
Setelah tiga hari akhirnya Lily bisa pulang ke rumah, Lily pulang bersama James dan saat ini baby Keyla sedang di gendong bi Nuri.
"Mau beli sesuatu?" tanya James.
Lily melirik dan mengangguk kecil.
"Aku mau bakso" balas Lily.
James mengangguk dan meminta supir untuk berhenti di tempat gerai bakso.
Dan tak lama kemudian mereka sampai James turun untuk membeli bakso, dia membeli empat bungkus karena di rumah nya ada 4 orang.
Setelah itu James kembali ke dalam mobilnya, dan tanpa James ketahui Xeni ternyata ada di sebrang jalan dan melihat ke arah James.
"Tuhan memang berpihak kepadaku, Papa pasti baru pulang dari rumah sakit" gumam Xeni tersenyum menyeringai melihat mobil yang membawa Papa nya mulai berjalan.
Xeni yang melihat itu tak tinggal diam dan mengikuti mobil James, karena tidak mau ketahuan Xeni agak menjaga jarak antara mobil keduanya.
Drett..
"Halo Xeni sayang, aku sudah di bandara kamu di mana?" tanya Imelda di sebrang telpon.
"****, sudah ku bilang aku tidak menyukai jala*g murahan seperti mu" tegas Xeni matanya masih melihat ke mobil James yang terhalang satu mobil di depan nya.
"Hey, aku punya sesuatu untuk mu, kamu pasti senang dengan kabar ini" jelas Imelda lagi.
Xeni yang tidak mau kehilangan jejak Papa nya lagi memilih mematikan panggilan nya sepihak, tiga hari ini dia selalu menunggu Papa nya di rumah tapi Papa nya bahkan tak pernah pulang.
Pun dengan di kantor, James tak pernah datang ke kantor sejak 3 hari yang lalu dan Xeni tau jika Papa nya pasti sedang menunggui Lily di rumah sakit.
Dan James juga mendapatkan surat gugatan cerai dari Lily, dia sangat yakin jika ini semua sudah Lily persiapkan untuk bisa mendapatkan Papa nya sepenuhnya.
__ADS_1
Lily dan James keluar dari mobil, bi Nuri yang membawa baby Keyla memberikan bayi cantik itu pada ibunya.
"Nona saya akan menyiapkan tempat tidurnya dulu" ucap bi Nuri.
"Makasih bi" kata Lily yang menggendong sang putri.
"Biar aku saja yang menggendong putri kita" ucap James.
"Hem" balas Lily hanya mendeheum dan memberikan putrinya pada suaminya karena jujur saja bekas jahitan nya masih terasa saat berjalan.
Lily dan James memilih duduk dulu di sofa, dan tak lama kemudian tiba-tiba terdengar suara gaduh di luar.
"Papa! keluar" teriak Xeni.
"Jala*g sialan! kembalikan Papa ku" teriak Xeni di halaman depan.
"Mas" Lily melirik James.
"Jangan keluar, biar aku yang menangani Xeni" kata James yang memberikan baby Keyla pada Lily.
Lily menatap James yang pergi ke arah pintu utama, karena tak mau ada pertengkaran antara Ayah dan anak Lily pun akhirnya menitipkan baby Keyla pada bi Nuri.
"Itu tuan muda Xeni ya non?" tanya bi Narti.
"Hem, aku titip baby Keyla ya bi" balas Lily.
Bi Narti mengangguk kecil.
"Non kalau nggak siap ketemu sama tuan muda Xeni lebih baik di sini saja dulu, non masih lemah takutnya non__" ucap bi Narti terhenti karena suara Lily.
"Nggak bi, aku akan menyelesaikan semuanya sekarang" balas Lily sangat yakin.
__ADS_1
Tak bisa melarang bi Narti membiarkan Lily pergi, lebih cepat lebih baik dia harap keluarga majikan nya bisa hidup dengan aman dan nyaman setelah badai nya berlalu.
Sedangkan Lily yang sedang berjalan langkah nya seketika terhenti karena mendengar pertengkaran Xeni dan James.
"Jangan panggil Lily jala*g, dia gadis baik-baik Xeni!" tegas James.
"Gadis baik-baik tidak akan melayani nafsu bejad mertuanya, apa itu yang Papa katakan baik?" Xeni tersenyum kecut mengatakan nya.
James mengepalkan tangan nya.
"Itu bukan salah nya, aku yang salah dan tidak bisa mengendalikan diri ku" jelas James tak mau Lily di salahkan.
"Ya, jika dia wanita baik-baik dia akan berontak dan menolak, aku yakin Papa tidak memperko*a nya bukan melainkan dia yang suka rela di nikmati tubuhnya oleh Papa" Xeni semakin menjadi-jadi.
"Dan sekarang Papa puas setelah mendapatkan nya bukan? Papa membuat dia menggugat cerai aku bukan?" lanjut Xeni.
Dan James diam karena itu memang dia lakukan untuk membebaskan Lily dari putranya.
"Papa mau menikahi jala*g itu bukan?" teriak Xeni.
"Xeni! jaga bicaramu, dia bukan jala*g!" teriak James tegas.
"Www bahkan Papa berteriak hanya untuk membela nya, apa karena dia gadis yang Papa incar sejak lama? ahk iya Papa juga yang membeli nya dari Brata bukan, apa Lily tau kalau pria yang akan di jodohkan dengan nya itu Papa?" tanya Xeni dengan wajah sinis nya.
Deg..
Lily yang mendengar ucapan Xeni sangat kaget, apa benar yang di ucapkan Xeni jika pria yang akan di jodohkan Ayah nya saat itu adalah James?.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1