Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
Bab.XXXIII Kemana?


__ADS_3

Hari sudah larut malam. Tapi suaminya tak kunjung datang, entah kemana sebenernya suaminya itu.


Padahal tadinya Mikha sudah berjanaji akan pulang dan berencana akan makan malam bersama.


Ada apa sebenarnya dengan Mikha kali ini? Kenapa ia beringkar janji pada sang istri.


Aya yang merasa khawatir dengan suami yang tak kunjung pulang, ia langsung menelepon suaminya.


...****************...


Disisi lain Mikha yang sedang ada meeting dengan klien, lupa tidak memberikan kabar pada sang istri. Padhal dirumah istrinya tengah menunggunya.


Setelah selesai meeting Mikha langsung teringat akan janjinya pada Aya, ia langsung mengambil ponselnya dan tiba-tiba ponselnya malah mati karena lowbat. Mikha langsung bergegas pulang dan berpamitan dengan Girly.


"Girly, kerja yang bagus, rupanya kamu sangat berpengalaman dalam bidang ini, aku sangat bangga denganmu..!" Jelas Mikha mmemuji sekertaris barunya itu.


Girly yang merasa melangit karena sudah dipuji oleh bosnya sekaligus oleh pria ganteng yang sangat ia dambakan dan incar sa'at ini. Girly sangat salting dengan pujian bosnya itu.


"Ah biasa saja saya juga ngga jago-jago amat soal seperti ini cuman ada lah sedikit pengalaman dari pekerja'an saya sebelumnya..!" Tegas Girly merendah.


"Ya tapi bagus, saya sangat suka dengan karyawan yang pintar menghandle dan sat set bergerak sigap. Pertahankan ya, kerja yang sangat bagus..!" Jelas Mikha yang terus memuji sekertarisnya itu.


"Baik pak, saya usahakan agar tidak mengecewakan bapak..!" Jelas Girly yang semakin salting.


"Baiklah kalau begitu, saya mau pulang dulu ya, saya tidak bisa lama-lama disini, saya ada kepentingan lain..! Jelas Mikha yang sedang berkemas..


Karena Girly sudah mulai menggatal, ia tidak akan melepaskan lai-laki yang ia incar begitu saja, ia akan memperjuangkan apa yang ia inginkan, apapun itu resikonya.


"Emmmm, pak saya boleh nebeng nggak? Tadinya sih mau naik ojek online tapi, ponselnya malah lowbat...!" Jelas Girly memohon pada MIkha.

__ADS_1


Menanggapinya Mikha merasa bimbang, disisi lain Aya sudah menunggunya dirumah dan disisi lain ia tidak tega melihat seorang perempuan sendirian disini dan tak bisa pulang. Setelah banyak pertimbangan Mikha akhirnya berniat akan mengantar Girly pulang dan langsung pulang.


"Baiklah Girly, kamu boleh pulang bareng saya. Ayo sekarang kita pulang soalnya saya buru-buru sekali, tapi ngga papakan kalau saya mau mampir dulu ke supermarket sebentar soalnya ada yang mau saya beli dulu..!" Ucap Mikha pada Girly.


Tanggapan Girly kali ini hanya menganggukkan kepalnya sambil tersenyum. "Apapun itu kalalu bareng sama pak bos ganteng aku mau, meskipun ke ujung dunia pun akan saya tempuh asal baeng kamu pak ganteng...!" Ucap Girly dalam hatinya.


Merekapun segera bergegas ke Supermarket terdekat dan membeli sesuatu. Sesampainya di Supermarket Mikha langsung masuk dan membeli bahan baku untuk memasak makanan kesuka'an istrinya. Setelah selesai ia langsung bergegas mengantarkan Girly pulang.


Diperjalanan Mikha membawa mobil dengan kecepatan tinggi, hal ini membuat GIrly sangat ketakutan. "pak, mohon ma'af sebelumnya boleh ngga kalu bawa mobilnya sedikit dikurangi kecepatannya karena saya sangat takut pak...!" Pinta Girly ketakutan.


Mikha yang merasa bersalah karena ulahnya itu wanita yang dibawanyaa itu sangat pias ketakutan, ia langsung memelankan laju mobilnya. "Ma'af karena ulahku kamu jadi ketakutan..!" Mikha memohon ma'af pada Girly.


"Iya gapapa Pak..!" Jawab Girly yang sebenarnya masih syok dengan keadaan saat itu.


"sudah sampai, disini bukan ruamh kamu?" Tanya Mikha.


