Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
BAB. XXV SARAPAN PAGI YANG MANIS


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang sangat cerah.


Trennggg... Trenggg... "Makanan sudah siap..! " Ucap Aya sambil memeluk Mikha yang tengah tertidur. Mikha bukanya bangun malah bermanja dengan Aya, ia malah menarik Aya dan menggulingkan Aya tepat disebelahnya, ia malah memelui erat istrinya itu. Aya yang merasa sesak karena terlalu erat dipeluk oleh sang suami, ia memberontak dan menggelitik suaminya agar melepaskan pelukannya itu.


"Mikha, lepas..! " Jelas Aya merengek.


Mikha pun melepaskan pelukannya karena perminta'an sang istri.


"Pengen di sun sama ayang..! Pinta Mikha.


"Ih, asal nanti kalau sudah akita sarapan ya..?! " Jelas Aya.


"Iya deh, buruan sun dong! " Jelas Mikha merengik. Aya pun langsung mencium jidat, kedua pipi, hidung dan dagu Mikha.


"Sudah kan? Yuk kita turun, sarapan dulu! " Ucap Aya menarik tangan Mikha yang masih tetap duduk di atas ranjang.


"Emmm.. Belum ayang, satu lagi! " Jelas Mikha.


"Apa lagi ayang? " Tanya Aya. Mikha pun menjelaskan area bibir terlewat dan belum diberi ciuman dari sang istri. Aya yang melihatnya, langsung menepak jidatnya.


"Ampun deh, kelakuannya kek anak kecil aja..! " Kesal Aya.


"Ayolah beb, sekali aja..! " Manja Mikha merengek-rengek.. Tanpa basa basi Aya langsung mengecup bibir Mikha kilat.


"Ayolah, sekarang sudah kan? " Tegas Aya kesal.


"Iya deh yuk, kita makan Aya Baihaqi..! " Jelas Mikha terbangun dari atas ranjang dan menarik tangan Aya menuju ruang makan. Mereka makan bersama dan bercanda gurau.


Aya mengambilkan Mikha makan, sedangkan Mikha malah menatap Aya tajam, hal itu malah membuat Aya salting, ia grogi ditatap Mikha, jantungnya berdebar semakin kencang.


"Mikha stop, jangan liatin aku deh..! " Jelas Aya yang kesal terus ditatapin Mikha.


"Loh, kenapa yang? Suka-suka dong mau diliatin kek gimana juga, lagi pula kita kan udah sah udah halal, kenapa ngga boleh? " Perjelas Mikha.

__ADS_1


"Ngga gitu yang, kesel aja diliatin mulu, kan jadi grogi aku nya..! " Jawab Aya sambil mengernyit kan dahinya.


"Jangan grogi dong sayang, kenapa kok malah salting? " Goda Mikha, ia malah sengaja memandang Aya penuh cinta. Hal ini malah membuat Aya semakin grogi, mau ngambil sayur pun malah awur-awuran karena grogi. Aya pun kesal ia membalas perlakuan Mikha.


"Mikha, jangan terus memandang dong, grogi nih hih! " Kesal Aya sambil menghentakkan kakinya, serta menciutkan dahinya. Kali ini Mikha hanya terdiam dan langsung menyantap makanan yang sudah Aya sajikan.


"Makanya jangan macam-macam kamu Mikha, ngga tahu aja kalau aku juga bisa marah..! " Gerutu Aya merasa menang dari Mikha.


Disisi lain Mikha merasa takut karena rupanya Aya benar-benar marah sama perlakuan Mikha.


Untuk mencairkan suasana Aya bertanya pada Mikha menawari Mikha minum.


"Mikha, kamu mau minum ngga? " Tanya Aya yang masih sinis.


Dengan kaget Mikha langsung memandang wajah Aya, memastikan keada'an Aya sudah membaik.


"Hah? Minum? Oke boleh, tolong ambilkan! " Jelas Mikha sedikit ragu.


Aya langsung mengambilkan Mikha minum dan menyodorkan minumnya, "Nih, BTW santai aja kali, jangan dibawa baper? " Goda Aya mencairkan suasana yang sedang membeku.


"Apa Aya? Orang aku juga ngga kenapa-kenapa kok! " Jelas Mikha yang sebenarnya sedang menutupi semuanya.


"Jangan malu-malu, akuin aja kali! " Goda Aya mendesak.


