Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
Bab. XXIX GARA-GARA PERTANYA'AN TEMANNYA


__ADS_3

"Tenang yang, ada aku disini! Jangan takut! " Peluk erat Mikha. Aya malah menangis tersedu-sedu, Mikha mencoba menenangkan Aya dan emmbawa Aya untuk memasuki mobilnya, agar Mikha bisa membawa pulang Aya.


"Pak, aku bawa Aya pulang dulu ya, Bapak tunggu aja mobilnya sampai beres, nanti soal pembayarannya langsung kirim aja listnya, nanti biar aku Transfer aja! " Jelas Mikha pada Pak sopir.


"Iya Pak, baik nanti saya kirim biayanya habis berapa! " Jawab Pak sopir.


Tak lama Aya dan Mikha melanjutkan perjalanan pulang.


~Sesampainya di rumah, Aya dan Mikha segera mandi dan ganti baju. Setelahnya mereka makan bersama. Memang sepi, ketika pernikahan hanya terdiri dari dua insan, rasanya belum lengkap jika belum ada sang buah hati.


Aya berkeluh pada Mikha tentang hal itu.


"Mikha, asyik ya, kalau liat orang lain yang udah nikah kayaknya paket komplit banget, kalau udah ada buah hati yang menjadi pelengkapnya! " Keluh Aya sembari menscroll ponselnya. Mikha yang mendengarnya langsung memegang jidat Aya, ia takut Aya kesambet setan mana, soalnya tiba-tiba ia datang dan membicarakan perihal buah hati, padahal kan mereka dingin-dingin aja tentang itu ada apa sebenarnya sama Aya?


"Aneh deh kok tiba-tiba ngebahas itu? " Ucap Mikha sambil mengernyitkan dahinya, merasa heran sekali dengan tingkah laku istrinya.


Aya hanya tersenyum, namun tiba-tiba ia bersedih seperti banyak beban fikiran.


"Loh kok malah murung sih? Kenapa cerita? " Tanya Mikha.


"Eemm.. Jadi kemarin pas aku main ada temen aku, katanya udah isi belum, aku jawab aja belum, terus dia bilang, loh jangan ditunda-tunda nanti kasihan anaknya, apalagi katanya pas seiumuran anlku sekarang pas banget buat punya anak, jangan ditunda katanya, itu bikin aku insecure Mikha..! " Jelas Aya sambil memasang wajah murung penuh beban.


"Lah terus maunya gimana? " Tanya Mikha bingung.


"Ya ngga tahu juga hehe..! " Ucap Aya sambil menggaruk-garuk kepalanya, menyimbolkan ia sedang kebingungan.


"Eh kemarin aku juga ditanyain sama Mama juga Papa, katanya kapan mereka diberi cucu? " Ucap Mikha yang membuat Aya sangatlah tercengang, sudah mendapat kode dari mertuanya.


"Bagaimana Mikha? Sedangkan aku masih belum siap untuk hal itu..! Aku takut Mikha..! " Jelas Aya menggelengkan kepalanya, ia merasa ketakutan akan hal 18++ itu.


Mikha malah terkekeh melihat tingkah Aya yang sangat polos itu.

__ADS_1


"Kamu belum pernah nonton Ay? " Goda Mikha.


"Nonton apa? " Jawab Aya bingung.


"Itu, nonton xx merah? " Jelas Mikha.


"Apa? Maksudnya, film terlarang? " Tanya Aya polos banget.


"Iya..! " Jawab Mikha.


"Astaghfirullah, belum Mikha, aku takut, tapi pernah aku ngga sengaja lihat ada temen aku yang lagi nonton begituan, nggak sengaja banget sama aku kelirik dikit dan setelahnya aku langsung meriang tahu, karena aku emang belum pernah lihat, pas sekalinya lihat kilat langsung sakit, langsung menggigil tahu..! " Jelas Aya yang sangatlah polos.


"Wah masa sih Ay? " Tanya Mikha seperti meragukan, tapi disisi lain Mikha melihat kejujurwn dari mimik wajah Aya yang sangat polos.


"Iya sumpah deh Mikha, aku ngga bohong kok, aku langsung menggigil tahu..! " Jelas Aya mencoba menjelaskan bahwa apa yang ia katakan itu benar adanya.


"Iyala percaya deh! " Jelas Mikha mempercayai apa yang Aya katakan.


"Bagus deh kaalu percaya..! Emang kamu pernah nonton? " Tanya Aya balik.


