Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
BAB. VI WEDDING ORGANIZERNYA TERNYATA??


__ADS_3

"Yukk..! " Ajak Mikha pada Aya.


Aya menganggukkan kepala dan berjalan mengikuti Mikha. Mereka meMasuki mobil dan melanjutkan perjalanan, mereka akan menemui Wedding Organizer yang akan mengurus semua acara pernikahan mereka. Mikha sudah mengatur janji dengan Wedding Organizernya pukul 13.30 tapi ini, Masih pukul 13.00. Mereka Masih harus menunggu sekitar 30 menit.


"Aya, kita terlalu cepat datang kesininya. " Ucap Mikha yang malas menunggu.


"Sabar Mikha, tunggu saja mungkin sebentar lagi mereka datang, oh iya, aku mau ke toilet dulu ya..! " Ucap Aya pada Mikha.


"Iya, jangan lama-lama, jangan membuatku menunggu juga terlalu lama..! " Tegas Mikha.


"Iya deh..! " Sambil tertawa kecil melihat kelakuan Mikha yang mulai kayak anak-anak.


Aya bergegas menuju toilet.


Ketika Aya hendak keluar dari toilet, tidak sengaja aya menabrak seseorang yang sedang berjalan didepannya, "Ma'af..! " Ucap Aya sambil mengulurkan tangannya..


"Aya..? " Ucap seseorang yang barusan ditabrak Aya..!


"Kamu? Ma'af.. Ma'af aku ngga sengaja, soalnya aku lagi buru-buru! " Ucap Aya memohon ma'af sambil merasa kaget, karena ia tidak menyangka akan bertemu Alfero disini. Aya pun segera memalingkan wajahnya dan berniat kembali ke Mikha. Namun laki-laki itu malah menarik tangan Aya.


"Tunggu..! " Ucap Alfero dengan erat memegang tangan Aya.


"Apa'an sih? Lepasin..! " Ucap Aya berusaha melepaskan genggaman Alfero. Tapi Alfero bersikeras menghalangi jalan Aya untuk pergi.


"Tunggu..!! Aya dengarkan penjelasanku..! " Ucap Alfero.


"Penjelasan apalagi? " Tanya Aya.


"Aku menyesal Aya, dulu pernah meninggalkan kamu demi wanita lain. Kini aku ingin memperbaiki semuanya. Berikan aku kesempatan ke-2 kalinya ya..! " Jelas Alfero.


"Sudahlah, yang lalu biarlah berlalu. Aku tidak mau mengungkit Masalah yang sudah lama. Lupakan saja, aku sudah memaafkanmu..! " Tegas Aya.


"Ngga, pokoknya aku mau kamu kembali lagi jadi milikku.!! " Sambung Alfero.


"Apa sih? Dengar ya Alfero, aku sekarang udah mau nikah, jadi jangan ganggu aku lagi..! " Tegas Aya, karena ia merasa kesal dengan sikap Alfero yang sudah memaksanya.


Mendengar itu, Alfero merasa kecewa.


"Tidak, pokoknya aku akan tetap melakukan apapun itu asalkan kamu kembali lagi ke pekukanku..! " Ancam Alfero.


"Apa'an sih kamu..! " Ucap Aya sambil melepas genggaman itu dan pergi lari menghampiri Mikha.


"Aku lama ngga? " Tanya Aya.


"Kenpa kamu? Kayak yang udah dikejar maling aja..! " Tanya Mikha.

__ADS_1


"Ngga, biasa,,, tadi ada orang aneh yang mengejarku. Tapi sudahlah lupakan saja!! Tapi aku nggak lama kan?"


"Oh baiklah. Lama banget..! " Jawab Mikha sedikit kesal.


"Masa iya? Perasaan kamu aja lama, orang aku sebentar juga..! " Jelas Aya.


"Iya deh sebentar. Btw lama juga ya WO nya..? " Tanya Mikha.


"Tunggu aja sebentar lagi, yang sabar aja..! " Bujuk Aya.


Tak lama kemudian WO pun datang menghampiri Mikha dan Aya. Ternyata WO nya adalah Alfero, Aya tercengang melihatnya.


Alfero adalah mantan Aya, yang meninggalkan Aya demi wanita lain.


Alfero mengasongkan tangannya untuk menjabat tangan Mikha. "Eh.. Ma'af Mas udah bikin lama menunggu..! "


Mikha dan Alfero pun berjabat tangan. "Iya gapapa Mas, santai aja..! " Jawab Mikha.


"Mbak..! " Alfero mengasongkan tangannya ke Aya, sambil tersenyum.


Aya dengan ragu menjabat tangan Alfero sambil terpaksa tersenyum.


