
Hari terus berlalu, semakin hari Aya dan Mikha semakin hangat, tapi sayangnya kehangatan itu harus hancur karena kedatangan orang ke tiga.
Aya yang masih baik-baik saja hubungannya dengan Mikha tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan Xena yang perlahan merusak hubungan Aya dan Mikha.
...****************...
Ketika Mikha hendak pergi ke kantor, ia berpamitan dulu dengan Aya.
"Sayang, aku berangkat dulu ya! Kamu jaga diri baik-baik dirumah, kalau ada apa-apa telepon aja ya yang! Dijamin aman deh dirumah, ada pak satpam yang, kalau butuh bantuan bisa panggil aja pak Satpam oke! " Jelas Mikha.
"Iya ayang! Bawel banget sih, perasa'an udah dari malem deh bilang gitu, tenang aja yang, aku baik-baik aja kok dirumah..! " Jelas Aya.
Mikha pun lega meninggalkan Aya dirumah.
Sebelum Mikha berangkat, ia cipika cipiki dengan Aya dulu, untuk melepas keriunduannya selama ia bekerja nanti.
"Mikha..! " Ucap Aya memanggil Mikha yang hendak memasuki mobil. Mikha yang mendengar seruan sang istri langsung menoleh ke arah Aya dengan mata penuh cinta.
"Appa sayyang? " Tanya Mikha dengan lembut dan menghpiri istrinya.
"Pengen peluk! " Jelas Aya beelinang air mata melepas kepergian sang suami. Mikha langsung memeluk Aya dan mengecup jidatnya sambil membisikkan, "I love you sayang, jaga diri baik-baik ya! " Bisik Mikha lembut. "Love you too ayang! " Jawab Aya sambil memanyunkan bibirnya, berisyarat tak mau ditinggalkan oleh sang suami.
"Bentar aja kok Ayang, nanti kan pulang lagi! " Jelas Mikha .
"Iya..! " Aya merengek seperti anak kecil.
"Yaudah sayang, aku berangkat ya, udah siang! " Jelas Mikha yang hampir terlambat pergi bekerja.
Mikha pun langsung menaiki mobil dan tancap gas pergi berangkat meninggalkan sang istri, memang rasanya tidak mudah dan sangat berat, tapi mau bagaimana lagi, Mikha sudah terlalu lama meninggalkan pekerja'annyapekerja'annya, banyak PR yang harus dikerjakan.
Aya pun kembali masuk kedalam rumah,setelah kepergian sang suami.
"Humm, ngapain ya? Kalau ngga ada Mikha suka bingung mau ngapain, gabut deh! " Aya malah duduk di soffa sambil scroll-scroll Tiktok untuk mengisi kebosanan itu.
Jarum jam terus berlalu, semakin lama Aya merasa bosan dan sangatlah bosan, ia menelepon sahabatnya Aira, "Aira, apakabat? " Tanya Aya pada sahabatnya yang sudah lama tak bertemu.
"Aya??? Kabar baik alhamdulillah, kalau kamu? " Tanya Aira histeris karena sudah sangat lama merindukan sahabatnya itu.
"Alhamdulillah baik juga Ra, eh BTW kamu lagi apa? Aku gabut nih dirumah..! " Jelas Aya.
__ADS_1
"Nggak ngapa-ngapain Ay, taudah kita keluar yukk! Eh tapi kemana suami lo? " Tanya Aira.
"Kerja Ra, gue kesel banget ditinggalin dirumah, ngga ada temen..! Yaudah kita mau kemana nih? " Jelas Aya menggambarkan bosannya diam dirumah sendiri.
"Yuk ke tempat biasa, di caffe yang dulu kita sering kesana waktu SMA..! " Jelas Aira mengajak Aya Meetup.
"Ayoo! Tapi aku mau izin dulu ya sama suami! " Jelas Aya.
"Aduh cieh yang udah punya suami, apa-apa harus izin dulu! " Goda Aira sambil terkekeh.
"Aku tutup ya teleponnya, nanti aku telepon lagi! " Jelas Aya langsung menutup teleponnya, ia langsung nelpon suaminya untuk minta izin.
"Iya apa Ay? " Tanya Mikha mengangkat telepon dari Aya.
"Aku ganggu kamu ngga Mikha? " Tanya Aya.
