Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
BAB. XIV Detik-Detik Aya Ditemukan


__ADS_3

Komplotan penculik masih belum menyadari bahwa sumber suara itu adalah Aya.


Aya menangis menahan sakit ditangannya. Aya pun tersadar bahwa ia sedang dalam bahaya dan sedang diculik. Aya spontan meminta bantua dengan berteriak meminta tolong.


"Tolonggg.....! Tolong...! " Ucap Aya meminta pertolongan, tapi percuma Aya tidak tahu kalau mereka sedang berada di tengah hutan yang jauh dari pemukiman warga. Suara Aya itu membuat para penculik panik, mereka langsung menghampiri Aya.


"Hei.. Diam kau..! Percuma ya kamu teriak-teriak sampai putus pita suaramu itu, tak akan kedengaran dan tak akan ada orang yang membantu kamu ya..! " Tegas penculik itu dan langaung membungkam mulut Aya dengan kain.


Disini Aya malah nangis kejer dengan keadaan, Aya ingin berteriak tapi sudah tidak bisa lagi, karena mulutnya yang dibungkam itu. Kini Aya hanya pasrah dengan keadaannya dan berserah diri pada Allah SWT. Sebab sekarang tidak ada lagi pertolongan selain pertolongan dari tuhannya.


Aya terus menangis dan berdo'a agar Allah memberinya pertolongan.


...****************...


Disisi lain Mikha dan temannya itu mencari-cari Aya kemana-mana, tapi masih tak kunjung ditemukan. Mikha takut terjadi apa-apa dengan Aya. Mikha frustasi dengan keada'an ini, ia tak mau makan ia khawatir dengan keada'an Aya.


"Mikha mending makan dulu gih kamu seharian ini belum makan, nanti sakit..! " Tegas teman Mikha.


"Ngga bakalan tenang aja, aku ngga nafsu makan.. ! " Jelas Mikha.


"Kamu ngga bisa egois gitu Mikha.. Kamu tetap harus makan! Nanti kalau kamu sakit siapa yang akan cari Aya dan emmbantu Aya? " Kesal teman Mikha dengan sikap Mikha yang seperti itu.


Teman Mikha itu bernama Gio, ia pun memaksa Mikha untuk segera makan, Gio pun membeli makan di KFC dulu dan memberikan makannya itu ke Mikha agar Mikha segera makan.


"Bentar ya, gue mau turun beli makan dulu gue laper kayaknya, lo mau apa? " Tanya Gio pada Mikha.


Mikha malah menjawab, "Ngga gue ngga mau makan pokoknya..! "


Mendengar pernyata'an Mikha Gio langsung merasa geram, "Yaudah terserah lo aja, gue mau beli makan dulu bentar..! " Jelas Gio.


Mikha hanya terdiam dan terus menelpon ponsel Aya, tapi masalahnya ponsel Aya tidak aktif.


Gio pun meninggalkan Mikha seorang diri dimobil dan bergegas membeli makanan. Setelah ebberapa menit lamanya, sekitar 15 menitan Gio kembali kedalam mobil dan membawa makanan.

__ADS_1


Gio memberikan makanan itu ke Mikha.


"Nih.. Lo makan..! " Tegas Gio.


"Jangan paksa aku Bro, aku malas makan..! " Jelas Mikha.


"Heh beg* lo mau makan dan lanjutin pencarian istri lo itu atau mau mati aja? Biar istri lo juga ikut mati karena kita ngga bisa nolongin. Tanya Gio.


Mikha yang emndengar perkata'an Gio langsung meliriknke arah Gio dan memarahinya.


" Hey, jaga ya ucapan lo itu, Aya pasti ketemu dan terselamatkan..! " Jelas Mikha.


"Iya makannya makan dulu biar kamu ada energi dan bisa berfikir jernih..! " Tegas Gio.


"Okelah aku makan, kamu bawel banget sih kayak Aya. " Jelas Mikha dan malah ia tteringat Aya kembali. Tanpa sadar Mikha meneteskan air matanya, ia sesih teringat Aya, "Gio, Aya sudah makan belum ya? " Tanya Mikha.


Gio malah tersenyum dan tidak menjawab pertanya'an Mikha.


