
"Aku pasti akan menemukan nya dan menikahi nya dan mempertemukan mu dengan nya agar kau mati tidak memiliki penyesalan "
"eyaso menghapus air mata nya " Ingat jika aku hilang berarti aku ada dalam diri mu " menunjuk dada Mega lalu kembali menidurkan Mega di pangkuan nya.
"Kau sudah kelelahan, tidur lah "Eyaso bernyanyi membuat Mega lebih cepat tidur.
******
"Pangeran "
Laki laki berkumis berlutut terhadap pangeran nya yang berumur 15 tahun bernama alexsander.
"Apa kau sudah mengirim kan nya "
"iya pangeran "
"Baiklah, besok jemput dia "
Pangeran tersenyum entah apa yang di bayang kan nya sampai sekarang kita tak tau.
"uaaa.... " Mega merenggang kan badan nya ketika dia bangun dari tidur nya.
" Di mana ini " sekeliling hanya kumpulan pohon.
" Knapa aku bisa di sini tertidur. "
Mega berdiri lalu berlari ke rumah.
" Knapa mimpi semalam seperti nyata ya grapik nya bagus kali "
"Oh Mega dari Mana aja kau "
Aku ketiduran di hu...
Kata kata nya terhenti " bukan kah aku tidur di padang bunga yang indah serta sinar rembulan yang menyinari ku " bisik hati nya.
"Aku tertidur " Mega mengulangi kata nya.
" Oh iya knapa aku bisa ada di hutan ya "
Mega masih melamun sambil berjalan ke dapur lalu melihat kayu bakar yang tertumpuk dengan golongan sedikit.
"Tunggu dulu bukankah aku semalam sedang nencari kayu bakar " Mega berlari menjumpai ibu lisa.
"Bibi ,dari mana kau dapat kayu bakar " Mega ngos ngosan.
"Semalam ? ,aku menyuruh paman mu mengambil kayu bakar, tunggu dulu jangan bilang kau mengambil kayu bakar dan tersesat "
Mega menggaruk kepala dan tertawa kecil.
"Sebentar lagi kita masak " ibu lisa memberikan sayuran.
Mereka semua berkumpul bersiap siap memakan masakan yang enak buatan Mega.
Makanan datang mereka bersiap siap makan.
Mata mereka semua tertuju kepada Mega, semua makanan yang berada di meja seakan akan tidak cukup bagi nya.
"Kenyang nya baru kali ini aku banyak makan " Semua belum selesai makan kecuali Mega, kecepatan nya tiada banding nya hehe.
__ADS_1
Suara kuda terdengar sampai ke dalam rumah ,mereka buru keluar sudah tau siapa yang datang.
Laki laki berkumis turun dari kuda nya
"Pangeran memanggil nona Lisa ke kerajaan "
Sedikit senyuman terukir di bibir nya berbeda dengan orang tua nya wajah mereka pucat membayang kan bagai mana dengan nasip anak nya nanti.
" Maaf kami membawa ini untuk kepergian nona " grobak kuda dengan dua kuda yang menarik nya.
Lisa berpamitan dengan ayah dan ibu nya begitu juga dengan anak anak yang berada di sana termasuk Mega.
Malam sudah tiba tanpa mereka sadari perjalanan yang jauh ini sudah memakan waktu yang lama.
"Nona kita istirahat di sini " Mereka semua turun dari kuda mencari kayu bakar dan memasang api unggun.
"Uh gelap nya aku harap mereka sudah pergi dari kereta yang sudah berhenti mungkin saja mereka sudah meninggal kan nya. "
Mega membuka tenda di atas nya dan keluar.
Mereka semua terkejut tidak menyangka Mega keluar tepat di depan depan mereka padahal rencana menyusup ke gerobak khusus tempat barang sudah sangat bagus kini karena kecerobohan nya dia bertemu dan saling bertatapan.
"Apa yang kau lakukan disini "pengawal berzirah besi menarik lengan Mega.
"Tunggu ,dia adalah adek ku " pengawal melepas tangan Mega.
Mega menghampiri Lisa.
" Aku akan menyelamat kan mu jadi tenanglah " bisik Mega di telinga Lisa.
