
Beberapa bulan berlalu..
Kesehatan James sudah kembali normal, dan hari ini Lily dan James sedang mengadakan acara camping di taman belakang nya.
"Bunda" panggil Kiano.
"Ya sayang?" Lily menatap putra nya yang akhir-akhir ini selalu bawel itu.
Satu bulan yang lalu Lily dan anak-anak nya baru pulang dari Paris, mereka ke Paris untuk acara ulang tahun Keyla yang ke 4 tahun dan Kiano yang ke 2 tahun.
"Mau tu" tunjuk Kiano pada makanan.
Lily yang melihat itu tersenyum dan mengambil cemilan yang di minta putranya.
"Buka?" tanya Lily.
Dan Kiano mengangguk sebagai jawaban, Lily memberikan cemilan nya pada putranya.
Kiano langsung berlari dan duduk di dekat Keyla yang sedang makan agar-agar.
Lily melihat kedua anak nya dan mengusap perutnya yang sudah membesar ini, satu Minggu lagi perkiraan dia akan melahirkan dan Lily tak sabar dengan kehadiran buah hatinya yang berjenis kelamin laki-laki.
Saat kehamilan di bulan ke 7 Lily dan James memilih melakukan USG, dan mereka sangat senang karena mereka akan mendapatkan anak laki-laki lagi.
"Mas" panggil Lily.
"Ya sayang" balas James yang sedang membakar jagung, bakso dan sosis.
"Sudah ada yang mateng nggak?" tanya Lily melihat James yang sedang mengipasi.
"Ada, bakso bakar sama sosis bakar nya. mau?" tawar James.
Dan Lily mengangguk sebagai jawaban.
James mengambil piring panjang dan menaruh beberapa tusuk bakso bakar dan sosis bakar lalu memberikan pada istrinya.
"Makasih mas" ucap Lily menerima piring nya.
"Sama-sama, ini juga sebentar lagi beres" kata James.
Lily mengangguk dia bangkit dan membawa piring itu ke tempat duduk kedua anak nya.
Anak-anak yang melihat makanan kesukaan mereka langsung menyerbu makanan yang Lily bawa.
Lily yang melihat itu hanya tersenyum dan ikut memakan bakso bakar kesukaan nya, bi Narti datang membawa minuman dan puding.
"Ikut makan bi" ajak Lily.
"Iya non" bi Narti ikut duduk dan makan bakso bakar buatan James.
__ADS_1
James yang sedang mengipasi makanan nya hanya tersenyum melihat keluarga kecilnya yang sedang makan.
Dia juga menganggap bi Narti seperti keluarga nya sendiri, apalagi anak-anak nya juga memanggil bi Narti dengan panggilan Nenek.
"Mas sini" ajak Lily.
"Sebentar" balas James yang menyimpan jagung bakar di nampan.
Setelah itu James memindahkan bekas bakar-bakaran nya ke tempat yang sedikit jauh, takut di jangkau oleh anak-anak karena itu sangat bahaya.
Setelah itu James ikut bergabung dengan anak dan istrinya, dan di saat mereka sedang enak makan-makan tiba-tiba Lily merasa mulas.
Perutnya tiba-tiba terasa sakit yang membuat James khawatir.
"Non air ketuban nya sudah pecah" kata bi Narti melihat dress majikan nya basah.
Hah?
James yang mendengar itu langsung melihat ke dress istrinya dan benar saja Lily sudah akan melahirkan.
James pun akhirnya mengajak istrinya ke dalam rumah, mereka harus bersiap-siap ke rumah sakit.
Lily mencoba menahan nya dan berjalan dengan langkah pelan, James membawa barang-barang untuk lahiran ke mobil sebisa mungkin mereka tak membuat anak-anak nya panik.
"Bi, titip anak-anak ya" kata James.
"Iya tuan, semoga non Lily lancar lahiran nya" balas bi Narti.
BI Narti kembali dengan Keyla dan Kiano, dan Keyla yang sadar jika Ayah bundanya pergi tak banyak bicara, dia tak mau membuat adiknya menangis.
Sedangkan di tempat lain James dan Lily baru sampai di rumah sakit, Lily yang sudah dua kali lahiran terlihat lebih tenang.
Hal itu membuat James yang menemani Lily lahiran sedikit lega, James tak henti-hentinya memberikan kekuatan dan ungkapan cinta nya selama Lily sedang berjuang melahirkan putra nya.
"Kamu bisa sayang, cup" ucap James tangan nya memegang erat tangan Lily.
Lily mencoba mengeden lagi, mengikuti instruksi dokter untuk melahirkan normal.
Dan saat mendengar suara tangisan bayi saat itu juga James mencium kening Lily.
"Terimakasih sayang, terimakasih" ucap James sambil menghujani ciuman di wajah Lily.
Lily tersenyum dan bayi nya di simpan di dada nya hingga bayi laki-laki nya itu berhenti menangis.
"Alhamdulillah" ucap Lily pelan dan tangan nya mengusap punggung putra nya.
Setelah beberapa menit bayi nya pun di mandikan, dan untuk Lily juga di pindahkan ke ruangan intensif.
James tak lupa mengabari Mommy Daddy nya di Paris, kabar akan putra ke tiga nya lahir dia umumkan pada keluarga nya.
__ADS_1
2 jam berlalu..
James yang sedang menyuapi istrinya tiba-tiba melihat suster yang mendorong box bayi.
"Satu suap lagi" kata James.
Lily membuka mulutnya dan menerima suapan dari suaminya lagi.
Setelah selesai makan James beranjak dari duduknya dia melihat bayi nya yang sedang tertidur.
James mengadzani putranya, Lily yang melihat itu tersenyum dan merasa hidupnya begitu sangat bahagia.
"Mas jadi siapa nama putra kita?" tanya Lily setelah James memberikan putranya ke pelukannya.
Jika Kiano dan Keyla lebih ke bule wajah nya, maka lain hal nya dengan anak ketiga mereka yang begitu identik dengan wajah Lily.
"Kenan Christian" balas James cepat.
Kenan?
"Nama yang bagus, hallo Ken ini bunda" Lily mengusap tangan mungil putranya.
Seolah mengenali kontak fisik dari ibu nya baby Kenan menggeliat dan membuka matanya.
James dan Lily tersenyum melihat putranya yang sangat lucu, James juga memotret putra nya untuk di kirimkan kepada keluarga besar James di luar negri.
"Terimakasih untuk semua nya, Mas" kata Lily menatap James.
Tidak tau kalau tidak ada James akan menjadi apa dirinya, dan mungkin Lily tak akan sekuat saat ini.
James menatap istrinya, mungkin jika dia tidak mengenal Lily kehidupan nya tak akan seindah sekarang ini.
"Kamu seperti cahaya yang membawa ku ke dalam kebahagiaan, aku sangat mencintaimu" balas James sambil mengecup kening istrinya.
Keduanya saling berpandangan dan tersenyum, sampai akhirnya..
"I love you mantan Papa mertua" kata Lily.
"I love you too, sayang" balas James.
...T~A~M~A~T !!...
kenapa tamat? jadi ceritanya udah menemui kebahagiaan, dan kalau sudah bahagia masa iya mau di bikin sad ending 😁 yang ada nanti aku kena amukan dong kalau semisal James meninggal karena penyakit aneh lain nya😅
OH IYA jangan lupa mampir ke cerita baru nya, ^^Skandal Hamil Anak Duda^^
Nanti kita ketemu di sana ya♥️
__ADS_1
Terimakasih untuk semua nya, love sekebon cabe untuk bunda-bunda dan kakak-kakak dari calon Ibu muda🤗🌹♥️