Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
BAB. XXVI Cinta Luar Biasa Untuk Istriku


__ADS_3

Aya dan Mikha memang pasangan yang sangat cocok. Setiap hari Mikha memberikan cintanya untuk Aya. Aya merasa sangat dibahagiakan setiap harinya, dicintai dan dimanjakan adalah impian terbesarnya. Kini ia mendapatkan itu smeua, pasangan yang mencintainya juga memberikan kasih sayangnya padanya.


Hari-hari mereka lalui dengan bahagia. Aya sangat bersyukur dan mulai membuka hatinya untuk Mikha pelan-pelan. Tapi hari-hari tidak smeulus apa yang diucapkan, pasti ada pahitnya juga, Aya sering merasakan sakit hati, bagaimana tidak, sang suami yang dicintainya masih mempunyai hubungan dengan wanita lain, hati seorang istri mana yang tahan melihat sang suami yang memberikan cinta dan kasih sayang pada wanita lain? Aya juga manusia, ia juga punya hati.


...****************...


Ketika Aya dan Mikha sedang bermesra'an berbincang masa depan ditempat tidur, tiba-tiba ponsel Mikha berdering, ternyata telepon dari Xena, Mikha bertanya pada sang istri ia harus bagaiman?


"Ay, bagaimana ini? Xena Video Call? " Tanya Mikha pada Aya.


"Ya sudah angkat aja, biar aku sembunyi aja..! " Jelas Aya mempersilahkan Mikha menjawab Video Call dari Xena. Sungguh murah hati sekali Aya ini, walaupun sebenarnya ia tak sanggup melihat atau mendengar perbincangan antara mereka berdua.


"Makasih Aya..! " Jelas Mikha, langsung mengangkat Video Call.


"Hallo sayang..! " Tanya Xena.


Mikha yang merasa bingung dengan jaeaban yang akan diberikan pada Xena, ia melirik Aya dan berisyarat mengernyitkan jidatnya berharap Aya dapat membantunya. Aya membalas isyarat Mikha dan membiarkan Mikha menjawab sewajarnya menjadi sepasang kekasih. Mikha pun menganggukkan kepalanya.


"E.. Iya sayang, apakabar kamu disana? " Tanya Mikha sedikit grogi karena ia dipantau sama sang istri.


" Sayang aku kangen, baik yang, kalau kamu gimana? " Tanya Xena.


"Hah, kangen? Oh syukurlah kalau baik-baik saja..! Baik juga aku disini..! " Jelas Mikha ragu.


"Kenapa? Kamu ngga kangen ya sama aku? Kok kamu kayak tertekan gitu sih yang? " Tanya Xena yang merasa ada yang aneh sama pacarnya kali ini.


"Kangen?? Hehe.. Ya pastinya aku kangen sama kamu juga! (Jelas Mikha sambil menggarul-garuk kepalnya) Tergekan apa ayang? ngga kok! " Jelas Mikha yang tidak ingin rahasia yang ia rahasiakan terbongkar begitu saja.


"Uhh, kapan kita ketemu lagi sayang? Aku udah ngga sabar tahu..! " Manja Xena pada Mikha.


Mikha yang sudah merasa tidak enak dengan Aya, ia langsung memotong pembicara'an dengan Xena.


"Sayang, aku ada perlu nih, boleh kalau aku tutup ponsel nya? Kapan-kapan lagi kita telfonan ya..! " Pinta Mikha karena ia sudah tidak enak dengan Aya, Mikha melihat Aya yang diam saja tapi sebenarnya ia sedang menahan sakitnya.


"Oh iya sayang, boleh mati'in aja yang! " Jelas Xena cuma-cuma tanpa menanyakan keperluan apa yang Mikha maksudkan hingga ia sanggup mematikan ponselnya yang tengah berbincang dengan Xena.


"Loh, kok dimati'in? " Tanya Aya yang penasaran karena Mikha tiba-tiba menutup teleponnya dengan Xena.


"Yaudahlah, lagipula aku ngga mau nyakitin kamu terus-terusan, nanti kamu cemburu, nanti marah sama aku, nanti ngga nanya, marah-marah ngga jelas ..! " Pernyata'an Mikha.