"Ngga, ada apa emang? " Tanya Mikha kembali.
"Mikha, aku boleh pergi ngga keluar? " Tanya Aya pada sang suami.
"Mau kemana emang? " Tanya suaminya.
"Emm, iya boleh, tapi sama siapa kamu berangkat? " Tanya Mikha yang mulai khawatir.
"Sama pak supir aja ya! " Jawab Aya.
"Yaudah, sekalian ajakin aja pak Satpamnya yang satu lagi, biar ada yang jagain kamu..! " Jelas Mikha yang terlalu khawatir.
"Ngga usah Mikha, tenang aja bakal baik-baik aja kok! " Jelas Aya.
"Eh, tapi kan ke Caffe nya ngga ada cowoknya kan? " Tanya Mikha posesif.
"Ngga sayang, orang sama Aira aja berdua, ngga ada lagi yang lain, lagipula masa iya aku pergi sama cowo lain! " Jelas Aya menepak jidatnya.
"Hehe, iya bagus deh kalau gitu, kan siapa tahu aja ayang mau pergi sama cowok lain! " Jawab Mikha.
"Iya nggak lah sayang! " Jelas Aya.
"Yaudah kalau gitu hati-hati ya ayang! " Ucap Mikha.
__ADS_1
"Iya terimakasih ayangku, baik banget deh suamiku ini! mmmuuaachh!! " Tutup Aya sambil memberikan kecupan pada sang suami.
Aya langsung memberitahu sahabatnya untuk segera siap-siap karena ia sudah mendapatkan izin dari sang suami.
Aya langsung siap-siap mandi dan berdandan dulu, kali ini Aya memakai dress selutut berwarna biru muda dengan beebrapa pernak pernik dibagian dadanya, mempoles wajahnya dengan kerlap kerlip di matanya, menaburkan blush on berwarna merah merona yang menambah kecantikan sesungguhnya dari seorang Aya yang memang sudah cantik dari sananya, meskipun nggak make-up pun ia terlihat cantik. Dengan tubuh jenjang tinggi, dengan jari-jari yang lancip imut, kulit putih bersih, rambut panjang yang diurainya, serta berat badan yang ideal, sungguh menjadi wanita idaman para peria, apalagi Aya adalah wanita yang sabar pula.
Setelah beberapa menit Aya bersiap-siap, ada telepon dari Aira.
kring.. Kringg..
Aya langsung mengangkat ponsel nya,
"Iya gimana Ra? " Tanya Aya yang sedang membereskan dandanannya.
"Dimana? Aku udah disini nih,dah smapai! " Jelas Aira.
"Iya bentar Ra, ini mau OTW!! " Jelas Aya yang tengah turun dari rumah dan pergi ke mobil.
"Pakk..! Pakk...! " Panggil Aya.
"Iya gimana non? Jawab Pak Supir dari arah mobil, kebetulan ia sedang mencuci mobil.
" Pak tolong antarin saya ke Caffe dekat balai kota ya Pak! Sekarang! " Perintah Aya pada Sopirnya.
"Baik, nyonya, silahkan masuk (Sambil membuka pintu mobil untuk Aya) "
Aya pun berangkat diantar sopir pridainya, jalanan kota sangat macet, terik matahari menyorot ke arah Aya dan membuat keada'annya jadi Silau.
Ditambah suhu udara yang sangatlah panas ini membuat Aya ke gerahan dan menyuruh pak Sopir untuk menaikkan suhu Ac nya.
"Iya nyonya! " Jawab Sopirnya.
"Masih lama lagi ya Pak untuk perjalanannya, udah gerah banget! " Ucap Aya ngedumel.
"Lumayan bu, iya jalanan ini memang sudah biasa untuk masalah macet yang luar biasa, gerak aja susah! " Jelas Pak sopir.
Setelah sekian lama diperjalanan yang membosankan itu, Aya tiba ditempat tujuan, Aira yang sudah lelah menunggu Aya didepan Ceffe, langsung menghampiri Aya dan memeluknya,
"Aya, aku udah kangen banget sama kamu, kita udah lama ngga ketemu ya! Rasanya ngimpi banget ketemu kamu! " Jelas Aira yang sangat merindukan Bestinya itu.
__ADS_1