Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
Bab.XXXV PERKARA LIPSTICK


__ADS_3

Masih tetap sama, Aya masih tidak bisa dibujuk oleh Mikha, ia terus mendiamkan Mikha hingga suaminya itu kehilangan banyak cara untuk membujuk sang istri.


"Sayang kamu marah ya sama aku?" Tanya Mikha memastikan istrinya itu.


"Ngga, ngga marah kok..! Aku cuma kecewa aja sama kamu, kenapa bisa-bisanya ada lipstick wanita lain di dalam mobilmu..?" Jelas Aya kecewa dengan suaminya itu.


"Sayang, aku juga ngga tahu ini lipstick punya siapa..!" Tiba-tiba Mikha tersadar jika mungkin itu lipstick punya sekertaris barunya yang kemarin ia ajak bareng dimobil ini. Tapi bagaimana cara Mikha menjelaskan pada istrinya? Pasti istrinya tidak akan mempercainya. Tapi mau bagaimanapun iaharus jujur pada istrinya, ketimbang nanti bakalan semakin panjang urusannya.


"Oh iya sayang aku baru ingat kalau itu lipstick kayaknya milik sekertaris aku Girly, soalnya kemarin pas pulang meeting ia nebeng sama aku, masa iya aku ngebiarin ia sendiri di tempat meeting, mana udah larut mam perempuan pulak, aku kan orangnya ngga tega'an kamu juga tahu bagaimana aku kan?" Klarifikasi dari Mikha.


"Oh milik sekertaris kamu...? Kenapa kamu ngga balikin aja?" Tanya Aya.


"Mau balikin gimana ayang, orang baru kemarin aku juga belum ketemu dia, baru aj sekarng kan mau ketemu di meeting nanti...!" Jawab Mikha.


"Kalau begitu aku mohon kamu nanti untuk ngembali'in lipstick ini ya ayang..!" Jelas Aya yang kian membaik.


Mendengarnya Mikha sedikit lega karena sang istri rupanya tidak lagi mendiamkannya.


"Siap ibu negara akan saya lakukan perintah ibu negara..!" Jelas Mikha mengiyakan perintah sang istri.


Sesampainya ditempat meeting, Mikha menelepon Girly dan menanyakan keberada'annya dimana? Serta berkas-berkas yang Mikha suruh Girly bawa apakah sudah oia bawa. Setelahnya, Mikha langsung bertanya pada istrinya apakah istrinya akan ikut pergi meeting atau menunggu dimobil.


"Yang kamu mau ikut aku ngga kedalam ?" Tanya Mikha.


"Aku tunggu aja disini sayang ya, males soalnya, takutnya nnati aku ganggu kamu didalam ayang..!' Jawab Aya.


"Baiklah kalau begitu ayang kamu hati-hati ya disini, jangan kemana-mana, bentttar lagi aku akan kem,bali, janji ngga akan lama-lama..!" Ucap Mikha pad istrinya.


"Iya sayang bawel banget sih, eh ini lipsticknya punya sekertari kamu itu, jangan lupa dikembali'in ya, takutnya nanti ia nyari'in, kan ksihan, salam juga buat sekertarismu ya ayang..!" Jelas Aya pada Mikha.


Sebelum Mikha beranjak pergi Mikha mengecup wajah istrinya dengna penuh kasih sayang yang lembut, setelahnya ia langsung pergi menemuinkliennya. Sementara Aya menunggu didalam mobil.

__ADS_1


Diperjalanan menuju ruang meeting Mikha memastikan bahwa Girly sudah membawa semua persiapan untuk meeting kali ini.


Beberapa menit berlalu hampir satu jam mereka meeting.


Akhirnya meeting pun telah sukses dan selesai. Para klien pun sudah pergi, Mikha dan Girly mengantarkan para klien dan setelah klien pergi, Mikha teringat pada pesan istrinya untuk mengembalikan lipstick.


"Eh Girly, ma'af sebelumnya ini lipstick milikmu bukan? " Tanya Mikha pada Girly.


"Iya Pak, itu lipstick saya, darimana bapak dapat lipstick ini?" Tanya Girly yang berpura-pura tidak tahu, padahal ia memang sengaja meninggalkan lipstick nya itu dimobil Mikha agar ia dapat perhatian dari Mikha.


