Ranjang Papa Mertua Ku

Ranjang Papa Mertua Ku
Menikah


__ADS_3

Hari yang ditunggu tiba dimana hari pernikahan James dan Lily akan di laksanakan.


Tak banyak tamu yang hadir, James sengaja melakukan itu karena dia ingin acara nya segera selesai dan dia bisa melancarkan aksi nya.


"SAH!"


Hanya dengan tiga huruf itu langsung mengubah status Lily dan James menjadi suami istri.


Siapa sangka Lily yang semula begitu mencintai Xeni kini malah berbalik mencintai Papa mertuanya.


"Selamat untuk pernikahan kalian" kata Belgina menjadi yang pertama memberikan selamat.


"Hem, aku titip Keyla, susu sudah ada di dalam kulkas jadi jangan khawatir Keyla akan kehausan" jelas James.


"Kalian akan langsung ke ranjang?" tanya Belgina.


"Tentu saja, memang nya apa lagi yang di sukai pengantin baru kalau bukan ranjang" sahut James agak sewot.


Belgina menggelengkan kepalanya, sebelum dia bisa mengeluarkan suara nya James sudah lebih dulu mengajak Lily ke kamar nya.


Mommy Annisa yang menggendong baby Keyla mengerutkan keningnya melihat tidak ada James dan mantu nya.


"Mereka kemana?" tanya Mommy Annisa.


"Apa Mom masih tidak paham dengan kakak?" Belgina melirik Mommy Annisa.


"Ahk sudah ku duga, James tak akan tahan" gumam Mommy Annisa menggelengkan kepalanya.


"Tidak apa Mom mereka memang harus membuat banyak anak karena perusahaan Dad harus ada yang mengurus" kata Belgina.


Mommy Annisa hanya mengangguk, meski James sudah kaya tapi dia berencana memberikan perusahaan suaminya kepada putra nya.


Sedangkan Belgina dia tak mau mendapatkan apapun selain mansion, ya karena dia memang tidak suka bisnis dan suami nya juga sudah kaya jadi Belgina tidak memikirkan masalah warisan.


Karena tak mau mengganggu James Belgina dan Mommy Annisa akhirnya memilih pergi ke hotel sekarang, pun dengan Dad Key yang langsung ke hotel bersama istri dan putrinya.


Di kamar Lily yang sedang duduk jantung nya merasa tak karuan, berdebar-debar sudah seperti di ajak lomba lari.


"Mas" panggil Lily.


"Kamu cantik" kata James memuji.


Lily menatap James dan tersenyum, "Mas juga tampan" balas Lily tersenyum.


"Hem, aku tau" sahut James sambil membuka jas nya.

__ADS_1


Lalu tangan James memegang kedua bahu Lily, dan jelas hal itu membuat Lily sedikit tak nyaman karena gugup.


James tak mengatakan apa-apa tapi tangan nya perlahan-lahan membuka resleting kebaya yang di gunakan Lily.


"Mas" Lily kaget saat kebaya nya melorot.


"Aku membantu mu membuka nya" ucap James tersenyum.


James menatap Lily lalu mencium leher Lily tanpa permisi membuat Lily sedikit menggeliat, dan memejamkan matanya.


"Mas" Lily mengigit bibir bawahnya.


"Aku mencintaimu Lily" ucap James perlahan membuka baju Lily hingga membuat Lily sedikit kaget karena gerakan James begitu cepat.


Lily yang duduk di ranjang terlihat tak nyaman dia hanya menggunakan rok, dan br* nya masih menempel membuat Lily sedikit malu.


"Jangan di tutup lagi, aku akan segera melihat nya lagi" James membuka kancing kemeja nya.


Dan setelah kancing kemeja nya sudah terlepas James melepaskan kemeja nya, dan tak lupa juga dia menanggalkan celana nya hingga menyisakan boxer saja.


Glekk !


Lily menelan ludahnya kasar saat melihat di bagian sensitif sana.


Pusaka James sudah terlihat besar, meski Lily tak melihat isi nya tapi dia bisa menebak jika suaminya sudah mulai bergairah.


"Keyla akan baik-baik saja, dia akan menjadi kakak jadi dia harus terbiasa jika Ayah bunda nya lebih banyak waktu berdua" jelas James yang terlihat santai.


James berjalan ke arah pintu untuk memastikan jika pintu nya sudah di kunci, dan setelah itu dia mengaktifkan alat penyadap suara.


Dia tidak akan membiarkan ada satu orang pun yang mengganggu siang panasnya bersama sang istri tercinta.


Lily ingin menjawab tapi belum juga dia mengeluarkan suara nya James sudah kembali dan duduk di depan nya.


"Mas" Lily begitu gugup.


"Apa aku harus membuka nya sekarang?" tanya James.


Hah!


"Apa?" tanya Lily bingung.


"Ini, aku ingin melihat nya" ucap James menunjuk rok.


Pipi Lily seketika merah merona, James melihat itu dia mengusap pipi Lily.

__ADS_1


"Lily sayang"panggil James


"Hem, boleh tapi aku yang buka" balas Lily pelan.


James membiarkan Lily membuka rok nya hingga setelah beberapa menit kemudian Lily selesai membuka semuanya.


"Mas jangan lihat, aku malu" ucap Lily duduk di pinggir ranjang.


James melihat itu benar-benar gemas, rasanya sangat lucu karena melihat Lily yang seperti tuyul.


"Mas, jangan ketawa" Lily mencubit perut James karena James tertawa.


"Haha sakit sayang" James meringis tapi masih bisa ketawa.


"Mas, ihk" Lily cemberut.


James menghentikan tawa nya lalu menatap Lily, dia tak mengatakan apa-apa dan langsung membawa Lily hingga duduk di pangkuan nya.


Lily yang duduk tepat di bagian sensitif suaminya jelas merasa agak takut.


"Dia sangat merindukan mu" kata James.


"Mas" Lily mengalungkan tangannya di leher James.


Dan saat bibir keduanya akan menempel tiba-tiba dering telpon terdengar, membuat James mengumpat.


"Siapa Mas?" tanya Lily melihat James yang berdiri.


"Xeni" balas James.


James ragu untuk mengangkat telpon, tapi Lily memaksa nya untuk mengangkat telpon nya.


Lily pikir Xeni masih berhak atas James sekalipun dia orang lain, tapi Xeni anak yang James besarkan dan tinggal lama bersama dengan suaminya.


James yang mengangkat telpon nya sedikit kaget, dia pikir Xeni akan marah tapi di luar dugaan, Xeni mengucapkan selamat untuk pernikahan Papa nya dan berharap Papa nya bahagia.


"Papa berhak bahagia, jangan pikirkan aku. aku akan hidup baik di sini" Xeni.


"Ya, Papa akan mengirimkan uang bulanan untuk mu karena kamu tetap putra ku" James.


🌹


Yang punya Faijo Oren, yuk mampir ke cerita Author yang berjudul ^^Menikahi Sekertaris Jelek Ku^^


__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2