Reborn Little Army

Reborn Little Army
aduhai


__ADS_3

47


Rabun rabun ,perlahan lahan Mega membuka mata nya ,cahaya terang menusuk masuk ke mata Mega ,membuat mata nya kembali tertutup dan merintih ke sakitan .


Kicauan burung jelas terdengar ,udara yang sejuk .


Perlahan lahan Mega membuka mata ,dan menemukan di mana diri nya berada .


Di sebuah hutan ,serba hijau mulai dari daun pohon maupun rumput hijau.


Mega merenggangkan badan nya dan mengeluarka suara ,mata Mega melihat sekeliling dan menemukan dua sosok yang tidak asing bagi nya ,di depan mereka telah berdiri ,kayu yang sudah terbakar.


Ketika mereka keluar dari goa itu,mereka memutuskan tinggal dan menghidup kan Api unggun ,karena mereka yakin penjahat yang menyerang di kerajaan , masih ada dan berkeliaran.


Tak lama ,mereka berdua membuka kan mata nya ,menatap Mega dengan senang walaupun" belum sepenuh nya sadar


"Oh Mega ,kau sudah bangun ,apa kau baik baik saja " Tanya Adam dan mengawahatirkan Mega .


"Tidak ,aku baik baik saja bersiap lah kita akan pergi ke kerajaan " Mega berdiri menunggu jawaban mereka .


Tetapi Elisabeth dan Adam saling menatap sebelum kembali mengalihkan pandangan nya Ke Eiifer .


Menatap Eiifer penuh tanda tanya .


"Eiifer ,lihat lah sekeliling mu ,apa kau menemuka sesuatu yang janggal "


Ucap Adam penuh dengan misteri .


Mega yang mendengar itu ,menghelah napas dan kembali melihat sekeliling nya ,mulai dari pohom besar ,tanaman hijau .


Tiba tiba mata Eiifer terbuka lebar dan kembali menatap Adam.


"Ya aku tau itu ,hutan ini tidak seperti hutan yang aku lihat pertama kali dan juga seharus nya kita tidak bisa melihat rumah itu dari sini " Mega menujuk Rumah itu ,berdiri di atas bukit dari kejauhan.


"Ya ,seperti nya kita telah tersesat dan salah tempat ,ini semua masih misteri seharus nya ,kita berada di hutan itu" Adam memegang dagu nya ,menatap sskeliling.


"Sebaik nya kita pergi dan memeriksa nya " ucap Elisabrth dengan penuh ke yakinan .


" hmm, kau benar mau tak mau sebaik nya kita memeriksa sebelum kita terjebak di sini " Mega berjalan ,namun beberapa langkah di berjalan ,sesosok orang keluar dari semak semak ,dekat pohon .


Dia tidak sadar dan terus berjalan sampai akhir nya ia sadar ,menatap Mega dengan tajam lalu beralih ke Elisabeth dan Adam.


Mega yang melihat laki laki muda itu ,merasa sedikit aneh .


Terlebih lagi dengan kuping nya ,kuping yang panjang tetapi kuping itu seperti daya tarik bagi mereka ,jelas terlihat dari wajah nya yang tampan.

__ADS_1


Berbeda dengan Elisabeth dan Adam ,terkejut tidak dapat berkata kata.


"Apa kamu meng-


Kata kata Mega terpotong ,saat laki laki itu berteriak .


"FURASEEE!! " teriak nya membalik kan badan dan berlari sekencang mungkin.


Wajah laki laki itu penuh dengan ketakutan seolah oleh ,menemukan sesuatu yang sangat berbahaya .


Mega memandang pemuda itu dengan tatapan kosong .


Mega meraba raba wajah nya dan tidak menemukan hal yang janggal.


"Ah aku tau mungkin ia takut dengan mata ku " Mega membentuk kain putih dan menutup mata nya .


"Kalian knapa ,mematung tidak jelas apa barusan kalian melihat hantu "


Tidak ada jawaban sama sekali ,Mega memukul punggung mereka berdua dan tersadar seketika.


"Kalian knapa aku jadi bingung."