"Santai aja mbak, kayak yang takut aja ini mbaknya.


" Dasar kalian ini ya, sok-sok'an sosweet, mana didepan aku lagi. Lihat aja nanti ya, tidak akan lama lagi, pernikahan kalian akan hancur..!! Hahaha.." Gerutu Alfero dalam hati.


"Jadi gimana Mas, Masnya mau tema apa untuk pernikahnnya? " Tanya Alfero pada Mikha.


"Emm.. Kita mau tema pernikahan yang sederhana aja, tapi berkesan elegant..! " Jawab Mikha.


"Oh baik, bagaimana kalau dengan tema ini? " Tanya Alfero sambil menunjukkan gambar yang ada dibukunya.


"Emm.. Boleh juga Mas.. Gimana sayang? kamu setuju tidak? " Tanya Mikha pada Aya sekali lagi dengan sebutan sayang. Mikha kamu jangan panggil sayang terus dong sama Aya, Aya nya baper tuh..


"Ee.. Eee.. Aku ngikut aja sama kamu Mas, yang menurut Mas bagus, aku ngikut aja..! " Jawab Aya.


"Yaudah Mas, aku pilih tema yang ini aja..! " Jelas Mikha.


"Baik, jadi mau ambil tema yang ini, untuk tanggal berapa kemarin ya? Lupa lagi sialnya..! " Tanya Alfero dengan senyuman liciknya.


"1 Minggu lagi Mas, tanggal 25 Mei Mas..! " Jelas Mikha.


"Baik Mas, semoga lancar sampai hari-H..! " Ucap Alfero sambil menatap Aya dengan tatapan liciknya itu.


Aya berusaha memalingkan pandangannya itu.

__ADS_1


"Ya sudah Mas, saya pamit dulu ya, soalnya saya masih ada kepentingan lainnya..! " Ucap Mikha sambil menjabat tangan Alfero, berniat untuk pamitan.


"Oh iya baik Mas..! " Jawab Alfero.


"Yaudah yuk, sayang..! " Ajak Mikha ke Aya sambil memegang tangan Aya. Aya pun berdiri dan mengikuti Mikha.


Disisi lain Alfero yang kesal melihat kemesraan Aya dan Mikha, membantingkan pulpenya ke meja dan menendang kursi, lalu beranjak pergi.


"Mikha, tunggu sebentar..! " Ucap Aya, melepaskan genggaman Mikha.


"Iya, gimana Ay? " Tanya Mikha.


"Mikha, sepertinya aku tidak begitu setuju dengan WO yang tadi, bolehkah kita ganti WO? " Tanya Aya pada Mikha.


"Ngga bisa Aya, ini waktunya sudah mepet, kita ngga bisa ganti-ganti WO..! " Jelas Mikha.


"Emm..! " Jawaban Aya.


"Emang kenapa sih kamu pengen ganti WO? Yang tadi itu kayaknya bagus dan profesional kok..! " Tanya Mikha.


"Ngga juga sih, cuman aku agak ngga suka aja sama WO nya. Nyebelin banget deh..! " Jawab Aya.


"Udahlah kita pakai Alfero aja sebagai WO nya, soalnya udah mepet banget acaranya, WO lain mingkin ngga akan menyanggupi nya, soalnya waktunya mepet banget..! " Jelas Mikha.


"Iya deh, aku nurut aja sama kamu..! " Dengan pasrah Aya menjawab.


"Udah tenang aja, pasti bakalan puas kamu juga kok nanti, aku jamin deh..! " Bujuk Mikha.


Aya hanya tersenyum dan mengacungkan jempolnya.


"Ayolah, jangan cemberut gitu dong..! " Bujuk Mikha.


"Iya deh, aku percayakan saja pada keputusanmu Bapak Mikha yang terhormat..! " Goda Aya sambil terkekeh.


"Anak pintar..! " Ucap Mikha sambil mengusap-usap rambut Aya.


"Ihh, apa'an sih Mikha, jadi kusut berantakan nih rambutku hemmm..! " Ucap Aya kesal karena rambutnya dirusak oleh Mikha.


"Ma'afin deh, habis kamu sih kek anak-anak,ke aku aja bisa ngomong kek anak-anak,eh kamu juga sama aja..!" Ucap Mikha.


"Hehe,, !! " Aya malah tersenyum malu.


"Eh malah senyum kamu..! Ehh, By The Way kamu gemoy ya kalau lagi marah suka imut gitu, jadi pengen nyubit deh aku.." Goda Mikha.


Aya malah makin salting guling-guling disebut gemoy sama Mikha... Hadeuh ini 2 insan yang lagi pendekatan, kayak udah berasa suami istri aja ya..!

__ADS_1


__ADS_2