Ranjang Papa Mertua Ku

Ranjang Papa Mertua Ku
Masih pengantin baru


__ADS_3

Beberapa hari berlalu..


James dan Lily baru bangun di siang hari, tadi malam mereka begitu kelelahan karena baru melewati perjalanan udara.


Keduanya memutuskan untuk pulang karena pekerjaan James tidak bisa di tinggal, dan kepulangan James jelas sangat di tentang keluarga nya.


Mereka masih merindukan James begitupun dengan menantu dan cucu nya, Lily dan baby Keyla begitu di sayang oleh Mommy Annisa dan Daddy Key yang saat ini sudah mulai belajar berjalan lagi.


"Mas, baby Keyla?" tanya Lily yang baru bangun tak melihat putrinya.


"Tadi aku menitipkan baby Keyla, kamu terlalu letih jadi aku takut baby Keyla menangis dan menganggu kamu" jelas James.


Lily mendengar itu mengangguk, dan memeluk James yang ada di samping nya.


James mengusap rambut Lily dengan lembut, lalu mengecup kening istrinya dengan penuh cinta dan sayang.


"Ada apa?" tanya James merasa Lily sedikit berbeda.


Lily diam sebentar, dia bermimpi bertemu ayahnya dan di dalam mimpi nya Ayah nya menangis terlihat seperti orang yang kesepian.


Lily tak tau apa arti dari mimpi nya, tapi yang dia tau kabar terakhir Ayah nya sakit setruk dan Lily mengabaikan hal itu karena kesal.


"Mas aku mimpi ayah" Lily masih menatap James, berharap James bisa memahami apa yang dia rasakan.


"Lalu?" tanya James ingin mendengar apa yang Lily mau.


"Aku merindukan ayah, Hem terlebih dari ayah yang tak begitu perduli pada ku. tapi aku menyayangi nya" jelas Lily lagi.


James mengangguk lalu mencium kedua pipi Lily dengan tenang.


"Jadi kamu mau bertemu ayah?" tanya James lagi.


"Apa boleh Mas?" tanya Lily.


Dan James mengangguk lagi.


"Tentu saja, besok kita ke sana membawa baby Keyla" ucap James.

__ADS_1


"Terimakasih Mas" Lily yang senang mencium pipi James.


James hanya tersenyum, dia tidak mau istrinya sedih tapi melihat Lily yang merindukan ayah mertuanya dia rasa itu bukan perihal sulit.


Jika Ayah mertuanya masih mencoba menyakiti Lily maka dia akan mengahadapi nya, James tak akan membiarkan siapapun menyakiti wanita yang sangat di cintai nya.


Kriukk !


Suara alarm alam perut James sudah terdengar.


Membuat Lily yang memeluk James melepaskan pelukan nya, dan menatap suaminya.


"Ayo keluar kita makan" ajak Lily.


"Suapi ya" balas James manja.


"Iya di suapi makan nya, ayo" Lily beranjak dari ranjang.


James ikut beranjak dari ranjang nya dan berjalan sambil memegang tangan istrinya.


Saat keluar dari kamar keduanya melihat bi Narti yang sedang mengajak main baby Keyla di ruang tv.


"Nggak non, nona muda sangat pengertian bahkan nangis nya baru tadi doang pas bangun tidur" jelas bi Narti.


Lily yang mendengar penjelasan bi Narti mangut-mangut, dia melihat putri nya yang sudah mandi.



"Uh wangi nya, Bunda dan Ayah makan dulu ya sayang, nanti kita main oke" ucap Lily pada putrinya.


"Siap bunda" bukan baby Keyla juga bukan bi Narti yang menyahut, tapi James yang menjawab dengan suara nya di buat-buat seperti anak kecil.


Lily tersenyum lalu berjalan bersama James ke meja makan, bi Narti yang melihat majikan nya yang selalu tersenyum sejak bersama dengan Lily merasa ikut bahagia.


Dia harap kebahagiaan terus menyertai kehidupan majikan nya, dan sebenarnya bi Narti masih merindukan suaminya mengingat 2 minggu belakangan ini dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama suami tercinta nya.


Lily dan James makan dengan saling suap menyuapi, dan setelah kenyang keduanya langsung mandi karena sudah sore.

__ADS_1


"Mas jangan macam-macam" kata Lily mengingatkan.


"Hanya satu macam sayang, boleh ya" James mulai menyentuh beberapa titik kesukaan nya.


Lily mengeliat karena sentuhan tangan suaminya, bahkan tangan James mulai menyerang ke bagian sensitif Lily membuat Lily tak bisa menahan sensasi nya.


Ahkk..


Akhir nya Lily mendesaaah karena James memasukan jari nya ke bagian yang membuat Lily menggila.


"Mas, kok berhenti" Lily tiba-tiba kecewa karena James melepaskan tangan nya.


"Kamu katanya mau mandi" James menjawab dengan wajah tanpa dosa.


Mendengar itu Lily diam, lalu mencium bibir James.


"Lanjutin ya, enak" kata Lily tanpa malu.


James yang mendengar itu begitu gemas, dia tak bisa menahan tawanya dan langsung menarik Lily ke pangkuan nya.


"Kamu di atas ya" kata James.


"Hem, tapi kecilkan dikit ya. sakit soalnya" balas Lily.


"Kalau kecil kamu tidak puas sayang" sahut James sambil mencium bibir Lily.


"Puas kok, tapi emang bisa di kecilkan dikit?" tanya Lily.


James mendapat pertanyaan aneh dari istrinya tak bisa berkata-kata, dan memilih membungkam bibir Lily dengan ciuman panasnya.


🌹


Terimakasih untuk dukungan kalian, hari ini bumil imut mau ngumumin siapa yang dapat GA kemarin.



Untuk hadiah Masing-masing 50 ribu ya, dan bagi yang menang langsung chatt Ig Author aja (@Nilam Nur'aeni)

__ADS_1


Yang nggak menang tetap menang di hati aku ya♥️ dan aku sangat berterimakasih sekali sama kalian yang selalu support dan kasih masukkan untuk novel-novel author 🤗🙏


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2