
Seminggu sebelum pernikahan nya James akhirnya terbang ke Paris, dan sekarang dia sudah sampai di mansion nya.
James sengaja tidak memberitahu keberangkatan nya karena dia ingin melihat Lily dan putrinya.
Rasanya seperti mimpi James yang sudah meninggalkan mansion Daddy nya kembali setelah 21 tahun lama nya.
Ceklek..
"Lily sayang" panggil James agak berteriak.
James melangkahkan kaki nya masuk, dan saat masuk James sedikit tertegun melihat foto keluarga yang di pajang.
Foto itu sudah lama dan terakhir mereka membuat nya saat James berusia 17 tahun, dan belum ada foto baru yang di pajang lagi.
Ini menjadikan tamparan keras untuk James, dia telah lama pergi dan kembali untuk memulai kebahagiaan nya, dia mengaku bersalah dengan apa yang terjadi selama 21 tahun ini tidak seharusnya James meninggalkan keluarga nya hanya demi wanita.
"Foto itu adalah foto terkahir, di sana Daddy juga masih gagah dan bisa berdiri" tiba-tiba terdengar suara.
James membalikan tubuh nya, dia sedikit terkejut melihat siapa yang ada di depan nya.
"Dad" James specles.
"Ya, aku pikir kau lupa jika aku Daddy mu" balas Dad Key.
"Mana mungkin aku lupa, sorry Dad" James langsung memeluk pria yang sedang duduk di kursi roda.
Dad Key sebelum nya tidak bisa menggerakan bibirnya, dia hanya bisa diam tapi sekarang tangannya juga perlahan bisa di gerakan dan yang lebih penting dia bisa bicara kembali.
Tuhan memperlihatkan kebaikan nya dengan cara mendatangkan Lily dan Keyla, dan secara kebetulan juga saat itu Dad Key mulai bisa berbicara kembali.
__ADS_1
"Kau keras kepala James, tapi tidak apa jika kau tidak nakal kau berarti bukan keturunan ku" ucap Dad Key melepaskan pelukan nya.
James menatap pria tua itu, banyak hal yang dia lewati. James benar-benar merasa begitu sangat menyesali semuanya.
"Bagaimana keadaan Dad?" tanya James memegang tangan keriput Dad Key.
"Seperti yang kau lihat sekarang kondisi Dad jauh lebih baik daripada sebelumnya" sahut Dad Key lagi.
"Tangan Dad keriput itu menandakan jika Dad sudah sangat tua" ucap James yang seketika membuat wajah pria itu menjadi sebal.
"Jika Dad tua lalu kau apa? lihat kau juga memiliki wajah yang mulai berkeriput James, dan ingat satu hal jika usiamu sudah 41 tahun bukan James 19 tahun yang sering aku marahi dulu" sahut Dad Key agak sewot.
Keduanya ntar diam sebentar lalu tertawa, James mendorong kursi roda yang diduduki Dad Key ke arah ruang tengah.
Lalu anak dan ayah itu berbincang banyak akan hal-hal yang terjadi di masa lalu, James terus mengulangi kata maaf kepada Dad Key.
Dan Ded Key yang tidak mau membahas semua itu memilih untuk mengalihkan pembicaraan, tapi meski begitu James terus mengatakan kata maaf itu berulang dan berjanji jika dia akan menjadi seperti yang Dad nya harapkan.
"Bagaimana kalau dia mencari ku ke sini, Mas James pasti merindukan putrinya" kata Lily yang beberapa akhir ini begitu merindukan James.
"Tidak akan, Mommy selalu memberikan Vidio baby Keyla pada James sayang" balas Mommy Annisa yang sedang mengajak main baby Keyla.
"Hem, kakak ipar tenang saja. biarkan kak James kesepian dan merindukan kakak ipar agar di malam pertama kalian nanti langsung gercep dapat adik Keyla" sahut Belgina tanpa filter.
Mendengar ucapan adik ipar nya pipi Lily memerah bak kepiting rebus.
Belgina melihat itu tertawa, dia mendekatkan dirinya dengan sang kakak ipar.
"Apa Keyla di buat dengan cara menantang?" tanya Belgina kepo.
__ADS_1
Mommy Annisa yang mendengarkan pembicaraan putrinya hanya menggelengkan kepalanya, dia tidak sesewot itu akan pembicaraan sensitif.
Lain dengan Belgina yang sangat mirip dengan Dad Key, tidak ada mirip-mirip nya dengan dirinya.
"Jawab kakak ipar, aku punya dua anak jangan khawatir jika kakak ipar mau berguru aku bisa memberitahu beberapa cara-cara membuat anak bule" lanjut Belgina yang semakin menjadi-jadi.
"Ahk itu, apa hal itu harus di bicarakan?" Lily merona malu.
"Kakak ipar harus agresif, kak James sudah 41 tahun jika tidak memberinya anak sekarang mau tunggu kapan lagi, keburu dia aki-aki yang ada" balas Belgina terlalu bersemangat.
Lily yang mendengarkan ucapan Belgina terdiam, memang benar jika James sudah 41 tahun dan jika menunda anak maka itu hanya akan menunggu James tua.
"Seperti nya usul kamu benar, aku harus agresif untuk mendapatkan bayi lagi, apa ada cara untuk bisa cepat hamil?" tanya Lily dengan suara khas nya, yaitu pelan.
Belgina tersenyum mengembang mendengar itu, akhirnya dia berhasil. tapi selama menjadi Miss mesum Belgina memang tidak pernah gagal untuk menghasut calon penerima materi permesuman nya.
"Gampang, aku akan kirimkan beberapa link Vidio hot, nonton saja dan praktekkan itu di malam pertama aku yakin kak James pasti akan sangat banyak mengeluarkan benih-benih cinta nya" jelas Belgina sambil tersenyum.
Lily diam dan mengangguk kecil, jadi harus menonton Vidio dulu.
"Apa Vidio itu berisi makanan pedas?" tanya Lily.
Apa!
Belgina melongo mendengar jawaban Lily yang kelewat polos.
"Apa kakak ipar begitu sangat polos?, seriusly dia tidak pernah menonton film hot? oh astaga! kak James, jangan-jangan selama ini dia yang mendominasi permainan nya, jika begitu Lily pasti tidak bisa menikmati nya." batin Belgina yang menerawang layaknya dukun permesuman.
🌹
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