
Saat ini Mommy Annisa dan James nampak sedang berbicara, ibu dan anak itu nampak serius membicarakan sesuatu.
"Dimana anak itu sekarang?" tanya Mommy Annisa.
"Maksud Mom Xeni?" tanya James.
"Ya anak itu, memang nya siapa lagi" sahut Mommy Annisa cepat.
"Jangan menyalahkan nya seperti itu Mom, Xeni hanya kesalahan dari orang tuanya dia tidak berhak di salahkan" ucap James bijak.
Mommy Annisa yang mendengar itu memutar bola matanya malas, dia masih saja kesal dengan Lidia dan anaknya yang membuat nya jauh dari James, putra nya.
"Mommy tidak bisa" kata Mommy Annisa.
"Ya sudah itu terserah Mom, tapi Xeni sekarang sudah tidak mengganggu ku, dia pergi ke Belanda lagi untuk menyelesaikan studi nya" jelas James.
Beberapa hari sebelum status bercerai nya dengan Lily di Sah kan keduanya bertemu, Xeni meminta maaf untuk apa yang dia lakukan pada Lily dan mengatakan akan melepaskan Lily.
James juga memberikan alamat kantor Papa kandung Xeni, tapi Xeni mengatakan jika dia tidak ingin bertemu dengan Papa nya sekarang dia masih butuh waktu untuk berpikir.
Mereka berpelukan untuk yang terakhir kalinya sebelum Xeni ke Belanda, dan James harap Xeni bisa memulai kehidupan nya lebih baik lagi dan menjadikan semuanya pelajaran.
"Kau menyayangi anak itu? James?"
"Hem, bohong jika aku berkata aku membenci nya, dia bayi yang aku urus sejak bayi merah, memanggil ku Papa di usia ku yang masih 21 tahun" James menjawab dengan wajah serius nya.
Melihat itu Mommy Annisa hanya tersenyum, baik dan bodoh memang beda-beda tipis, dan putranya memiliki keduanya.
Karena sudah malam akhirnya Mommy Annisa memutuskan untuk ke kamar tamu, James berniat pergi ke kamar Lily tapi dia ingat jika Lily masih belum selesai masa idah nya.
Huh..
"Tahan James, hanya satu bulan lagi dan setelah itu dia milik mu" gumam James sambil menidurkan tubuhnya di sofa ruang tengah.
Keesokan paginya Lily bangun dan kaget melihat baby Keyla yang menghilang.
"Anak ku" Lily berjalan keluar kamar dengan wajah mengantuk nya.
__ADS_1
"Mas!" teriak Lily memanggil James.
James yang tertidur di sofa bangun dan melihat Lily yang terlihat sangat panik.
"Ada apa?" tanya James.
"Baby Keyla hilang" kata Lily cemas.
"Hilang?" James melotot.
"Iya, pas bangun tidur aku tidak menemukan baby Keyla" jelas Lily lagi.
James langsung memanggil bi Narti, dan tak lama kemudian bi Narti datang dengan membawa dot bayi.
"Bi, baby Keyla nya mana?" tanya Lily yang cemas.
"Oh, baby Keyla sedang bersama seorang wanita nona" jelas bi Narti.
Wanita?
"Bukan, tapi wanita bule nona" jelas bi Narti lagi.
"Dimana wanita itu membawa baby Keyla?" tanya Lily sangat panik.
Dan setelah tau jika putrinya di depan Lily dan James langsung bergegas keluar rumah, saat di luar James melihat wanita berambut pirang yang menggendong bayi dan dia sudah bisa menebak siapa wanita.
"Belgina!" panggil James.
Wanita berambut pirang itu melirik sesaat nama nya di panggil.
"Halo kakak ipar, aku adik ipar mu" kata Belgina memperkenalkan dirinya.
Tapi Lily yang takut akan putrinya di culik oleh Selly dan Tessa terlihat masih syok.
"Sayang kamu tak apa?" tanya James melihat perubahan di wajah Lily.
Dan Lily yang diam tiba-tiba menangis, membuat Belgina adik James langsung paham jika Lily mungkin ketakutan saat tidak menemukan putrinya di box bayi.
__ADS_1
Belgina segera memberikan baby Keyla pada kakak ipar nya, lalu tersenyum kikuk karena merasa bersalah.
"Sorry, aku pikir kamu terlalu kelelahan menjaga baby Keyla jadi aku membawa nya ke sini" jelas Belgina nyengir.
James menatap sebal adiknya itu, lalu kembali memenangkan Lily yang masih syok.
Mereka kembali ke rumah, Belgina juga ikut dan tak lama kemudian Mommy Annisa keluar dari kamar nya.
"Loh, si Belgina di sini?" tanya Mommy Annisa kaget.
"Hem, dia baru saja menculik putriku. lihat Lily sampai menangis seperti ini di buatnya" kata James melirik adiknya kesal.
"Aku hanya ingin membuat kakak ipar tidur nyenyak, tadi pagi-pagi buta sekali aku mendengar suara bayi jadi aku membawa keponakan ku keluar" jelas Belgina tak mau di salahkan.
"Halah, sama saja itu namanya tidak sopan masuk kamar orang" James masih kesal.
"Sudah-sudah, ingat umur kalian sudah tua. James kamu sudah 41 tahun, dan kamu Belgina sudah 36 tahun. malu sama Lily yang masih 20 tahun tapi tidak suka bertengkar seperti kalian" celetuk Mommy Annisa yang membuat kedua anaknya sebal.
Tidak suka karena Mommy nya membawa-bawa umur, karena menurut James dan Belgina mereka masih merasa seperti usia 20 tahunan.
Karena harus memandikan putrinya Lily dan James pun akhirnya memilih ke kamar untuk memandikan baby Keyla.
Sedangkan di ruang tamu terlihat Mommy Annisa dan juga Belgina yang sedang berbincang, hingga pembicaraan mereka terhenti sesaat melihat kedatangan Ben, suami dari Belgina.
"Baby, siapkan aku jet pribadi, sore ini aku dan Mommy juga kakak ipar akan pergi ke Paris" ucap Belgina pada Ben.
"Apa James tahu?" tanya Ben.
"Tidak, tapi kami akan menculik kakak ipar, Mommy ingin pernikahan Kak James yang kedua diadakan besar-besaran karena keluarga Chris harus tahu jika Mom dan Dad memiliki cucu baru yang sangat cantik" jelas Belgina lagi.
Mendengar penjelasan istrinya Ben hanya mengangguk, dia bahkan memberikan ide kepada istrinya untuk membawa Lily di saat James sedang pergi bersamanya keluar.
Dan mendengar ide cemerlang dari suaminya tentu saja Belgina sangat setuju, pun dengan Mommy Annisa yang sangat tidak sabar untuk membuat James kalang kabut mencari Lily.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
__ADS_1