
# bab 21
Sindy menuntut nya ke ruang bawah tanah dia membuka pintu nya dan menyuruh Mega agar masuk ke dalam.
"Masuk lah. " ucap Sindy dengan datar.
Mega langsung masuk tanpa menjawab perlahan lahan dia menuruni tangga dan memijakan kaki nya ke lantai semen.
Mega melihat sekeliling dan hanya menemukan dinding semen serta lantai semen tapi ada yang aneh keadaan di dalam menjadi gelap sedikit cahaya pun tak terlihat kecuali dari atas.
"Aku tidak melihat lampu di sini " Mendongkak kan kepala nya dan menatap sindy .
"Di sana lah selama seminggu " teriak nya lalu membanting pintu dengan kuat dan segera mengunci nya.
Mega terkejut dia berlari menaiki tangga dan ingin membuka paksa pintu nya tapi tetap saja dia tidak mampu bukan karena kuncian nya tetapi kerena pintu nya anti sihir. "
Pintu yang seperti ini biasa nya di pakai ketika untuk menjaga diri dari penjahat atau untuk mengendalikan diri .
"Mega harum mu semakin menyengat " batin Sindy lalu pergi.
Mega mengelahkan napas nya.
__ADS_1
"Bagai mana cara ku membaca jika keadaan gelap begini " dia menyandarkan badan nya ke pintu dan terduduk.
Dia melihat kitab di tangan nya sebelum ia membuka nya.
Tatapan Mega melebar sedikit ada rasa senang di wajah nya ketika membuka kitab yang di tangan nya .
Kitab yang tadi di selimuti kegelapan ruangan bawah tanah kini menjadi terang setiap tulisan nya melayang ke udara tepat di depan Mega.
Cahaya nya sedikit menyingkir kan kegelapan.
Mega berdiri tanpa di sadari nya.
Perlahan lahan ia memegang tulisan itu.
Sentuhan jari Mega membuat tulisan itu bergelombang layak nya air .
Mega terpana melihat ke indahan nya itu,
karna itu Sindy berani mengurung nya
Di kegelapan.
__ADS_1
Tulisan tulisan yang melayang di udara berisi ajaran bahkan ada juga legenda legenda.
Tapi ada yang aneh di kitab ini .
"Knapa gadak ilmu anti bosan " Mega mencari cari tapi tidak menemukan nya cukup lama ia mencari nya hingga ia sadar dia sudah di tipu oleh Sindy ke dua kali nya.
****
"Sayang apa kau tetap akan bersama ku " laki laki agar kurus dengan wajah tampan serta baju yang lebih ke kebangsawanan berbicara dengan Putri kerajaan Elisabeth.
"Tentu saja sayang jika rencana ku berhasil kita pasti bisa bersama "
Ucap gadis kecil itu dengan nada licik.
"Jika anak kecil itu menang kau akan memanfaat kan nya atau meminta tolong agar dia tidak mencintai mu dan merestui hubungan kita "laki laki itu sudah dapat menebak arah pembicaraan Elisabeth.
"Tentu saja dengan kk ku yang pertama dan ketiga mendukung aku pasti menang aku ingin Anak kecil dengan mata tertutup itu mengatakan nya dengan jelas di depan depan ayah ku . "
"Tapi bagai mana cara mu melakukan nya " Tanya laki laki itu dengan antusias.
"pertama jika ia menang maka dia akan berhadapan dengan ayah ku ,di situ ayah ku akan mengatakan apa diri nya siap menikahi aku, di saat seperti itu lah aku datang di situ aku melewati diri nya dan aku akan membisikan sesuatu yang menghancur kan hidup nya di situ juga kk ku dua dua nya mendukung ku . " senyum perempuan itu sangat lebar dan sinis.
__ADS_1
"Apa yang akan kau katakan "
"Itu rahasia sayang " menyentuh hidung laki laki itu.