"Iya kebetulan tadi saya lihat dimobil saya, lantas saya bingung sebenarnya milik siapa nih lipsticknya? Soalnya setahu saya saya tidak pernah membawa wanita dimobil saya, tapi saya ingat kalau kamu kemarin ikut dimobil saya, makanya saya tanyakan lipstick itu milik kamu..!" Jelas Mikha.


"Oh begitu pak?" Ucap Girly tersalting-salting karena mendengarkan penjelasan Mikha bahwa tidak membawa wanita lain ke dalam mobilnya selain Girly, padahal ia telah menikah kalau saja Girly tahu.


"Ya sudah saya duluan ya, saya ada perlu..!" Pamit Mikha pada Girly.


"Eh tunggu sebentar ya Pak..!" Jelas Girly.


"Ee.. Emm.. Ini pak.." Perkata'an Girly terpotong, karena tiba-tiba ada yang nelpon ke Mikha.


"Sebentar ya..!" Jelas Mikha mengangkat telepon. Mikha pun segera mengangkat telepon karena itu adalah telepon dari istrinya.


"Iya hallo gimana yang? Aku otw tunggu sebentar ya..!" Jelas Mikha.


Mikha segera krmbali dan menanyakan Girly tadi mau ngomong apa.


"Iya gimana tadi Girly?" Tanya Mikha kembali karena tadi ucapan Girly itu malah terpotong olehnya.


"Emm, Ngg jadi pak, sudah lewat saja!" Jelas Girly.


"Ya udah kalau begitu, saya pamit dulu ya, saya ada kepentingan..!" Jelas Mikha segera beranjak pergi.

__ADS_1


Tidak sengaja Girly melihat jika Pria incarannya itu ternyata membawa wanita lain didalam mobil. Hal itu membuatnya kesal dan ia langsung menghubungi sahabatnya itu.


"Hey, kamu tahu ngga? Bos yang aku incar itu bikin aku meelelh tahu, manis banget ya, tapi sayangnya kayaknya dia sudah punya deh, soalnya tadi aku lihat dimobilnya ada perempuan lain. " Jelas Girly.


"Trus gimana dong, malah udah keduluan sama orang lain?" Jawab Sahabat Girly.


"Ya pasti gue perjuangin lah, siapa tahu itu hanya saudaranya bukan pacarnya kan?" Tanya Girly.


"Iya juga sih, tanyain aja dulu napa, biar kamu tahu kebenarannya..! " Jelas Sahabatnya.


"Iya besok kalau ada waktu aku tanyain deh. Eh btw kamu lagi apa?" Tanya Girly.


"Iya nih lagi mau belanja ditemenin suami, hehe..!" Jelas Sahabat Girly yang sangat membuatnya merasa iri.


"Huh, cie yang sosweet nih, jadi ngiri deh wkwk..!" Jawab Girly insecure melihat sahabatnya dengan suaminya.


"Ih jarang-jarang tahu, ini juga baru pulang meeting, aku minta buat temenin belanja lagi pula ia juga udah janji kok!" Jelas sahabatnya itu.


"Oh iya, selamat bersenang-senang ya, pasti beruntung deh cowo itu dapat kamu, selain cantik hatimu juga baik..!" Puji Girly.


"Aku juga beruntung dapat cowo sebaik suami aku.. Aku sangat bersyukur banget..!" Jelas sahabatnya.


"Kamu tahu ngga? Kalau cowo yang aku incar itu kemarin nganterin aku pulang tahu, meskipun dingin tapi dia sangat hangat ya kan?" Jelas Girly mengakui kalau ia sangat baper.


"Wihh keren pinter banget ya memikatnya, baru aja diincar udah dianterin pulang wkwk..!" Goda sahabatnya.


"Iya dong siapa dulu Girly gituloh, kalau bukan Girly ya siapa lagi yang berani senekat itu yakan? Wkwk.." Ucap Girly yang membanggakan dirinya.


"Iya deh aku akui, kamu kan cantik juga wanita yang serba bisa jadi, cowo ngga akan tuh memalingkan pandangan sama kamu..!" Pengakuan sahabatnya kalau Girly emang wanita hebat juga nekat, apapun itu akan ia lakukan untuk mendapat apa yang diinginkan.


"Eh, aku pergi dulu ya mau kembali ke kantor, soalnya cape banget nih habis meeting tahu..!" Jelas Girly.

__ADS_1


"Oh iya hati-hati ya kamu..!" Jelas sahabatnya itu.


__ADS_2