"Mikha malah melongo kek gitu? Kenapa ngga dijawab? " Kesal Aya.


"Haha, habis sih kamu nanya kek gitu kan jadi melongo akunya wkwk! " Jelas Mikha.


"Hih, jadi gimana, kamu pernah liat ya? " Tanya Aya memastikannya.


"Gini ya Ay, aku kan cowok tuh, nah temen aku kan kek gitu semua nontonnya, otomatis aku juga pernah lah nonton, film seperti itu tuh ya Ay, udah lazim untuk kelangan remaja dewasa, apalagi dimasyarakat itu sudah menjadi hal biasa..! " Jawa Mikha.


Aya kaget mendengar jawaban Mikha, ia langsung menggeser tubuhnya yang tadinya duduk bersebelahan dengannya. Mikha malah bingung melihat tingkah Aya yang tiba-tiba seperti ini, kenapa tiba-tiba Aya malah menggeser kursinya dan menjauh dari Mikha, otak Mikha malah traveling kesana kemari, apa ada yang salah dengan yang Mikha ucap ya?


"Ada yang salah ya? " Tanya Mikha bingung.

__ADS_1


"Ee.. Eemm ngga juga..! " Jawab Aya sambil tersenyum fake.


"Jelas lah salah, aku kan jdi takut Mikha, orang kalau kamu udah liat kek gituan, aku jadi takut otakmu kan ngeres..! " Gerutu Aya dalam hati.


Mikha dengan wajah tanpa dosa, ia malah melanjytkan makan dan menghabiskan makannya. Aya yang sudah terlanjur takut dengan Mikha ia malah buru-buru menghabiskan makannanya dan segera membawa piring bekas makannya ke dapur, ia langsung mencuci piringnya dengan keada'an grogi. Mikha yang aneh ia langsung membuntuti Aya dari belakang dan menyimpan piringnya didalam wastafel, tempat Aya yang tengah mencuci piring.


Hal itu mengangetkan Aya.


"Haa..! " Jerit Aya.


Mikha malah semakin bingung dengan tingkah Aya kali ini.


"Kenapa sih Ay? Kok aneh banget deh tiba-tiba loh..! " Tanya Mikha.


"Gapapa, ah itu mah perasa'an kamu aja deh kayaknya..! " Jawab Aya sambil menggeser badannya menjauh dari Mikha.


"Tuh kan, kata aku juga apa, kamu terus menjauh dariku, emangnya kenapa sih Ay? " Tanya Mikha aneh.


"Ngga juga..! " Jelas Aya.


"Iya, jelas kok aku lihat, kamu malah terus menjauh dariku, emang kenapa aku bau? " Tanya Mikha sambil mengendus tubuhnya, ia takut kalau tubuhnya bau, padahal ia baru aja mandi, masa iya udah bau.


"Ngga Mikha, itu cuman perasa'anmu aja, ngga bau kok, orang kamu mah harum, kan baru selesai mabdi masa udah bau aja..! " Jelas Aya.


"Yaa, kan siapa tahu aja, tiba-tiba kamu merasa bau, makannya kamu menjauh.. ! " Jelas Mikha sambil mengasongkan tubuhnua ke wajah Aya. Hal ini malah membuat Aya semakin grogi, otaknya malah berkeliaran traveling kemana-mana, dengan spontan Aya langsung teriak dan mendorong tubuh Mikha.


"Mikha..! " Hentak Aya,


Di sisi lain Mikha malah senang membully Aya. Dari situ timbullah rasa penasarannya dan ia malah terus menggoda Aya yang ketakutan..!


Mikha malah terus mepetin Aya ke aarh tembok, ia menghadang Aya dengan kedua tangannya, Aya malah ketakutan dan menutup wajahnya, memohon agar Mikha tidak melakukan hal itu padanya. Mikha malah terkekeh kebingungan, oh jadi ini yang membuat Aya jadi tiba-tiba aneh.

__ADS_1


"Ohh, jadi ini ya yang buat kamu jadi tiba-tiba menghindar? " Tanya Mikha melepaskan tangannya dari tembok.


"Iya, Mikha aku takut, karena kamu pernah nonton film terlarang itu, aku takut kamu emnuntut kewajiban ku sebagai seorang istri..! " Jelas Aya berkaca-kaca dengan wajahnya yang memerah emmbuatnya semakin merona..


__ADS_2