"Apa'an sih, ya bebas aja, kan aku juga udah tahu alasan kamu bagaimana, kenapa kamu belum. jujur sama Xena, santai aja kali, ngg pernah cemburu tuh..! " Jawab Aya.


"Idih, ngga cemburu? Yang bener? " Goda Mikha.


"Bener ihh, buat apa cemburu coba? Ngga guna banget haha!! " Ejek Aya, ia tidak mau mengakui kalau ia sebenarnya sedang cemburu, yaaa maklum lah, wanita mah suka gengsi.


"Kalau ngga cemburu ngga bakalan kek gitu, masa iya wajahnya kayak yang mau nangis gitu, aku lihat kok, kalau wajah kamu tadi tuh kayak yang lagi badmood..! " Desak Mikha yang ingin kejujuran dari Aya. Disisi lain Aya tidak mau berdebat dengan Mikha, tapi ia juga nggak mau ngakuin kalau aslinya memang ia sedang cemburu sama Mikha.


"Iya deh, aku cemburu! Puas? " Ketus Aya pada Mikha.

__ADS_1


Mikha merasa puas dengan Aya yang sudah mengakuinya kalau ia cemburu dengannya.


"Iya ngga juga sih, tuh kan yang katanya nggak cemburu, eh ternyata cemburu juga! " Jelas Mikha.


"Hemm.. " Jawab Aya sedikit kesal karena ia merasa dibully oleh Mikha.


"Yaudah ma'af ya sayangku, udah bikin cemburu..! Janji deh ngg alan lagi! " Janji Mikha yang nggak mau nyakitin Aya.


"Iyakah? " Tanya Aya.


"Iya sayang iya! " Jawab Mikha.


"Makasih ya, udah mau berusaha ngga buat aku cemburu lagi! " Jelas Aya yang merasa bangga.


"Eh Aya, mau ngga aku nyanyi'in lagu lagi? " Tawar Mikha.


"Emm boleh! " Jelas Aya dengan semangat dan bahagia. Mikha sangat sennag melihat senyum Aya yang terpancar diwajahnya, yang membuat Mikha jadi lebih semangat menjalani harinya.


"Oke..! " Jelas Mikha yang langsung mengambil gitar kesayangannya dan cek sound.


Trengg.. Trengg.. Trengg..


"Lagu ini sengaja ku persembahkan untuk Aya, istri tercinta juga wanita satu-satunya yang ku miliki dan ku sayangi.. Hehe! " Jelas Mikha menggoda Aya. Sedangkan Aya malah termesem-mesem mendengar pernyata'an Mikha.


"Aisshh, lebay banget sih..! " Jelas Aya.


Mikha menghentikan tangannya dan meraih tangan Aya, "Ay, serius banget pokoknya kalau aku sangat mencintaimu, ngga ada wanita lain dihatiku. Hanya kamu satu-satunya pemilik hati ini..! Ma'af kalau aku belum bisa jadi yang seperti engkau mau!! Tapi yakinlah Cintaku sungguh luar biasa untukmu..!" Jelas Mikha.


Waktu pertama kali


Kulihat dirimu hadir


Rasa hati ini inginkan dirimu


Hati tenang mendengar


Suara indah menyapa geloranya hati ini tak ku sangka


Rasa ini tak tertahan


Hati ini selalu untukmu


Terimalah lagu ini dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta

__ADS_1


Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu


Hari hari berganti


Kini cintapun hadir


Melihatmu memandangmu bagai bidadari


Lentik indah matamu


Manis senyum bibirmu


Hitam panjang rambutmu anggung terikat


Rasa ini tak tertahan


Hati ini slalu untukmu


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Tapi cintaku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia tulus padamu


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Terimalah lagu ini


Dari orang biasa


Tapi cinta ku padamu luar biasa


Aku tak punya bunga


Aku tak punya harta


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Yang kupunya hanyalah hati yang setia


Terimalah cintaku yang luar biasa tulus padamu

__ADS_1


Aya sangat menikmati lagu yang dibawakan oleh Mikha kali ini, ia sangat meresapinya. Juga Mikha yang tulus bernyanyi dan mendalami.


__ADS_2