
James yang baru pulang dari kantor begitu panik saat tidak menemukan sosok Lily di rumah nya.
"Dimana Lily?" pertanyaan nya yang kesekian kalinya pada bi Narti.
"Nona Lily pergi tuan, dan saya tidak tau nona pergi kemana karena nona tidak memberitahu saya" jelas bi Narti.
James yang mendengarnya wajahnya terlihat sangat panik, dia mengingat-ingat interaksi terakhir nya dengan Lily.
Dan setelah mengingat itu James bingung kenapa Lily pergi, bukan kah mereka baik-baik saja bahkan tak ada masalah?.
Hingga James ingat akan sosok wanita bule.
"Belgina dan Mommy" James melotot.
James langsung menelpon adik nya, dan tak lama kemudian panggilan nya menyambung.
"Halo kak"
"Dimana Lily!"
"Hah? kakak ipar? bukan kah dia di rumah nya?" sahut Belgina pura-pura tidak tau.
"Jangan bohong, aku tau kelakuan aneh mu Belgina cepat beritahu aku kemana kalian menculik Lily" tegas James lagi.
Belgina mengirimkan foto dirinya yang sedang di hotel.
Dan James mengalihkan panggilan nya menjadi Vidio call, yang membuat dia bisa melihat adiknya.
Ahk..
Suara desahaaan panjang terdengar.
James melihat ke layar ponselnya, dan melotot saat melihat wajah Ben di sana dengan ekspresi yang menggelikan di mata James.
"James berhenti menganggu kami, kau menganggu honeymoon ke 100 kami" kata Ben yang sedang keenakan.
"Sialan kau" James mengumpat kesal.
__ADS_1
"Kakak sudah ya, aku dan Ben sedang membuat anak lagi jadi jangan__" ucap Belgina terhenti karena panggilan nya di matikan.
Tut !
James menghembuskan nafasnya kasar, jika Belgina masih di Indonesia jadi siapa yang menculik Lily?.
Apa Mommy nya?
James langsung menelpon Mommy nya, tapi dua kali panggilan nya tak di angkat.
Sekali lagi James mengumpat, kali ini dia yakin jika yang menculik Lily adalah Mommy nya.
"Mommy benar-benar menyebalkan" gerutu James sangat kesal.
Dia yakin ini hanya akal-akalan Mommy nya agar James mau ke Paris, James bisa saja ke Paris sekarang tapi dia tidak bisa melakukan itu karena dia tau jika sekalipun ke sana dia hanya bisa menahan diri untuk tidak menyentuh Lily.
"Jadi ini cara Mommy, jika Lily di sini aku memang tidak bisa mengendalikan diriku tapi jika jauh aku juga tak bisa bohong jika aku akan begitu merindukan nya" gumam James lagi.
Di tempat lain..
"Mom, apa ini tak akan membuat Mas James di sana pusing memikirkan anak nya?" tanya Lily ragu.
Dia sebenarnya kurang setuju dengan usul calon mertuanya, Lily takut James berpaling darinya jika mereka tak bertemu satu bulan.
"Masuk Lily, jangan memikirkan James terus" kata Mommy Annisa.
Lily akhirnya diam dan masuk ke dalam mobil, Mommy Annisa yang menggendong baby Keyla pun juga duduk di samping Lily.
"Anak mu bangun, berikan ASI dulu" titah Mommy Annisa.
Lily pun memberikan asi yang sudah di pindahkan ke dot, lalu melihat putrinya yang sedang minum asi dan tak lama kemudian putrinya kembali terlelap.
Mommy Annisa melirik Lily yang wajah nya terlihat tidak senang.
"Kamu takut James mencari mu atau takut dia mencari wanita bayaran?" tanya Mommy Annisa.
"Dua-duanya Mom" balas Lily cepat.
__ADS_1
"Jangan bucin padanya, dia bisa besar kepala Lily" kata Mommy Annisa lagi.
"Tapi aku memang sangat mencintai nya Mom, bahkan aku berharap Mas James menyusul ku aku tidak bisa berjauhan dengan nya" cicit Lily pelan.
Membuat Mommy Annisa yang mendengar nya menggelengkan kepalanya.
"Kau terlalu agresif, huh.. syukurlah aku segara datang dan membawa mu kalau tidak aku tidak bisa membayangkan berapa banyak celupan ilegal" gumam Mommy Annisa sambil melihat Lily dengan wajah tidak percaya nya.
Wajah Lily terlihat polos tapi kenapa sikapnya tidak mencerminkan sikap kepribadian nya, benar-benar aneh.
Tak lama kemudian mereka sampai di mansion milik Dad Key, Mommy Annisa mengajak Lily masuk dan saat masuk Lily langsung melihat pria yang sedang duduk di kursi roda.
"Sayang dia Lily, calon istri James" kata Mommy Annisa.
Lily yang berdiri mendekati Dad Key, lalu berjongkok di depan pria yang sedang sakit itu.
"Aku Lily Dad, dan ini Keyla. dia putri aku dan Mas James" ucap Lily agak sungkan.
Dad Key yang sedang sakit setruk itu hanya melihat singkat pada Lily dan Keyla, lalu melihat istrinya.
"Iya, dia cucu kita. anak mu yang keras kepala itu kembali melakukan kesalahan sayang, tapi tidak apa kali ini James tak sepenuhnya bersalah dan gen James lebih banyak di putrinya" jelas Mommy Annisa.
"Cantik" tiba-tiba Dad Key mengatakan kata Cantik.
Tentu saja hal itu membuat Lily kaget, dan begitu juga dengan Mommy Annisa yang tak kalah kagetnya.
"Akhirnya, aku akan memanggil dokter untuk mengecek mu sayang. Lily pergilah ke kamar di ujung sana Mommy sudah menyiapkan kamar untuk mu" kata Mommy Annisa.
Lily mengangguk lalu pergi untuk istirahat, sedangkan Mommy Annisa nampak sedang menelpon dokter.
Setelah menelpon dokter dia mendekati suaminya, dan mengecup pipi sang suami dengan penuh cinta.
"Sehatlah, James sudah kembali dia akan menikah di sini kita akan kumpul lagi. maafkan James dan sembuhlah untuk cucu kita" kata Mommy Annisa sambil mengusap pipi Dad Key yang sudah keriput.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1