"Ya mana gue tau lah, orang gue aja ngga tau Aya dimana..! " Jelas Gio sambil menepak jidatnya.


"Ah dasar lo payah banget sih..! " Jelas Mikha mengejek Gio.


"Udah cepat habiskan makanannya, biar kita bisa cepat-cepat cari Aya lagi! " Gio yang merasa kesal melihat Mikha malah memainkan nasinya bukan malah ia makan.


Mikha pun mengangguk dan segera melahap nasi dan lauknya itu. Setelah selesai makan, Mikha dan Gio kembali melanjutkan pencariannya itu.


"Ya Allah berikanlah petunjukmu, untuk hamba menemukan istri hamba dan menolongnya..! " Ucap Mikha dalam hati sambil berkaca-kaca.


Melihat temannya frustasi berat Gio ngga tega, ia langsung mencari-cari cara agar Aya segera ditemukan.


"Eh Mikha, gue punya ide nih, bagaimana kalau kita lapor aja ke Polisi dan cari tau GPS hp Aya? "


"Boleh juga, ide bagus tu, jadi kota sekarang ke kantor Polisi dulu ya buat keterangan tentang Aya yang hilang diculik. Coba aku cek GPSnya mati atau tidak.! " Jelas Mikha.

__ADS_1


Mikha segera mengecek GPS Aya, Mikha mendapat sebuah petunjuk jika terakhir kali GPS Aya menunjukkan di arah hutan, yang kebetulan hutan itu jauh dari pemukiman warga.


"Eeehh.. Tunggu dulu nih gue ada petunjuk, kalau Aya terakhir kali GPSnya tuh ada didekat hutan si daerah ini nih..!" Jelas Mikha sambil memperlihatkan Lokasi yang ia dapati.


Melihat lokasi itu Gio langsung tancap gas ke Kantor Polisi dan memberikan laporan bahwa Aya diculik dan memperlihatkan terakhir korban berada.


Polisi menerima laporan itu dan membantu mereka menemukan Aya.


Stelah melapor Gio langsung mengajak Mikha pergi ke TKP. Sesampainya di TKP Gio dan Mikha langsung menyusun rencana jntuk mencari Aya secara berpisah, mereka yakin bahwa Aya tidak jauh ada diaekitaran hutan ini. Meskipun hutannya lebat Mikha tak pantang mundur untuk mencari Aya. Mikha terus mencari Aya dan berdo'a agar Allah memberikan petunjuk untuk menemukan Aya.


"Ayaaaaa...! Kamu dimana Ay?? " Teriak Mikha.


Ternyata Mikha sudah dekat dengan keberada'an Aya, para penculik yang mendengar suara Mikha langsung mengamankan Aya. Mereka membawa Aya keruang bawah tanah agar tidak ada seorangpun yang menemukannya dan menolongnya. Aya terus memberontak dan dengan refleks penculik itu memukul punggung Aya hingga membuat Aya tak sadarkan diri. Penculik itu langsung membawa Aya ke ruang bawah tanah dan mengikatnya dikursi, tak lupa dengan mulutnya yang mereka eratkan agar Aya tak dapat berteriak lagi.


Mereka meninggalkan Aya seorang diri di ruang bawah tanah.


Disisi lain Mikha terus mencari Aya dan berteriak kesana kemari tapi masih tetap Aya tak kunjung ditemui.


"Ayyyaaaaaaaaa??? " Teriak Mikha.


Tiba-tiba Mikha melihat seperti ada rumah ditengah hutan itu. Ia langsung menghampiri rumah itu dan mencari informasi tentang keberada'an Aya.


Disana Mikha melihat ada seseorang dengan tubuh kekar dan sangar didalam rumah itu, Mikha mulai curiga dan ia langsung bertanya pada orang-orang itu.


"Permisi pak, boleh saya tanya? " Jelas Mikha pada seseorang yang berada di rumah tersebut.


"Iya boleh ada yang bisa saya bantu? "


"Jadi gini, saya lagi mencari teman saya, cewek, bapak liat ngga? " Tanya Mikha.


Bapak-bapak itu malah seperti kebingingan dan dengan cepat menjawab tidak..


"Tidak, saya tidak melihatnya..! " Ia langsung kembali ke dalam rumah dan mengunci pintunya.

__ADS_1


__ADS_2