
45
Sing.....
Potongan rapi ,menyelamatkan Adam kedua ,Ekor yang ingin menampar nya patah seketika ,jatuh ke tanah .
Adam kedua melihat siapa yang menyelamat kan nya .
Sosok yang tidak di kenal nya ,berbeda dengan Elisabeth yang terkejut melihat sesosok kecil ini .
Mega ,berlari kencang menuju kepala mahluk mengerikan itu.
Dan berniat memotong nya ,tetapi mahluk lain nya muncul .
Dari tanah ,dua mahluk besar, mau tidak mau Mega memotong tangan Adam pertama dan membawa nya menuju Elisabeth.
"Jaga dia " kata kata yang singkat ,Mega langsung melesat berlari cepat menuju moster itu.
Dan memberikan potongan halus ,namun sesuatu tak terduga ,potongan Mega kembali semula seolah olah tidak terjadi apa apa ,Moster itu memuntahkan lendir putih kotor.
Ke arah Mega ,tetapi Sebelum Mengenai nya ,Mega di luan menghindar melompat ke sana ke mari .
Lendir yang di muntahkan oleh moster tadi mendarat di tanah dan dalam sekejap tanah itu menjadi panas ,mengeluarkan asap dan suara kecil.
Kini di hadapan Mega ,tiga moster dengan bentuk yang sama .
Saat melihat gigi moster ini ,Mega dapat memahami siapa yang membunuh 4 orang tadi.
__ADS_1
Mega berdecak kesal ,kerena ruangan yang tidak memandai ,tidak dapat bergerak bebas dan sangat susah melihat.
Berlari pun tidak mudah ,mengingat banyak jebakan di depan sana .
Langkah yang paling tepat adalah bertarung .
"Kalian pergilah , tunggu aku di luar dan ingat di sana banyak jebakan hati hati ."Teriak Mega tegas dan mengibaskan tangan nya ,walau begitu pandangan nya tidak beralih dari sang moster .
"Ba ,baik " Jawab Elisabeth dengan gugup ,dan menuntut mereka bertiga pergi namun beberapa langkah ia berjalan satu moster lagi muncul ,menutupi pintu keluar .
Tanpa segan segan moster itu langsung menyerang mereka ,
Mega yang menyadari itu melempar pedang nya dan menancap di kepala moster itu sehingga membuat nya termundur seketika.
"kalian kemarilah " Teriak Mega ,membuat mereka mengangguk dan berlari menuju arah Mega .
"Gren terbelah menjadi banyak dan hadapi moster yang kau sanggup "
Gren yang satu membentuk diri nya menjadi beberapa bagian ,dan bersiaga menunggu perintah Mega .
Mega yang tidak memiliki pedang tidak mempunyai pilihan lain ,selain bertarung memakai bunga nya ,jika ia sanggup mungkin. Diri nya akan menggunakan mata nya .
Sebagian dari bunga itu ,bercerai berai menuju Elisabeth dan yang lain nya .
Perlahan lahan membentuk bulatan dan menaruh nya di dalam nya ,melindungi nya dari berbagai sisi .
Elisabeth yang melihat ini terkejut ,ini adalah jurus rahasia keluarga Eyaso .
__ADS_1
Keharuman yang menyengat ,perlahan lahan menitupi aroma moster membuat ,moster merasa tak nyaman dan menyerang Mega tanpa rasa takut .
Gren yang menyadari itu melesat cepat memotong tubuh Moster itu walaupun kembali tertutup.
Gren melakukan ini agar menghambat pergerakan nya saja ,dan tidak bermaksud membunuh nya karena itu mustahil.
Mega mengeluarkan bunga nya memecah nya menjadi beribu bagian.
Mega mengibaskan tangan nya .
"Matilahhhhh....!" teriak Mega .
Sehingga bunga yang banyak tadi perlahan lahan menutupi Moster itu dan tak lagi terlihat .
perlahan lahan Mega mengepal kan tangan nya ,menekan tubuh Moster itu ,mengekang pergerakan nya dan dalam hitungan detik moster itu hancur tetap di dalam kumpulan bunga itu ,tetapi cairan putih kehijaun keluar dari tubuh Moster itu.
Perlahan lahan merembes dari sela sela bunga itu ,mengalir kental dan jatuh ke lantai sama seperti tadi ,cairan putih itu melelehkan benda benda di sekitar nya .
Namun berbeda dengan bunga Mega ,Bunga nya seperti tahan dan sama sekali tidak meleleh .
Aroma yang bauk langsung di cerna oleh bunga itu menjadi aroma harum yang menyengat ,sangat menyengat .
Persis seperti yang di katakan Sindy ,setiap kali ia membunuh ,aroma bunga dari tubuh nya akan semakin menyengat.
"Ahaha,seperti nya berhasil " Mega membentuk menjadi lebih banyak bunga lagi .
"Lebih banyak ,lebih banyak ,lebih banyak " bunga bunga itu memenuhi seluruh goa ,aroma yang sangat menyengat.
__ADS_1