Ranjang Papa Mertua Ku

Ranjang Papa Mertua Ku
Bau parfum


__ADS_3

3 tahun berlalu..


Waktu berlalu begitu cepat, Lily juga sudah memiliki putra yang sebentar lagi akan berusia 2 tahun, nama nya Kiano Christian.


Dan saat ini Lily kembali mengandung anak ke tiganya, kandungan Lily masih berusia 3 bulan.


Lily tidak pernah memakai KB, dia ingin melahirkan anak James sebanyak mungkin karena dia ingin di masa tua nya nanti ada yang menemani nya dan sang suami.


"Kakak, makan dulu" Lily memanggil putrinya.


"No no" Keyla yang bersembunyi di belakang sofa nampak bergumam.


"Kakak" panggil Lily lagi.


Keyla yang bersembunyi itu sedikit mengintip, Bunda nya sedang duduk di sofa dan Keyla terkekeh pelan.


Lily tau putrinya ada di belakang nya, tapi dia tetap diam..


Hingga..


"Ihk, ada semut Bun" Keyla keluar dari tempat persembunyiannya.


Lily tertawa melihat putrinya yang menggemaskan itu.


"Itu karena Kakak tidak mau makan jadi semut itu menyukai mu" kata Lily sambil menyiapkan suapan untuk putrinya.


Keyla duduk di sofa dengan susah payah nya dan melirik bunda nya.


Usia Keyla sekarang sudah 3 tahun, dan sebentar lagi akan ulang tahun ke 4 nya yang akan di rayakan di mansion Opa nya Paris.


"A dulu" titah Lily memberikan suapan.


"Nyam, sayur Bun" Keyla menerima suapan nya.

__ADS_1


"Iya sayur biar sehat dan pintar" balas Lily dan Keyla hanya manggut-manggut saja.


Lalu Lily kembali menyuapi Keyla lagi, dia tidak memakai jasa baby sitter, hanya bi Narti yang selalu membantu nya.


Hanya saja bi Narti sekarang sudah menjadi janda karena suaminya meninggal beberapa bulan yang lalu, dia tidak pulang ke kampung halaman nya karena anak-anak nya sudah menikah dan ikut suami-suami nya.


"Adik lagi apa Bun?" tanya Keyla mengusap perut Bunda nya.


Lily yang sekarang memang lebih berisi tidak kurus seperti dulu lagi, tapi meski begitu Lily sangat menikmati hidup nya karena selagi dia mendapatkan cinta suaminya dia akan selalu bahagia.


"Adik lagi bobo, nanti kakak habis ini ikut bobo kaya adik dan Abang Kiano" kata Lily pada putrinya.


Keyla yang mendengar ucapan bundanya manggut-manggut kembali, Lily memang mengajarkan kepada Keyla dan Kiano untuk memanggil kakak, Abang dan dedek agar lebih terbiasa nanti nya.


Setelah selesai makan Lily mengantarkan Keyla ke kamar nya untuk tidur siang, hari ini weekend jadi dia lebih banyak bersantai.


Tapi tidak dengan James akhir-akhir ini suaminya selalu banyak keluar, dan yang Lily tau James bekerja keras untuk nya dan keluarga kecil nya saja.


"Iya bi, Alhamdulillah mereka nggak nanyain janji Ayah nya yang mau ngajak main ke Playground" balas Lily yang berjalan ke dapur.


Lily menarik kursi dan duduk sambil melihat bi Narti yang sedang masak mie instan dengan telor.


BI Narti sebenarnya merasa bingung, tidak biasanya majikan nya tidak bisa menepati janji seperti ini, dia yakin pasti ada satu masalah.


"Non, mikir apa?" tanya bi Narti sambil menyimpan mangkuk berisi mie instan di meja.


Dan bi Narti yang pengertian itu juga membuatkan untuk Lily, keduanya duduk tanpa ada batasan pelayan dan majikan.


"Nggak mikir apa-apa bi, cuman gelagat Mas James sekarang banyak yang berubah" jelas Lily sambil melihat mie nya yang nampak menggoda.


"Non jangan banyak pikiran, mungkin tuan lagi banyak kerjaan aja" bi Narti selalu memberikan pengertian yang positif untuk Lily.


"Iya bi semoga aja gitu, aku hanya takut satu ha kalau Mas James__" ucap Lily terhenti.

__ADS_1


Lily melihat bi Narti lalu mengusap perutnya.


"Tuan sangat mencintai non jadi tidak mungkin kalau tuan sampai menduakan non" kata bi Narti yang paham betul akan kekhawatiran majikan nya.


Dia sudah menganggap Lily seperti anak nya sendiri, pun dengan anak-anak Lily yang sudah dia anggap seperti cucu nya sendiri.


"Bibi benar seharusnya aku bisa berpikiran positif akan mas James, mari makan bi" Lily langsung makan.


BI Narti pun langsung ikut makan, keduanya makan dengan hikmat dan terlihat sudah seperti ibu dan anak pada umumnya.


Sore nya James pulang dia langsung dihadapkan dengan anak-anaknya yang meminta digendong.


"Adik dulu nanti baru kakak, oke" James mengandung putra nya.


"Ayah kakak juga mau digendong" Keyla cemberut karena yang digendong adalah Kiano.


James menurunkan dulu putranya dan setelah itu langsung menggendong putrinya.


"Sudah digendong kan, jangan cemberut lagi Putri ayah nanti cantiknya hilang" kata zaman sambil mencium putrinya.


Lily yang baru keluar kamu melihat suaminya yang baru pulang dia pun langsung mendekati suami dan anaknya.


"Mas mau mandi sekarang?" tanya Lily.


"Hem" balas jamu sambil membawa anak-anak duduk di sofa.


Lily yang dilewati oleh suaminya mencium bau parfum wanita dia terdiam sejenak lalu melihat suaminya yang sedang diajak main oleh kedua anaknya.


"Ini bukan bau parfumku, ini parfum orang lain tapi siapa wanita pemilik parfum yang menempelnya di tubuh suamiku?" batin Lily dalam hatinya sambil menggigit bibirnya.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya ♥️🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2