panas siluman ular itu tidak pernah ada matinya, mungkin kamu adalah wanita yang terpilih menjadi pendamping siluman ular itu, siapa namanya?"
"Xander." jawab Mayang cepat.
__ADS_1
"Xander? Apa jangan-jangan Xander adalah anak dari CEO yang pernah dikutuk menjadi ular yang ceritanya sudah melegenda itu, bisa jadi itu, May!"
Mayang pun mulai sadar, jika Xander adalah putra Frans yang membutuhkan darahnya untuk menjadi manusia normal. Dan seketika Mayang sangat bahagia, ternyata Xander sangat membutuhkan dirinya. Mayang pun mulai berpikir untuk menemui Xander dan menyerahkan dirinya agar Xander bisa meminum darahnya, supaya Xander bisa kembali menjadi manusia normal seperti biasa.
Tapi, ada satu hal yang mengganjal, jika dirinya menyerahkan diri kepada Xander, maka Ia akan membuat Sang Ayah kehilangan kemampuannya, karena Mayang adalah kelemahan Dewa.
"Bagaimana ini, Aku harus apa? Jika Xander meminum darah ku, dia akan sembuh. Tapi, bagaimana dengan Ayah?" untuk sesaat Mayang mengalami dilema.
...BERSAMBUNG...
*
*
*
Blurb :
Selamat @BramHero, kode akun xxxBRSuperHero! Ayo lanjutkan, permainan kode slot timun emas. Selangkah lagi menuju level tertinggi, ini adalah tahap awal kamu memenangkan hadiah sebesar 1.000.000.000 cek secara berkala dalam 24 jam, tarik dan proses uang akan dikirim ke akun bank dalam waktu 7hari.
Bram, seorang kurir sayuran box fresh! Mendapat sebuah pesan, misi dari sebuah system delivery.
Akankah Bram tekuni setelah mendapat pesan misterius atau ia abaikan?! Di tambah, kisah cintanya ia ditolak mentah, hanya karena dia pria susah.
__ADS_1
...Yuk capcuss baca 🏃🏃...