
"Key, apa kau tau Bunda akan menikah dengan Ayah mu?" tanya Lily dengan bodohnya.
Lily terkekeh pelan dengan pertanyaan nya itu yang aneh, bertanya pada putri kecilnya yang tidak paham apapun.
"Bunda tidak tau kenapa Bunda sangat bersemangat, tapi taukah kamu Key.. hihi.. Bunda merasa bergairah saat melihat Ayah mu yang seksi dan tampan" lanjut Lily dengan tawa nya.
Baby Keyla yang tidak paham dengan apa yang Lily katakan hanya mengeliat kecil, Lily tersenyum karena putrinya menggerakan tangan nya.
Lalu Lily memberikan mainan pegangan yang langsung di mainkan Baby Keyla, Lily mengecup punggung tangan putrinya lalu mengecup pipi putrinya.
"Wajah putriku benar-benar mirip Ayah nya, aku tidak menyangka jika Gen Mas James begitu mendominasi dalam proses pembuatan Keyla" gumam Lily yang pipi seketika memerah.
Akhir-akhir ini Lily merasa menginginkan James, apalagi dia selalu menonton film yang di mana ada beberapa adegan hot nya, ya meski tidak di ranjang.
Tapi jelas semua itu membuat Lily menjadi tidak sabar, dia juga mengingat detail seperti apa bentuk dan ukuran milik James saat mencoba menerobos masuk ke dalam sarangnya.
"His, kenapa aku malah memikirkan itu" Lily menutup matanya.
Tinggal satu bulan lagi dia keluar dari masa idah, dia juga akan melakukan pernikahan sederhana mereka di rumah tapi kenapa Lily merasa waktu begitu terasa lama.
Lily yang mengajak main putri nya ternyata ketiduran di ranjang nya, dan baby Keyla juga tertidur di samping nya.
Sedangkan di tempat lain James yang sedang di kantor di kagetkan dengan telpon dadakan dari Ben yang memberitahu jika Mommy nya sudah terbang ke Indonesia.
"Kenapa kau baru mengabariku!" James terlihat kesal.
"Tentu saja karena untuk menggerebek rumah mu, kau menyembunyikan mantan menantu mu" Ben menyahut menyebalkan.
__ADS_1
James mendengar itu kesal karena dia tidak merebut Lily, dan ucapan Ben seolah-olah jika dia menjerat Lily ke dalam hubungan yang salah.
Tapi untuk menjelaskan pun James merasa males, dia memilih mematikan panggilan nya dan menelpon Lily karena dia tidak akan pulang hari ini.
Dan Lily ternyata tak mengangkat telpon dari James, hal itu membuat James menelpon bi Narti untuk mengabarkan jika dia tidak akan pulang.
James akan pulang ke rumah besar, dia akan menunggu Mommy nya dan menjelaskan jika Lily gadis baik-baik tidak seperti Lidia yang hamil anak orang lain.
"Tuan, anda akan pergi lagi?" tanya Nuri yang baru masuk dan melihat James memakai kemeja nya kembali.
"Bukan urusan mu" tegas James ketus.
"Tapi tuan bagaimana dengan pertemuan dengan tuan__" ucap Nuri terhenti karena mendapatkan pelototan dari James.
"Kau bisa mengurusi masalah pertemuan bukan?" tanya James.
"Bisa tuan" balas Nuri menunduk takut.
Dan Nuri hanya mengangguk lalu membiarkan James keluar duluan dari ruangannya.
Huh..
"Sabar Nuri, demi dua anak mu kamu harus strong" gumam Nuri mengusap dadanya pelan.
Lalu keluar dari ruangan CEO dengan ekspresi datar nya karena dia melewati Seno yang duduk di meja luar.
Seno melihat Nuri yang tidak berbasa-basi saat melewati nya, dia acuh karena masih kesal dengan Nuri yang menamparnya di umum.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain James yang ngebut di jalan akhirnya sampai di rumah besar, dia melihat mobil yang dia yakini adalah mobil Mommy nya.
James masuk ke dalam rumah dan ya dia melihat Mommy nya yang sedang menatap ke arah nya dengan tatapan mata tajam nya.
"Mana wanita itu?" tanya Mommy Annisa.
"Mom, jangan lagi" kata James memohon.
"Dimana wanita itu James! kau ingin menyembunyikan wanita seperti Lidia lagi? hah!" Mommy Annisa terlihat marah.
James menggelengkan kepalanya, dia mendekati Mom nya dan berusaha mengajak Mommy Annisa untuk bicara baik-baik.
"Aku bisa menjelaskan semuanya pada Mommy" kata James hati-hati.
"Mommy sudah tau semuanya, kau benar-benar membuat ku meradang James! apa yang kau cari dari wanita bersuami? hah, James kau tau bukan jika wanita yang kau pilih itu matan menantu mu?" Mommy Annisa menatap tajam putranya.
Tak habis pikir jika James putranya akan merebut istri Xeni, ya sekalipun tidak menganggap Xeni cucu nya karena Xeni bukan anak kandung James.
Tapi dia merasa kesal saat tau James berulah lagi dan kali ini bahkan sangat gila karena merebut istri anak sendiri.
"Cepat katakan pada Mommy dimana kau menyembunyikan wanita itu!" lanjut Mommy Annisa yang meradang.
"Mom, dia wanita baik-baik aku mencintai nya dan dia mencintai ku kami tidak bersalah, perasaan itu tumbuh karena keadaan Mommy tak bisa memisahkan aku dari Lily!" tegas James sambil berdiri.
"Oh jadi namanya Lily? cepat bawa Mommy ke tempat wanita bernama Lily itu" titah Mommy Annisa sambil berdiri.
James terdiam dia melihat Mommy nya yang mengambil tas, bimbang untuk mempertemukan Mommy nya dengan Lily.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