
# Bab 32
Sekarang sesuana di kota sangat sepi hanya beberapa orang di sana .
Orang orang berdatangan dan ingin melihat pertandingan ini.
Mega berdiri bersiap saat nama nya di panggil, ketika pertandingan pertama sudah selesai.
Jantung Mega berdetak kencang keringat kecil tertempel di wajah nya.
Suara riuh para penonton seakan akan bergema di seluruh penjuru.
Di samping kanan Mega. berdiri laki laki hitam setiap inci kulit nya di selimuti oleh api dan membakar udara "Okto".
Okto hanya memandang Mega dan sedikit meremehkan nya.
Mega tau itu, hanya saja Mega diam dan bermaksud membungkam mulut laki laki ini ketika sudah berada di arena.
Mereka berdua berjalan pelan penuh dengan keraguan.
Mega berdiri sesaat dan melihat sekeliling.
Masih menemukan orang bercadar dan berjubah hitam.
Mega sedikit terganggu.
Lalu dia melangkah kan kaki nya ke arena lingkaran besar.
Mega naik dan berdiri dengan gagah di hadapan nya. Okto memandang Mega dengan kebencian.
Ia membuang ludah nya ke lantai dan kembali menatap Mega dengan tajam .
Juri menunjuk satu persatu mereka .
Mengatakan apa mereka siap.
Mereka mengangguk bersamaan.
Terik matahari panas seakan akan memancing emosi ke luar.
__ADS_1
Di tengah arena terdapat dua laki laki
Menunggu perintah Juri.
Mulai!
Api yang menyelimuti badan Okto membesar membuat orang di sekitar nya merasa kepanasan.
Senyuman nya mengandung nafsu membunuh yang sangat mengerikan.
Mega berdiri berdiam dia sudah menunggu hal ini akan terjadi.
Sejujur nya dia tidak menyangka harapan nya melawan Okto akan terkabul .
Mega tersenyum membuat Okto merasa geram.
Tangan Mega perlahan lahan membuka ikatan kain putih yang membalut mata nya.
Okto sedikit tertarik dari kemarin Okto menduga Mega bukan lah buta melainkan ada sesuatu di mata nya, knapa, Okto bukan lah orang orang bodoh seperti sebelum nya menganggap Mega buta padalah dia tau menghindari begitu banyak serangan berarti dia bukan lah buta.
Mega berhasil melepas ikatan Kain putih itu dan melempar nya ke udara.
Seketika sesuana menjadi sunyi.
Begitu juga dengan Okto hanya membisu dan terdiam.
Sesuana menjadi hening.
Orang orang bercada hitam terkejut di balik cadar nya, seperti baru kali melihat ini.
Mata biru cantik secara penuh ,dan terbuka hanya sebelah.
Kilauan kecil terlihat ketika cahaya matahari mengnai nya.
Mega sedikit terkejut karena tidak menyangka mata nya akan menjadi sorotan orang orang.
"Hahahaha" tawa Keras Okto terdengar jelas memecah keheningan.
Membuat para penonton sadar seketika.
__ADS_1
" Apa apan mata mu itu, aku akan membakar nya agar menambah kilauan nya " laki laki itu menekan tubuh nya sehingga aura dasyat keluar membuat baju nya berterbangan entah ke mana.
Kali ini Okto mengeluarkan kekuatan penuh nya.
Mata yang biasa menjadi mata Merah api.
Angin nya menyambar wajah Mega sehingga rambut nya berterbangan entah ke mana.
Sedikit panas bahkan api ini dapat memanas kan udara sungguh luar biasa.
Api ini bukan lah api biasa, ketika Okto membuka mulut nya, asap putih merembes keluar menuju udara.
Batu pijakan nya menjadi hangus seketika,
Mega terkejut dan memandang Okto dengan takjub, tetapi di balik keterkejutan nya dia sangat senang mendapati lawan yang sepantas pada diri nya.
Senyum, Mega tersenyum.
Dari mata biru nya perlahan lahan Api hitam merembes keluar, perlahan tapi pasti menyelimuti badan Mega,
Layak nya Okto.
Knapa baju Mega tidak terbakar itu pasti sangat membingung kan,
Ia mengatakan ia belum sepenuh nya menguasai kekuatan ini tetapi buka berarti 50 -50 persen melainkan 90 persen menguasai dan 10 persen belum menguasai.
Sehingga dia dapat tidak membakar baju nya ,orang yang melihat Mega berlatih selama seminggu tetapi sudah hampir dapat mengendalikan nya.
Pasti bingung dan tidak percaya.
Kekuatan api abadi bukan lah yang tidak terlalu sulit menguasai nya.
Ini tertulis di kitab sisi terang.
Orang yang sepenuh nya atau. betul.betul menguasai adalah dalam 1 tahun sungguh singkat bukan.
Sekarang badan Mega di penuhi oleh api abadi hitam pakat sesuana kembali sunyi.
Udara yang panas membuat penonton merasa gerah dan mengeluarkan keringat begitu banyak.
__ADS_1
Tidak sikit berpindah tempat dari deoan ke belakang.
Api merah api hitam bercampur membuat sesuana semakin panas belum lagi terik matahari mendukung.