"Bodoh apa kau tidak megetahui mereka ,mereka adalah legenda ,manusia setengah dewa mereka lebih memilih memisah kan diri dari manusia karena dari segi mana pun dia sama sekali berbeda dengan manusia "Jelas Adam .


Adam dan Elisabeth kebingungan tetapi sebelum jawaban mereka terjawab .


Mega mengangkat mereka berdua melempar kan nya ke atas ,tepat di pohon dan tanpa di beritahui ,Gren berubah menjadi dua langsung melesat cepat menusuk baju mereka dan terganjal di pohon .


Mereka kebingungan dan mencoba melepaskan diri ,namun Eiifer menahan mereka .


Mega tersenyum tak lama kemudian ,puluhan laki laki berkuping panjang ,memegang pedang tajam serba putih besi ,Eiifer memperketat pertahanan nya ,saat laki laki tadi berlari Mega sudah tau dia akan kembali membawa sejumlah orang .


Namun di lihat dari badan mereka ,yang kekar dan tegap mereka pasti sudah melalui banyak hal ,dia antara mereka tidak ada yaang buruk rupa dan sama sama tampan.


Kakek tua di depan mereka menatap Mega dengan penasaran.


Mereka berjalan serentak.


Kake tua itu semakin maju .


"Afi rase you ane jum oer you kori kme memri "( Knapa kau bisa berada di sini dan di mana teman mu.)


Mega menggaruk kepala nya .


"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan ,bisa kah kau berbahasa seperti kami " Ucap Mega dan tertawa pelan.

__ADS_1


"juju reasai !! ( Jangan tertawa ) " ucap lelaki itu dengan mimik wajah marah dan kesal.


"Mareua gui jeu begruri hai jen kiku kai ke(Aku tidak mengerti dengan bahasa mu "


"Ayolah aku tidak mengeri bahasa kalian ,berhasa kami lah " Ucap Mega mengeluh .


"Cih , jui rue jeri kak mhe mehem yuu !!( bersiap lah menyerang ,usahakan tangkap dia hidup hidup " teriak lelaki ini dan dalam sekajap pasukan nya menyerang


Mega denga brutal.


Salah satu dari mereka mengayun kan pedang nya, Mega yang belum sepenuh nya bersiap ,sehingga dia memutuskan melompat ke belakang .


Tebakan Mega salah ,sebuah cahaya kuning keluar dari pedang lelaki itu ,menyayat Mega dan terbelah menjadi dua .


Kakek tua yang melihat itu marah dan menjumpai ,kawan nya .


"Fare tua kiki juagi ak kai veru !( bukan kan aku menyuruh mu tidak membunuh nya " Teriak kakek itu ,marah dan kesal.


"Mare taju tiku cui zar ( Maaf ,aku tidak sengaja )" menundukan kepala nya .


"cih gugui buhui jeje ktu ( Jangam berbuat masalah lagi )


"Mace hu-


Kata kata laki laki ini terhenti saat melihat Mega ,tubuh nya yang terbelah menjadi dua kembali bersatu ,perlahan lahan mengeluarkan bunga berterbangan di udara ,mengeluarkan aroma harum.menyengat memasuki hidung mereka satu persatu.


Mereka berkali kali menelan ludah ,sayang nya ketika Mega bersatu kembali dan belum bersiap sepenuh nya ,sebuah cahaya besar membentuk tombak melesat cepat


Menusuk dada Mega dan tertembus .


Seorang wanita ,dengan cahaya di sekitar nya melayang di udara ,kembali dia mengibas kan tangan nya.


Tiga tombak cahaya menembus tubuh Mega ,sehingga menghentikan pergerakan nya .


Mega melihat ke atas ,menemukan teman yang berusaha melepaskan diri.


Mega tersenyum lalu pingsan saat kakek tua itu ,menghantam leher Mega .


Mereka semua membawa nya pergi meninggal kan Elisabeth dan Adam .


"Lepaskan kami pedang sialan ,seharus nya kau menolong nya " Ucap Adam meronta ronta.


"Benar seharus nya kau menolong nya " Timpal Elisabeth sama seperti Adam ,berusaha melepaskan diri.


Gren sudah mengtahui akan terjadi seperti ini tetapi dia lebih memilih diam dan tidak meladeni mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2