"Iya Pak betul disini rumah saya, terimaksih banyak ya Pak sudah memberikan tumpangannya..!" Ucap Girly pada Bosnya yang sudah baik hati. Girly pun segera turun dari mobil.


Setelah Mikha pergi, Girly menggerutu, "Awas aja ya, nanti kamu juga bakalan luluh sama aku, karena ngga akan aku biarkan kamu berpaling dariku...!" Girly yang terus menggerutui Bosnya itu.


...****************...


Dirumah Aya menunggu sang suami yang tak kunjung pulang, sudah beberap kali ia mencoba menghubungi suaminya tapi masih saja tidak bisa, suaminya masih tidak aktif, entah apa yang terjadi dan kemana suaminya sebenarnya.


Kikk..Kikk.. Suara klakson mobil dari depan rumahnya, yang tak lain adlah suaminya sendiri, Aya langsung membuka pintu dan menunggu sang suami.


Dengan wajah sedikit kecewa Aya menyambut suaminya, melihat hal itu Mikha langsung mengusap rambut isrinya dan meminta ma'af. "Sayang ma'af ya kalau lama menunggu, tadi lupa mau memberitahu kalau ada meeting mendadak..!" Jelas Mikha pada istrinya itu.


"Iya gapapa kok, aku juga ngerti'in kamu kok, santai aja..!" Jawab Aya menutupi rasa kekecewa'annya.

__ADS_1


"Yaudah kita makan aja yuk, aku bakalan masakin kamu makanan kesuka'anmu..!" Tawar Mikha membujuk istrinya agar tidak marah lagi.


Aya dan Mikha masuk ke rumah dan mempersiapkan makan malam ala mereka berdua. Sederhana tapi sweet pastinya. Mikha memasak makanan kesuka'an Aya sebagai tebusan karena ia telah mengecewakan hati istrinya.


"Sayang, ini makanannya sudah siap, mau aku suapin?" Tanya Mikha memanjakan Aya.


"Arrgghhh... Sayang, jangan lebay deh aku kan bisa makan sendiri malu tahu kalau ada yang lihat..!" Tegas Aya yang masih malu-malu.


"Sudah jangan malu-malu sayang, kita kan pasangan yang udah halal, mau gimanapun kita bebas dong..!" Mikha memperjelas keada'an mereka.


Aya merasa di skak matt dengan suaminya itu, kalau sudah seperti itu, pastinya Aya ngga bisa berkutik lagi. Aya hanya tersenyum dan membisu, tak ada kata yng dapat ia utarakan lagi, tidak ada alasan untuk membantah lagi.


Selesai makan Aya dan Mikha langsung kembali ke kamar dan bersiap-siap untuk beristirahat.


"Yang kamu mau tidur sekarang..?" Tanya Mikha pada Aya.


"Kayaknya ngga deh, soalnya ngga bisa tidur tahu..!" Jawab Aya.


"Kok sama sih yang..? Aku curiga deh kalau sebenarnya kita itu jodoh..!" Ucap Mikha.


"Apa jodoh? Tapi bisa jadi juga sih kita kan udah nikha juga, ya mudah-mudahan sih Tuhan memberikan kita kebahagia'an dan menjadikan kita sebagai jodoh dunia akhirat..!" Sambung Aya.


"Yang mau tanya nih, boleh ngga?" Tanya MIkha.


"Boleh yang, tanyain aja mau nanya apa?" Jawab Aya.


"Yang semisalnya nih ya, kalau kamu dengar sesuatu yang menyakitkan melibatkan aku, tapi itu terdengar dari para netizen, apa yang akan kamu lakukan..? Kamu akan mempercayaiku atu lebih memilih mendengarkan orang lain..?" Tanya MIkha.


"Aku tidak akan percaya dengan ucapan orang lain mengenai kamu, kecuali itu bersumber dari mulut kamu sendiri..!" Jelas Aya menjawab.

__ADS_1


"Uhhh... Makin cinta deh sam bidadari surga yang satu ini..!" Puji Mikha atas jawaban yang Aya berikan. Ia merasa bangga memiliki Aya yang berhati lembut dan beraura sejuk. Memang rasanya nyamn ketika selalu berada didekaat Aya, padahal dulu Aya bukamlah siap-siap, ia hanyalah orang asing yang terpaksa dinikahkan dengannya. Tapi benar, lambat laun Aya mampu meluluhkan hati Mikha yang sangat keras. Tapi percayalah tidak semua kebahgia'an bersifat kekal, segala sesuatu yang diberikan untuk kita sifatnya tak akn kekal..!


__ADS_2