Reborn Little Army

Reborn Little Army
Adam


__ADS_3

Di satu sisi raja termenung wajah nya tampak merasa menyesal ketika mengingat masa lalu.


"Nak semoga kau selamat menuju kerajaan, dan berbahagia lah dengan Elisabth. " seorang laki laki berjubah bangasawan dan mohkota di atas kepala mengucap kata kata perpisahan.


Dan dia adalah kk dari raja ayah Elisabeth.


"Baik ayah. " menutup gorden nya dan pergi.


"Semoga saja Elisabeth masih mencintai ku " tersenyum sendiri membayang kan wajah Elisabeth.


Cukup lama mereka di perjalan dan akhir nya sampai tidak ada halangan dan di sambut dengan baik oleh Raja tidak dengan Elisabeth wajah nya cemberut dan menatap Laki laki ini dengam tidak suka.


Sebenar nya laki laki ini tanpan dan memiliki suara yang lembut memenag dia tidak kuat tetapi sikap baik dan periang nya membuat siapa saja nyaman di dekat nya berbeda dengan Elisabeth dia seperti jijik jika berada di dekat Adam.


"Halo paman " Adam membungkukan badan nya tepat di depan depan ayah Lisa dan tersenyum ketika pandangan nya tertuju ke arah Elisabeth tetapi di balas dengan tatapan tidak suka .

__ADS_1


"Hai nak pasti kau sudah lelah kan dari perjalanan mari kita makan bersama "


Membawa Adam ke ruang makan.


Dengan Meja yang besar dan panjang berbagai hidangan sudah tersedia di meja, pelayan pelayan membungkuk kan badan nya ketika merasakan Kehadiran Raja serta yang lain nya.


Adam duduk di samping raja dan didepan adalah Elisabet serta kakak kaka nya.


"Baiklah mari kita rayakan ke hadiran Adam " Mengangkat gelas nya yang berisi anggur merah sedang kan Adam dan anak anak nya raja mengangkat gelas berisi jus stobery.


Mereka makan dengan lahap berbeda dengan Elisabet dia tidak ingin memegang makanan nya sedikit pun ketika pandangan nya ke Adam yang lagi makan dengan lahap.


"Aku sudah selesai " Elisabet berdiri dari bangku nya lalu meninggalkan orang orang tanpa menunggu jawaban seeorang .


Adam menjadi murung dia sudah tau Knapa Elisabeth bersikap seperti itu ya betul karena dia berada di dekat nya.

__ADS_1


Melihat wajah Adam Raja segera memecahkan keheningan dengan menegur Adam dan mengajak nya kesuatu tempat.


"Maaf ya Adam anak ku bersikap seperti itu bersabar lah sedikit lagi pasti dia akan menyukai mu " Raja merasa bersalah dengan sikap Elisabeth dan tidak tega melihat si adam yang lemah lembut harus di sakiti oleh Putri nya.


"Tidak apa apa paman, nanti pasti dia tidak membenci ku " senyuman optimis Adam dan selalu percaya diri itulah yang di incar oleh raja .


"Tapi aku tidak tau knapa dia bisa membenci ku seperti itu ,padahal waktu kecil kami selalu bermain ketika ayah berkunjung ke sini sekarang bahkan menatap ku seperti sampah "


Wajah nya menjadi muruh alis mata nya turun dan dia hanya bisa mendesah bersabar .


"Aku tidak tau tapi jikau kau mau ajak lah dia ke suatu tempat buatlah dia senang. " Raja menjaga semangat Adam agar tidak mudah menyerah.


Malam malam Adam berjalan pelan menuju ruangan Elisabeth.


Sesekali ia melihat ke atas langit.

__ADS_1


"Bulan purnama, bintang bintang yang indah dan tidak ada tanda tanda hujan baiklah malam ini adalah hari yang tepat "


Sesampai di ruangan Lisa ia mengetuk walaupun ada kegundahan di hati nya tetapi dia tetap memberanikan diri.


__ADS_2