Reborn Little Army

Reborn Little Army
api merah, api hitam II


__ADS_3

Bab 33


Sesuana menjadi sepi dan gerah.


Orang orang berkeringat bahkan ada yang tidak tahan lagi, dan pergi meninggal kan bangku nya.


Okto tidak percaya dan sedikit terkejut kini imbang lawan nya tidak dapat di remehkan seperti lawan Sebelum nya.


Api yang hitam seakan akan memakan api merah.


Kesal ,Okto ingin menyerang tetapi sebelum ia menyerang, Mega sudah berada di belakang nya,


Mata Okto melebar, ia sama sekali tidak mengatahui Jejak Mega.


Bum.. .


Tendangan mendarat ke wajah Okto memakai punggung kaki nya,


Dan terpental jauh membentur lantai batu ,hancur menjadi puing puing kecil.


Okto menyeka darah di wajah nya ketika dia sudah berhasil memberhentikan pentalan nya.


Sedikit tersenyum, akhir nya ia melawan lawan yang sepadan.


Samar samar di tutupi oleh abu sosok Mega tidak ada lagi di situ ketika abu nya sudah hilang,


Okto melihat sekeliling dan sedikit panik, kecepatan Mega tidak meninggal kan bekas sekalipun.


Bum....


Satu tinjuan tetapi di hindari oleh Okto sehingga tinjuan Mega mendarat ke lantai batu, memecah batu menjadi beberapa bagian.

__ADS_1


Akhir nya Okto dapat berdiri dengan tenang tetapi di balik ketenangan nya itu di sangat waspada terlihat kuda kuda yang sangat kuat, jari jari nya mencengkram batu.


Seakan akan bersiap menerima serangan dan tau apa yang akan di lakukan nya nanti.


Beda, tidak seperti biasa Mega hanya berdiri memandang Okto dengan puas.


Gerakan tadi hanya untuk mempermain kan Okto,


Membuat Okto sangat marah, kobaran api di seluruh tubuh nya semakin besar.


Jika saja kekuatan Okto tidak api maka sudah di pastikan akan mati di bakar oleh api abadi, terlebih lagi dengan tinjuan Mega seharus nya meninggal kan api abadu


Api Mega Membakar Api Okto bukan tubuh nya mempermudah Okto agar tidak terkena Api abadi nya.


"Kau mempermain kan ku " teriak Okto dengan mata melebar penuh dengan kemarahan bagai singa mengamuk ketika kawasan nya di ganggu.


"Maaf saja tapi bukan kah kau suka mempermain kan orang, maka gantian biar kan aku mempermain kan mu sesekali, jika kau mempermainkan orang seharus nya kau siap untuk di permain kan "


"Kau.. " dia menunjuk Mega, dan menghembuskan napas berat nya, agar terbawa angin pergi.


Perlahan lahan sesuatu membentuk di tangan Okto, terbentuk dari api merah nya ,sembilah pedang sudah berada di tangan nya menatap Mega dengan sinis sebelum ia menyerang.


Serangan nya sangat berutal membuat Mega berada di posisi bertahan.


Ayunan pedang tunjangan, api lompatan semua itu ia lakukan .


Gerakan yang sangat argesif dan lincah.


Mega kewalahan ia ingin pergi dari posisi bertahan itu, tetapi Okto seperti sudah mengetahui rencana Mega dan membuat nya tidak bisa lolos.


Tang..

__ADS_1


Mega mengeluar kan pedang nya ,gren suatu pedang yang sangat cantik dan saling beradu dengan pedang Okto.


Tang..


Tang...


Tang...


Pedang saling beradu dan tak berhenti henti bahkan mereka menambah kecepatan nya,


Penonton sangat kagum dan terpana ,melihat gerakan mereka walau mata mereka susah mengikuti.


Buk...


Satu tendangan mendarat di perut okto dam membuat ia sedikit mundur beberapa langkah, sangat marah ia ingin maju tetapi tiba tiba ia terjatuh berlutut memuntahkan darah.


Suatu tendangan yang terlihat pelan tetapi mengandung tenaga dalam yang sangat kuat.


Okto terkejut,


'knapa bisa tendangan kecil seperti itu melukai ku'


Mega hanya tersenyum, bukan nya menyerang,ia malah balik ke sudut ring sangat santai dan terlihat jelas ia bermaksud mempermain kan Okto.


Okto sangat geram, tetapi tindakan Mega ini juga menguntung kan bagi Okto jika saja Mega orang lain mungkin kepala nya sudah lepas.


Perlahan lahan ia bangkit menarik napas berkali kali, menganggap nya tempat istirahat sementara.


Ia tahu jika dia sudah berdiri maka masalah yang lebih besar pasti akan menghampiri nya kerena itu dia memanfaatkan waktu untuk menambah stamina nya.


Terlihat di pojok arena laki laki tersenyum, menantikan suatu hal yang tidak terbayang membuat jantung Okto berdear debar sangat kencang.

__ADS_1


__ADS_2