Ranjang Papa Mertua Ku

Ranjang Papa Mertua Ku
Hotel


__ADS_3

Entah berapa jam James dan Lily melakukan permainan panas nya, hingga akhirnya di menit yang kesekian James mengeluarkan cairan kental nya.


Huh..


Tubuh Lily terasa di setrum saat merasakan itu, dia memejamkan matanya, dan tak lama kemudian Lily merasa James mencabutnya.


"Sudah?" tanya Lily.


"Apa kurang?" tanya James.


"Tidak" balas Lily cepat.


James tertawa kecil melihat itu dan menjatuhkan tubuhnya ke samping Lily.


Di tarik Lily ke pelukan nya, James mengecup kening Lily dan Lily yang berada di pelukan James itu hanya tersenyum.


"Terimakasih sudah menepati janji Mas untuk menikahi ku" ucap Lily pelan.


"Lily sayang aku seharusnya berterimakasih kepada mu karena kamu mau di nikahi pria tua ini" balas James sambil mengusap rambut Lily.


Lily mengadahkan pandangan nya menatap suaminya.


"Mas tidak tua, Mas tampan" balas Lily mencium dada berbulu James.


"Oh sayang kamu terlalu memuji ku, tapi kamu benar meski sudah berumur aku memang masih gagah dan tampan bukan?" tanya James kali ini malah menjadi narsis.


Tapi perduli apa Lily, saat ini dia sedang jatuh cinta lagi pada suaminya, dan Lily begitu mendambakan James.


Tangan James mengusap rambut Lily dan turun ke punggung putih mulus Lily.


"Mas" Lily sadar James menyentuh bookong nya.


"Hanya meremas nya, tenang saja" balas James kembali menaikan tangan nakal nya ke rambut Lily.


Keduanya berpelukan cukup lama, Lily dan James bahkan lupa jika mereka punya bayi kecil yang pasti akan merindukan mereka.


Saking fokus nya keduanya untuk membuat adik lagi keduanya malah ketiduran dengan posisi saling berpelukan.


Sore nya James dan Lily bangun, keduanya langsung mandi bersama dan kembali berakhir permainan panas meski tidak selama siang tadi.


"Mas, malam kita harus cepat-cepat" kata Lily yang sedang di ganggu James.


"Tidak apa sayang, jika perlu aku akan membatalkan resepsi nya" balas James.

__ADS_1


"Mas ngomong apa, Mommy Daddy akan mengenalkan kita pada keluarga besar, ini kesempatan kita mendekatkan diri pada keluarga kita" ucap Lily melepaskan diri dari James.


James menghela nafasnya, lalu melihat Lily yang memakai dress cantik.


"Baiklah, kita berangkat sekarang" James akhirnya mengecilkan ego nya memiliki Lily seharian.


Apa yang Lily katakan benar, dia tidak boleh membuat Daddy Mommy nya malu, sudah cukup 21 tahun dia memberikan kesedihan pada kedua orang tuanya.


Lily dan James pun langsung berangkat ke hotel, acara resepsi pernikahan akan di ballroom hotel milik Om Kai, adik dari Daddy nya.


Sepanjang perjalanan James tidak melepaskan tangan Lily, dia memegang tangan kecil itu dan seolah berat melepaskan tangan Lily.


Layaknya anak muda yang baru mengenal cinta, keduanya sama-sama bucin terlihat sekarang ini Lily sedang memainkan tangan James yang besar, di bandingkan tangan nya yang kecil.


"Sudah sampai, ayo" ajak James.


"Hem, aku sangat merindukan putri ku" ucap Lily ikut turun.


"Putri kita" balas James.


Lily melirik suaminya dan mengangguk.


"Dia anak kita, dan kita beruntung memiliki nya" jelas Lily sambil tersenyum.


Lalu keduanya berjalan ke arah hotel, dan saat akan masuk ke dalam hotel James melihat sosok yang di kenal nya.


"Robert" panggil James.


"James" Robert specles melihat teman nya.


"Kau awal sekali datang, mana Istri mu?" tanya James memegang tangan Lily.


Robert melihat itu menghembuskan nafas nya kasar, James memperlihatkan kemesraan dengan memegang tangan Lily.


"Kau tau aku dan Anha tak pernah sama, kita memutuskan bercerai" jelas Robert.


Jika beberapa bulan lalu dia masih memiliki istri tidak untuk sekarang, Robert sudah menjadi duda karena dia dan Anha memutuskan saling melepaskan.


Tidak adanya cinta membuat mereka memilih berpisah, dan James tau banyak akan cerita Robert karena mereka berteman sejak kecil.


"Aku akan ke atas kau ikut?" tanya James.


"Tidak, aku akan keluar" balas Robert.

__ADS_1


Dan keduanya berpisah di lobby, James langsung masuk ke dalam lift bersama Lily.


"Keyla tidak ada di sini Mas" Lily tak menemukan putrinya di kamar hotel.


"Tentu Keyla bersama Belgina, dia ada di kamar lain" balas James duduk.


"Mas" Lily menatap James curiga.


"Sayang aku tidak akan mengurung mu, jangan menatap ku seperti itu" kata James melihat Lily yang menatap nya seperti itu.


Lily duduk di samping suaminya, James melirik Lily dan tersenyum.


"Berikan aku ciuman, aku akan menelpon Belgina" kata James.


"Mas cari kesempatan ya" Lily menatap James sebal.


"Kalau tidak mau ya tidak apa" sahut James dengan wajah santainya.


Huh..


Cup..


"Itu kecupan, sayang" James menunjuk bibirnya.


Lily mendekatkan wajahnya ke wajah suaminya, dan langsung mencium bibir James.


Hemph..


Keduanya berciuman cukup lama, hingga..


Ceklek..


Belgina masuk tanpa mengetuk pintu, dan dia kaget melihat kakak nya yang sedang berciuman.


"Kak kalian membuat mata anak-anak ku ternoda, hiss, anak-anak tutupi mata kalian jangan lihat Om dan Aunty kalian mesum" kata Belgina pada Ambar dan baby Keyla.


Lily dan James kaget dan sontak melepaskan ciumannya.


"Sayang" Lily berjalan ke arah baby Keyla dan menciumi baby Keyla yang ada gendongan nya.


"Ck, kalian mengalihkan perhatian, aku tidak akan tertipu dengan trik kalian" kata Belgina sambil melihat James yang duduk di ranjang dengan wajah menyebalkan nya.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2