
# 42
"Eli,aku akan memberi mu tiga pertanyaan " senyum sinis dan menatap Elisabeth penuh dengan nafsu pembunuh.
"Baiklah aku akan memberi mu pertanyaan pertama .
Apa kau tau sakit yang aku rasakan setelah kau menghina ku ? "
Elisabeth menelan ludah nya namun di dalam benak nya ia tidak terlalu peduli dengan hewan di karung itu.
'Untuk apa aku menyelamatkan hewan ,yang penting sudah aku jawab ' batin Elisabeth .
"Tau " jawab Elisabeth datar ,dia melihat lelaki di depan nya .
"Aku tau ,kau pas-
"salah " potong Adam dengan cepat.
"Jika kau tau ,tidak akan mungkin kau menghina ku kann" Alasan yang masuk akal dan membuat mulut Elisabeth terbungkam .
Adam mengambil tombak nya dan bersiap menusuk karung itu .
Sebelum Adam menusuk nya Sesuatu yang berada di dalam ,karung itu meronta ketakutan .
Seolah tau apa yang akan di lakukan Adam.
Adam melihat wajah Elisabeth ,yang tidak terlalu peduli dan merasa acuh.
Adam tertawa kecil .
Capppppp.
Ujung tombak menembus karung itu ,sehingga sebagian dari karung itu menjadi basah dan berwarna merah darah.
Namun yang berada di dalam karung itu masih dapat bergerak ,kesakitan .
"Baiklah Eli dia masih hidup aku akan memberi mu pertanyaan kedua "
"Aku tau kau pasti tidak peduli dengan nyawa di dalam karung ini .
__ADS_1
Nah pertanyaan kedua ,Kau tau knapa aku bisa hilang setelah kau menyakiti ku " Tanya Adam .
"T,tau kau hilang karena sakit hati pad-
"salah ! "sanggah Adam .
"Aku hilang bukan karena sakit hati oleh perkataan mu .
Aku hilang karena aku di bunuh oleh seeorang yang mengenal mu ,jika aku tidak salah nama nya adalah Vio "
Tangan Adam memegang leher nya sendiri " Dan inilah bekas sayatan nya " menampil kan leher bekas jaitan hitam .
Elisabeth berusaha menelan ludah nya tetapi rasa ketakutan nya sudah menguasai diri nya.
Vio ,tentu saja di tau siapa itu .vio sdalah anak terakhir dari kerajaan timur,kerajaan yang kecil .
Vio adalah pacar nya ,di karenakan Vio lah ,Elisabeth menjadi membenci Adam.
" Itu tidak benar ,Vio orang baik dan tidak pernah sekalipun membunuh orang " Teriak Elisabeth dengan keras dan pengir .
Suara yang mengandung ketakutan yang mendalam ,memenuhi seluruh goa .
Tawa Adam sambil mengambil tombak ke dua nya ,dengan cepat ia menusuk nya .
Srekkkk...
Suatu kebetulan mahluk yang berada di.dalam nya masih bisa bergerak dan memiliki tenaga meronta ke sakitan .
Adam mengambil pedang nya ,
"Baiklah pertanyaan ketiga .
Heheh...
Kau tau siapa yang berada di dalam karung ini " Tanya Adam mengandung Nafsu pembunuh yang kuat.
"Bukan kah kau bilang itu adalah hewan buas " Jawab Elisabeth membalikan kata kata Adam .
" Aku tidak tau apa di dalam nya ,bagai mana jika kita membuka nya ."
__ADS_1
Adam memotong karung itu meninggal kan bagian atas sekitar 5 jengkal.
Brukkk.
Karung itu jatuh dengan suara yang kuat ketika sudah mendarat, di tanah .
Sesuatu jatuh dari atas ,keluar dari bagian karung yang di tinggal kan Adam .
Menggelinding ke kaki Elisabeth.
"kyaaaaaa.....
...
Teriak Elisabeth dengan keras bagai mana tidak .
Orang yang di bicarakan nya tadi sang kekasi Elisabeth, Vio.
Kepala yang lepas menggelinding ke kaki Elisabeth.
Kesadaran yang ingin hilang tetapi sekuat tenaga ia menahan nya .
Adam mengeluarkan badan Vio dari karung .
Badan yang di penuhi oleh darah dan dua tombak menembus badan nya.
Pertama perut dan kedua dada sehingga kematian nya sangat lambat ,Adam ingin Vio merasakan kesakitan yang luar biasa terlebih dahulu.
"Hahahhaa,bagai mana Eli kau senang.
Hahahaha,sifat mu yang tidak terlalu peduli membawa ke hancuran bagi mu ,bagai mana aku sudah memberi mu kejutan,kejutan terindah dan terhebat ."
"Kau gila ,kau sudah gila .
Kau tega membunuh nya waaaa" suara tangis yang terdengar jelas sangat jelas .
Sehingga Mega yang sibuk dan berusaha masuk mendengar nya .
Mega kini berada di dalam Goa ,ia tidak dapat cepat cepat masuk ,karena setiap langkah dari goa ini mengandung jebakan .
__ADS_1
Membuat Mega ke walahan .