"Tidak perlu " senyuman terukir jelas di bibir nya.
"Knapa? " Kali ini Mega benar benar bingung dengan sikap Lisa.
"Tunggu dulu bagamana bisa kau tau nama nya "
" Karna kami sudah saling Mengenal "
Mega terdiam
" Baiklah aku akan pulang " Mega ingin pergi tetapi di hentikan oleh Lisa.
" ikutlah bersama kami sampai di kerajaan aku akan mengantar mu dengan pengawal berjumlah banyak, lagian bahaya jika anak anak pulang sendirian malam hari "
Mega hanya dia melihat sikap Lisa seperti nya dia sudah benar benar yakin akan di nikah kan.
Mega duduk di dekat api unggun.
"Siapa nama mu " Laki laki berkumis atau tangan kanan pangeran sudah duduk dari tadi di situ, hanya saja Mega tidak menyadari nya.
"Mega "
Oh nama yang bagus kalo aku adalah jurisio salam kenal "
Mega menganggukan kepala nya
"Di kerajaan akan ada pertandingan bebas "
Mega langsung berdiri " Benarkah !"
__ADS_1
"Haha tenang lah kalo kau mau mendaftar silah kan nama nya pertandingan bebas anak bayi pun bisa ikut. "
Mega menjadi semangat
" Yosh "
"Ngomong ngomong knapa kau mengikuti kami " tanya Jurisio kepada Mega.
"Sebenar nya aku ingin menyelamatkan Lisa " jawab Mega dengan polos.
"Menyelamatkan apa maksud mu ?"
Wajah nya menjadi curiga.
" Aku dengar dengar pengeran memiliki 40 istri dan hanya di pakai sekali " jawab Mega tanpa ragu ragu.
Hahahha .....
Semua tertawa termasuk Lisa.
" Itu hanyalah sebuah isu yang di sebarkan oleh orang uang cemburu ke keluarga Lisa ." jurisio tertawa tidak menyangka Mega termakan isu kebohongan.
" Tunggi dulu knapa. Kau seyakin itu "Tanya mega kepada Lisa.
" Sudah ku bilang kan kami saling mengenal ,waktu dulu pangeran singgah ke desa ku pertama kali aku menemui nya aku hanya mengira dia hanya lah laki laki biasa bukan pangeran tetapi kerana kami sering berjumpa hubungan kami semakin lama dan semakin dekat, dan ketika ia ingin pergi ke kerajaan nya di situlah aku mengetahui ia adalah pangeran dia berjajanji akan melamar ku "
Menceritakan masa dekat nya dengan pangeran .
"aku melihat mu bersedih saat berlari ke kamar mu "
"Akj bukan sedih aku hanya senang ketika dia masih mengingat aku"
"tapi kan kau bekum cukup umur "
Mega mengaruk kepala nya tidak tau apa yang terjadi di dunia ini .
"Bodooh.. " Lisa memukul Kepala Mega.
" Jika belum cukup umur kan bisa menunggu sampai umur cukup "
"Oh hahahaahha " tidak menyangka kata kata Lisa cukup masuk akal juga
Malam sudah berlalu mereka bersiap siap pergi dari kerajaan.
" Apa semua sudah selesai " teriak Jurisio.
Mereka Mengangguk mereka semua berangkat ke kerajaan.
"Hmm, paman apa putra raja dari kerajaan kalian hanya Alexsander " Mega bertanya kepada jurisio.
"Hmm, tidak ,dua pangeran , tiga dengan Alexsander dan Satu putri nya "
"Putri apa dia anak angkat "
"Dari mana kau tau " Alexsander terkejut melihat Mega.
"tidak ada " Mega memegang dagunya " Apa dia anak dari perempuan itu, tapi kan itu hanya mimpi mungkin tidak betul "
Tiba tiba kereta dan kuda berhenti ada yang menghadang nya yaitu kumpulan perampok yang selalu mengincar para pejalan di sekitar sini.
__ADS_1
Mereka semua terdiam menunggu prajurit membereskan perampok itu.
Semu prajurit maju ingin menghabisi para prampok itu tetapi kenyataan lain prajurit semua terbunuh oleh prampok seperti nya jurisio terlalu meremehkan mereka