
"Apa Xeni marah?" tanya Lily was-was karena dia mendengar kata uang.
"Tidak" balas James kembali ke ranjang dan berhadap-hadapan dengan Lily.
"Lalu?" tanya Lily penasaran.
James melihat Lily, dia menyelipkan rambut-rambut Lily yang dia rasa menghalangi pemandangan nya untuk menatap sang istri.
"Aku tak percaya kita berada di titik ini Lily, kau istriku" James menatap Lily dengan penuh damba dan cinta.
"Mas, apa yang Xeni katakan?" Lily masih ingin mendengarkan apa yang mereka bicarakan tadi.
James mengusap pipi Lily dan menunjuk bibirnya agar Lily mencium nya.
Cup..
Lily memberikan kecupan singkat.
"Cium sayang, bukan kecupan" kata James.
"Jelaskan dulu" balas Lily kekeh.
James menghela nafasnya panjang, lalu menatap sang istri tercinta nya.
"Xeni tak marah dengan apa yang kita lakukan, dia bilang semoga kita bahagia dan memberikan nya adik yang banyak" jelas James menambah-nambahkan ucapan Xeni.
"Apa seperti itu?" tanya Lily.
"Hem, kenapa? kamu tidak percaya?" tanya James.
Lily menggelengkan kepalanya pelan.
"Aku hanya lega, Xeni bisa berdamai dengan keadaan. seperti nya Tuhan begitu melancarkan cinta kita, Tuhan begitu baik pada kita Mas" ucap Lily merasa bersyukur.
"Tentu Tuhan sangat baik karena dia tau jika aku susah jatuh cinta, dan sekali nya aku jatuh cinta aku malah mendekati gadis yang sangat cantik" balas James mengusap pipi Lily.
Dan..
Hemph..
Belum Lily akan menjawab James malah membungkam bibir nya dengan ciuman panas.
Dan tak bisa mengabaikan Lily membalas ciuman nya, dan naik ke pangkuan James.
"Aku sangat mencintaimu" ucap James tak pernah berhenti mengatakan kata cinta nya.
__ADS_1
"Aku juga sangat mencintai mu Mas" balas Lily sambil mengecup singkat bibir sang suami tercinta.
Cup..
Keduanya saling bertatapan untuk beberapa saat, hingga Lily sadar jika tangan nakal suaminya mulai berkeliaran di balik di bawah sana.
"Mas" Lily menatap James.
"Aku menginginkan mu" James mengubah posisi Lily menjadi di bawahnya.
Jantung Lily berdebar saat di baringkan, mata nya melihat apa yang di lakukan James hingga pipi nya bersemu merah karena melihat sesuatu di balik boxer.
Glekk..
Lily sekali lagi menelan ludahnya kasar karena melihat milik James yang sebesar ukuran tangan Lily.
"Besar Mas" celetuk Lily keceplosan.
"Hem, dia sangat tidak sabar memberikan mu kenikmatan yang lebih besar dari waktu membuat Keyla" balas James sambil mengungkung tubuh Lily.
Keduanya saling berhadapan dengan James yang ada di atas Lily, dan percumbuan panas keduanya pun di mulai dari tangan James yang tidak bisa diam, jangan lupakan bibir James yang tak mau kehilangan start juga.
"Ahk Mas! "
Lily mengeliat saat tubuhnya di permainkan begitu saja oleh suaminya.
"Mendesaaah lah sayang" James tersenyum smirk.
Dan Lily pikir James akan memulai nya tapi nyatanya tidak, James malah semakin mempermainkan tubuh Lily dengan memasukan jarinya.
"Hah! Mas" pekik Lily kaget.
"Tahan, dan nikmati" balas James.
Lily mengigit bibir bawahnya, dia pikir akan langsung mendapat surga dunia nya tapi Lily salah dia harus di siksa dengan desaaahan dan liatan tubuhnya karena kelihaian tangan suaminya.
James benar-benar memberikan servis terbaik nya pada sang istri, dan di tidak akan memberikan celah untuk pria manapun masuk ke dalam kehidupan nya dan Lily yang indah.
Puas melihat Lily sudah tak berdaya hanya dengan gerakan tangan nya James tersenyum, lalu perlahan mengarahkan milik nya ke titik inti.
Hemph..
"Pelan-pelan" Lily begitu kaget saat si botak panjang itu menerobos masuk.
"Mas"
__ADS_1
"Iya sayang, nikmati saja"
Lily memejamkan matanya, kenapa rasanya sama seperti dulu.
Sangat sakit!
"Huh.. Mas, jangan kencang" Lily benar-benar kesakitan.
"Tahan ini hanya beberapa menit pertama, nanti juga enak" balas James masih mencoba memasukkan sepenuhnya.
Hingga pada akhirnya dia kembali bisa menerobos masuk ke dalam celah pertahanan sang istri.
James tersenyum dan menarik turunkan ritme permainan nya, Lily mengeliat dengan ekspresi yang tidak bisa dia jelaskan, pun dengan James yang memejamkan matanya menikmati permainan mereka juga menambah kencang ritme nya.
Huh..
Dada Lily naik turun karena dia sudah dua kali mendapatkan pelepasan nya, James melihat dada padat dan besar Lily karena sedang menyusui hanya bis memijat nya pelan.
Sayang dia tidak bisa melakukan apa yang dia mau karena Lily sedang dalam masa menyus*i bayi nya.
Ehk..
"Mas, sudah?" tanya Lily bingung karena James menghentikan gerakan nya.
Tapi bukan nya menjawab James malah membalikan tubuhnya dan mengubah posisi dimana Lily jadi yang di atas.
Hufh..
Posisi seperti ini membuat Lily merasa di tusuk lebih dalam lagi, sangat dalam.
"Ganti posisi, gerak sayang" titah James sambil memegang kedua bokoong Lily.
Hah?
Lily bingung, hingga James sendiri yang membantu Lily untuk menaik turunkan bokoong nya yang membuat Lily merem melek merasakan rasa dahsyat itu.
"Oh, Mas!" Lily merasa gila dengan rasa nya.
Satu sisi sakit tapi dia juga merasakan nikmat, dan Lily merasa menginginkan ini untuk waktu yang lama.
🌹
Kalau lama harap maklum agak panas, jadi riviews nya pasti agak lama😁
Ehk btw panas nggak sih? pliss jangan bilang author terlalu mendalami, ini ituh sesuai request kalian waktu itu, Papa James dan Lily lebih hot di ranjaaaang😆
__ADS_1
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