Ranjang Papa Mertua Ku

Ranjang Papa Mertua Ku
Real karma


__ADS_3

Selly menatap marah pada Lily yang menampar nya, dia mendekat dan berniat menampar Lily.


Tapi belum sampai dia menampar Lily tangan Selly di tahan oleh James.


"Jangan menyentuh istriku dengan tangan kotor mu!" James menepis kasar tangan Selly.


"Hey berani nya kau mengatai tangan putriku kotor!" Tessa tak terima.


James berniat menjawab tapi Lily menahan James dengan memegang tangan suaminya.


"Aku mau membawa ayah, Mas" kata Lily.


"Boleh"


"Tidak boleh!" tolak Tessa.


"Boleh, Mam" ucap Selly menyahut.


Membuat Selly seketika mendapatkan tatapan tajam dari Tessa.


Lily tak perduli dengan kedua wanita itu, dia akan tetap membawa Ayah nya untuk tinggal bersama nya.


James menelpon pihak rumah sakit untuk mengirimkan ambulans, dia akan memberikan perawatan untuk Brata terlebih dahulu.


"Kau tidak bisa membawa nya!" teriak Tessa tidak terima saat Brata di bawa ambulance.


"Tentu saja bisa, aku putrinya" balas Lily tegas


"Kau pergi dan sekarang mengaku sebagai anak nya, kau tidak berhak membawa nya!" jawab Tessa takalah tegas.


"Terserah, tapi aku akan pastikan kalian juga tidak akan mendapatkan apa-apa, ini harta Ayah sebelum bersamamu yang artinya ayah mendapatkan semua ini bersama bunda ku, dan kalian orang baru tak akan mendapatkan apa-apa!" kata Lily terlihat dengan berani.


James mendekati Lily, dia mengajak Lily untuk pergi karena bayi nya sudah tak betah berada di rumah ini lama-lama dan semua itu terlihat dari baby Keyla yang rewel.


Lily menghembuskan nafasnya panjang lalu melirik suaminya.

__ADS_1


"Baiklah, ayo Mas" Lily akhirnya ikut pulang.


Meninggalkan Tessa dan Selly yang terlihat begitu sangat marah karena mendengar ucapan terakhir Lily.


"Mam kalau kita tidak mendapatkan apa-apa kita akan tinggal dimana?" tanya Selly.


"Entahlah, Mama sedang memikirkan sesuatu" balas Tessa nampak berpikir.


Lalu dia ingat akan beberapa barang berharganya, dia langsung menyuruh Selly mengemasi barang-barang nya dan membawa barang mahal nya untuk mereka jual.


Selly jelas menolak hal gila itu tapi Tessa memarahi nya membuat Selly akhirnya menurut.


Hoekk..


Tiba-tiba Selly mual.


Selly yang mual akhirnya pergi ke kamar mandi, dia cukup lama di dalam kamar mandi karena rasa mual yang melanda nya.


"Astaga tanggal berapa ini" gumam Selly tiba-tiba ingat hari terkahir dia menstruasi.


Selly berjalan keluar dari kamar mandi nya dan melihat kalender, seketika matanya membulat sempurna karena menghitung kapan dia terakhir menstruasi.


Dia sangat yakin jika mual nya ini di sebabkan karena dia hamil, bukan sakit.


Akhir-akhir ini job nya di aplikasi daring memang sedang padat bahkan semalam Selly bisa mendapatkan 2 sampai 3 pelanggan.


Tapi Selly pikir itu tak akan membuatnya hamil karena sejauh ini dia tidak hamil melakukan nya, dan sekarang kesialan seolah-olah tidak jera menghampiri nya.


Tok..tok..


"Selly cepat buka kamu sudah berkemas sayang?" terdengar suara Tessa di luar kamar.


Selly gugup apa yang harus dia katakan pada Mama nya jika dia benar-benar hamil.


Ceklek..

__ADS_1


"Bagiamana? apa ada banyak yang bisa di jual?" tanya Tessa.


Selly menggelengkan kepalanya.


"Hanya tas dan beberapa perhiasan semuanya hanya 300 juta" jelas Selly.


"Tidak apa, ayo cepat bawa barang-barang nya keluar kita juga harus menjual mobil yang sering kita gunakan, sebelum orang suruhan Lily datang" kata Tessa lagi.


Selly mengangguk dan buru-buru berkemas, keduanya membawa mobil masing-masing dan itu adalah hadiah dari Brata.


Tapi di tengah perjalanan Selly yang memikirkan kehamilan nya itu tidak bisa fokus, dia belum siap menjadi ibu apalagi di saat kondisi nya sulit seperti ini.


"Tidak, anak ini tidak boleh lahir" gumam Selly sambil mengendarai mobil nya.


Hingga Selly yang tidak fokus itu tak sadar jika dari arah lain ada mobil yang akan menuju ke arah nya.


Tin..tin..


Selly mendengar suara klakson langsung tersadar tapi telat di saat dia sadar dia malah berteriak dan tidak sempat melakukan apa-apa..


Brugkkk !


Mobil yang di kendarai Selly terbanting hingga keluar dari jalan, Selly yang sedikit sadar membuka sabuk pengaman nya dan berusaha keluar dari mobilnya.


Apalagi Selly mencium bau bensin, dia tau apa yang akan terjadi selanjutnya..


Duarr !


Mobil Selly begitu saja meledak di penuhi dengan api, Selly yang berhasil keluar hanya bisa menahan sakit di kaki nya yang sempat terjepit dan kepalanya juga berdarah.


"Tolong" ucap Selly pelan.


Cukup lama Selly menatap mobilnya yang di makan si jago merah hingga setelah beberapa menit kemudian masa pun datang dan membantu mengantarkan nya ke rumah sakit.


🌹

__ADS_1


Maaf up nya dikit terus 3 hari ini, tapi nanti akan crezy up di awal bulan ya, semoga nggak kabur ya😁


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏


__ADS_2