
"Baiklah! Saya bisa memahaminya, Saya tidak punya pilihan lain lagi, selain menyetujui hubungan mereka. Karena bagaimanapun juga, Saya bisa merasakan perasaan mereka berdua saat ini. Aku akan menikah kan mereka berdua hari ini juga." seketika baik Mayang maupun Xander akhirnya bisa bernafas dengan lega, Xander tidak menyangka jika Dewa sangat pengertian sekali kepada nya, Xander yang sangat tersiksa dengan keadaan ini akhirnya Ia akan segera mengakhiri nya.
Mayang berkata kepada Dewa untuk meyakinkan dirinya jika apa yang dikatakan oleh sang Ayah itu benar adanya.
"Ayah! Ayah tidak berbohong, kan? Aku dan Xander akan menikah hari ini? Ini seperti mimpi Ayah!"
"Ayah bukan orang yang suka berbohong, kamu tahu sendiri, Ayah akan menikah kan kamu dengan Xander hari ini. Kenapa? Kamu tidak setuju, jika tidak setuju Ayah tidak mengapa, kita bisa tunda lagi nanti jika kalian berdua sudah siap." spontan Xander menyahuti. "Tidak usah menunggu lagi, Pak Dewa. Kalau bisa sekarang saja, Saya sudah sangat siap." ucapnya dengan semangat.
Frans dan Lisa pun saling menatap dan menggelengkan kepalanya, "Anakmu nggak jauh beda sama kamu, Mas!" seru Lisa yang sudah faham betul dengan sifat suaminya.
"Ya begitulah! Jika sudah pernah merasakan jepitan itu, kita kaum Adam pasti ketagihan dan ingin lagi, lagi dan lagi." balas Frans dengan tersenyum smirk.
Mayang tampak tersipu malu, akhirnya mereka berdua akan menikah hari itu juga dengan persetujuan kedua orang tua mereka.
Tanpa menunggu lama-lama lagi, Dewa pun menikah kan secara langsung putri nya dengan putra Frans. Dan hanya dengan hitungan detik, Xander pun berhasil menjadikan Mayang sebagai istri sah.
"Saaaahhhh."
Dengan disaksikan oleh beberapa perawat dan seorang dokter, Xander dan Mayang akhirnya resmi menjadi suami istri.
"Sekarang kalian berdua sudah resmi menjadi suami istri. Xander! Daddy berharap kamu bisa bertanggung jawab terhadap istrimu, ingat pesan Daddy! Jangan mudah tergoda dengan wanita-wanita diluar sana, cukup Daddy saja yang tergoda. Supaya kamu tidak menyesal, seandainya dulu Daddy tidak dikutuk menjadi seekor ular, mungkin Daddy akan terus hidup dengan berpetualang dengan banyak wanita. Namun, Daddy sangat beruntung bisa berenang dengan Mommy kamu, dia adalah penyelamat Daddy. Jika tidak ada dia juga tidak akan ada kamu. Dan kelahiran mu adalah segalanya untuk Daddy, kamu dan Mommy mu adalah hidup Daddy. Maka dari itu karena sekarang kamu sudah menikah. Maka, jangan sia-siakan istrimu, dia rela berkorban untukmu mengorbankan dirinya hanya untuk menyelamatkan kita semua. Daddy bangga dengan keberanian nya, Mayang tidak takut untuk mati, dia hanya ingin melihat kamu, Daddy dan Ayahnya selamat. Jika kamu berani sedikit saja menyakiti istrimu, maka Daddy tidak akan segan-segan untuk memotong ularmu." nasehat Frans kepada putranya.
"Waduh Daddy ganas juga, jangan dipotong dong Dadd! Xander nggak akan pernah nyakitin hati Mayang, beneran! Xander udah cinta mati sama dia, lagipula cuma dia yang bikin ular Xander hidup dan bergairah. Gadis lainnya nggak bisa, malah bobo anteng."
Seketika Mayang mencubit pinggang Xander dan tampak tersipu malu.
__ADS_1
"Apaan sih kamu, malu!" ucap Mayang.
"Emang beneran kok, dah lah kita pulang yuk! Gara-gara ngomongin ular, jadi bangun nih." bisik Xander pada telinga Mayang.
"Xander! Tahan sedikit kenapa sih? Kita di rumah sakit loh."
"Nggak bisa, May! Dari semalam nggantung terus, kamu nggak kasihan sama Aku? Tega bener!"
Tentu saja Dewa, meskipun tidak bisa melihat lagi, Ia masih bisa merasakan apa yang dialami oleh menantunya. Ia pun spontan berkata kepada Mayang.
"Pulang lah Mayang! Ayah udah baik-baik saja, kamu tidak usah khawatir! Ayah akan beristirahat di sini, tolong beritahu Ibumu jika Ayah baik-baik saja, Ayah pasti akan pulang secepatnya. Suamimu lebih membutuhkan mu." mendengar ucapan dari Dewa, Xander pun menghampiri sang mertua yang ternyata sangat tahu isi hatinya.
"Ayah mertua, terima kasih atas pengertiannya, maafkan Saya jika mengajak Mayang pulang lebih awal, karena ... karena ...!" Xander malu untuk melanjutkan kata-katanya.
"Apa itu?"
"Berikan kami cucu kembar, itu saja! Aku hanya mempunyai satu putri, dan Aku ingin mendengar celotehan anak-anak dan riuhnya suara mereka meskipun Aku tidak bisa melihat lagi. Bagaimana? Apa kamu sanggup?"
Xander pun tampak semangat dan tersenyum sumringah. "Tentu saja Ayah mertua! Saya pasti hadiahkan kepada kalian cucu yang banyak, Ayah minta berapa? du, tiga, empat, atau lima?" balas Xander sembari menghitung dengan jarinya. Dewa pun menjawabnya santai. "Tidak banyak, cukup sepuluh saja." ucapnya yang membuat Mayang melototkan matanya.
"Sepuluh?"
Xander melihat ekspresi wajah sang istri dan tampak tertawa kecil. Semua yang ada di dalam kamar rawat inap itu pun saling tertawa.
...BERSAMBUNG...
__ADS_1
*
*
*
*
PROMOSI NOVEL
Khan, Kamulah jodohku
Author Muda Anna
Alhakhan Jose Purnomo 27 tahun adalah seorang laki-laki tampan, dingin dan galak. Dia memiliki trauma saat kecil di culik oleh seorang wanita cantik yang menyukai ayahnya. Dia memimpin perusahaan CEO yang behasil tetapi akan berkeringat dingin dan menggigil saat bertemu atau berhadapan langsung dengan wanita cantik.
Sampai dia bertemu tanpa sengaja dengan seorang wanita berpenampilan tomboy pimpinan panti asuhan bernama Vena Fatmala. Pertemuan keduanya saat Vefe membantu Khan di keroyok oleh perampok di pinggir jalan tol. Hanya bersama dengan Vefe, Khan tidak mengalami trauma karena awalnya menyangka Vefe adalah laki-laki.
Tanpa di sadari Khan jatuh cinta pada Vefe. Hanya saja banyak yang menghalangi cinta mereka karena wanita-wanita cantik yang mengincar harta dan ketampanan Khan. Dan ada perbedaan kesenjangan sosial yang membuat Vefe tidak percaya diri bersama dengan Khan.
Bagaimana Khan meyakinkan Vefe untuk tetap bersamanya. Apakah Vefe menerima cinta Khan?
...Cuss kepoin segera 🥰...
__ADS_1