"Haha, iya deh iya, aku syok loh, baru pertama kali aku liat kamu semarah ini tahu, jadi ngeri deh..! " Jelas Mikha mengakuinya. Mendengar pernyata'an Mikha membuat Aya tertawa terpingkal-pingkal.


"Ohh, kamu syok ya lihat aku kek gitu? " Tanya Aya.


"Iya Ay, aku takut tahu..! Jangan galak dong..! " Jelas Mikha kesal.


"Iya ma'af sayangku, jadi takut gara-gara aku deh..! Hehe" Jelas Aya meminta ma'af.


"Eh jangan minta ma'af lagi pula, yang salah aku kok, udah bikin kamu kesel kan? " Tanya Mikha. "Iya ayang, gapapa heheh..! " Jawab Aya.

__ADS_1


"Emm ayang, Btw enak banget pasakkan kamu deh, aku suka, apalagi sama sayur soupnya, wihh mantep pisan pokok'e say! " Puji Mikha pada masakan Aya yang super wuenak itu.


"Yang baru kali ini aku sesayang itu sama seseorang sumpah, sampai kebawa tidur pula. " Jelas Mikha.


"Masa iya sih? Emangnya kamu lagi suka sama siapa? " Tanya Aya polos.


"Sama kamu lah! Aneh banget ya, baru kali ini aku ngerasa kalau aku benar-benar merasakan cinta yang sesungguhnya. " Jelas Mikha mengakui semuanya.


"Jujur, aku juga baru pertama kali, merasa dicintai setulusnya sama seseorang, sebelumnya aku biasanya yang ngemis cinta, tapi kali ini aku merasa sangat dicintai, juga aku sangat mencintai mu..! " Pernyata'an Aya yang kayaknya ia lupa deh malah keceplosan soal hatinya, ini gara-gara Mikha kayaknya yang sudah mancing-mancing Aya, jadinya kan Aya keceplosan..!


"Apa Ay? Boleh diulang sekali lagi? " Tanya Mikha memastikan kalau dia sedang tidak salah dengar.


Aya yang menyadari bahwa dirinya sedang kelepasan bicara soal perasa'annya itu langsung mengalihkan pembicara'annya.


"Udah lewat aja..! Makan yang banyak Mikha biar kuat hehe" Jelas Aya.


"Eh kebiasa'an deh kamu, suka mengalihkan pembicara'an..! " Jelas Mikha.


"Ngga kok ngga ngalihin pembicara'an! " Kekeh Aya.


"Kalau ngga ngalihin pembicara'an kenapa ngga dijawab? " Tanya mikha.


"Iya deh, aku ulang nih, emm, jujur, aku juga baru pertama kali,sama kamu tuh rasanya kayak dicintai setulusnya sama seseorang yaitu , sebelumnya aku biasanya yang ngemis cinta, tapi kali ini aku merasa sangat dicintai, juga aku sangat mencintai mu..! " Jelas Aya terpaksa.


"Wahhh.. Serius ni? Jadi artinya kita sama-sama saling mencintai dong? Hehe.. " Jelas Mikha yang sangat senang mendengar pernyata'an Aya kali ini.


"Iya terus? " Tanya Aya.


"Kalau gitu, kamu mau ngga jadi pacarku? " Tanya Mikha polos dan hal itu membuat suasana jadi receh, Aya malah terbahak-bahak mendengar ucapakn Mikha kali ini.


"Kok malah ketawa? " Tanya Mikha bingung, "Apa ada yang salah sama perkata'anku barusan ya? kenapa Aya malah ketawa? " Gerutu Mikha dalam hari.


"Aya rasa, Mikha salah bicara deh..! " Jelas Aya masih terpingkal-pingkal.

__ADS_1


"Salahnya dimana? " Tanya Mikha yang benar-benar tidak tahu letak kesalahannya.


"Iya Mikha kenapa kamu tadi bilang, mau jadi pacarku? Kita kan udah nikah, jadi kayaknya ngga perlu deh status pacaran, selainnkita udah nikah kan kita juga dah halal, ngg usah pacaran kan haram..! " Jelas Aya membuat Mikha tersadar dan merasa malu karena ia sangatlah bodoh. Malah jadi salah bicara. Dasar Mikha ada-ada aja tingkahnya ini.


__ADS_2