
Pagi yang cerah, Mikha pagi ini sudah berada dikantor sejak dini hari, karena ia takut kesiangan karena sekarang ia akan bertemu dengan investor yang akan bekerjasama dengan perusahaannya.
...****************...
Pertemuan petama dengan investor terkenal itu alhamdulillah sukses, investor mau bekerjasama dengan perusahaan Mikha, ini semua berkat kerjasama team seluruh karyawannya untuk meng presentasikan seglnya dengan sukes.
Ucapan terimakasihnya itu, ia mentraktir makan siang untuk seluruh karyawan. "Kawan-kawan terimaakasih banyak untuk segala kerjasamanya. Makan siang kali ini saya akan mentraktir teman-teman semua, kalian bebas mau pesan apapun dilist saja nanti saya bayar." Jelas Mikha pada karyawannya.
Semua karyawannya sangat senang dan bahagia sebab Mikha sudah memberikan mereka traktiran makan siang.
"Pak Mikha saya sebagai wakil karyawan berterimakasih banyak atas kebaikan bapak, semoga kebaikan selalu ,menyertaimu Pak..!" Ucap salah satu karyawan dikantor.
"Iya sama-sama, terimakasih ya karena sudah memberikan yang terbaik untuk kantor..!" Jawab Mikha.
Para karyawan pun makan bersama dan bersenang-senang ria. Sedangkan Girly yang menggatal, ia terus mepet mendekati Mikha.
"Bapak nanti pulang kerja boleh nggak kalau saya ikut nebeng..?" Tanya sang pelakor.
Mikha sebenarnya kesal karena ia merasa jika Girly terus mendekatinya. "Memangnya kemana kendaraanmu..?" Tanya M ikha pada Girly.
Sedangkan Girly sangat kebingungan karena Mikha mendesak pertanyaannya. "Emmm, gimana ya, gini loh Pak sebenarnya motor aku lagi di bengkel dan harus dibenarkan karena kebetulan kemarin itu aku kecelakan dan motornya harus dibawa ke bengkel dan dibenarkan." Jelas Girly banyak alasan.
"Mikha kali ini kebingungan akan menolak Girly untuk memberikan tumpangannya. Tapi disisi lain Mikha takut jika Aya tahu akan hal ini dan ia takut mengecewakan istrinya itu.
"Emm, bagaiman aya, sebelumnya saya minta ma'af, kalau saya mengajaknya pulang bareng, takutnya akan ad yang marah dengan ku nantinya..!" Jelas Mikha terus terang.
Tapi Girly tak ingin kalah saing dengan hati yang Mikha jaga. Ia berpura-pura merendahkan hatinya agar mendapat respect dari Mikha. "Baiklah pak kalau begitu saya akan pulang naik ojeg online saja..!" Jelas Girly mencari perhatian. Ia terus memikirkan berbagai cara untuk membuat Mikha mau mengajaknya pulang, hingga timbbulah cara liciknya.
...****************...
Setelah beberapa waktu akhirnya jam pulang tiba, ia (Girly) akan menjalankan rencana liciknya itu, ia ingin membuat Mikha iba dengan nya.
__ADS_1
"sore Pak..!" Sapa Girly pada Mikha.
"Iya sore kembali Girly..!" Jawab Mikha tegas dengan sedikit senyuman terlukis di bibirnya yang berwana merah jambu cerah itu, hingga membuat Girly menjadi salting-salting ria.
Girly langsung memulai aksinya.
"Brruuugghhh..!" Girly tiba-tiba pingsan. Mikha yang hendak pulang pun merasa kaget dengan Girly yang tiba-tiba pingsan, ia langsung membawa Girly ke mobilnya dan membawanya ke klinik terdekat.
Sesampainya diklinik, Girly diperiksa dokter, Mikha menunggu diluar, sambil mengabari sang istri.
Mikha video call pada Aya.
"Dimana itu sayang? " Tanya Aya.
"Lagi dklinik yang..!" Jelas Mikha.
"Mau ngapain? Kamu sakit?" Tanya Aya dengan cemas.
"Ohh.. Iya gapapa, udah anterin sekalian ia pulang kasihan kan kalau harus pulang sendirian apalagi ia lagi sakit..!" Ucap Aya yang sangat baik hati.
"Tapi, kamu nggak akan marah sayang?" Tanya Mikha memastikan.
"Ya nggak lah ayang, masa iya marah..!" Jelas Aya.
"Yaudah kalau gitu aku pergi dulu solat ya ayang! Kamu baik-baik dirumah jangan lupa solat juga makan ya..!" Jelas Mikha.
Mikha pun melanjutkan beribadah karena kebetulan hari itu mepet banget sama waktu Maghrib. Setelahnya beribadah ia langsung kembali lagi dan mengecek keadaan Girly.
...****************...
Girly tiba-tiba bangun dan langsung membungkam mulut ibu dokter, "Ssuutt diam ya bu, jangan bilang-bilang kalau saya sebenarnya baik-baik saja..! " Jelas Girly memohon pada Ibu dokter, dengan cemas ia mengucapkannya, karena ia takut jika Mikha akan mendengarkan perbincangan antara ia dengan ibu Dokter. Tai ibu Dokter tak mau menerima alasan Girly itu, ia tidak ingin berlaku bohong.
__ADS_1
"Maaf sebelumnya saya tidak bisa melakukan hal itu, krena saya tidak bisa berbohong..!" Jelas ibu dengan tegas. Segala sesuatu ia sangkut pautkan dengan uang, Girly langsung membungkam mulut bu Dokter dengan segenggam uang, "Ini ada sedikit uang untuk uag tutup mulut atas apa yang sebenarnya terjadi, lumayan buat beli skincare..!" Tawar Girly.
Karena ibu Dokter yang sedang membutuhkan uang untuk pengobatan ibunya yang lagi sakit tanpa fikir panjang ia menuruti semua kemauan Girly saat itu.
"Gampang nggak neko-neko kamu hanya cukup memberitahu kalau sebenarnya aku butth banyak istiiahat dan jangan berfikir terlalu keras karena akan memengaruhi kesehatanku nantinya..! Mudahkan..?" Jelas Girly. Dengan begitu ibu Dokter langsung memberitahukan pada Mikha sesuai dengan apa yang Girl perintahkan.
Ibu Dokter keluar ruangan dan langsung memberitahu Mikha. "Bapak dengan saudranya pasien atas nama Girly bukan..?" Tanya ibu Dokter.
Dengan cepat Mikha menjawab , "Iya bu, saya keluarganya, gimnaa ya b..?" Tanya Mikha.
"Jadi gini Pak, pasien baik-baik saja hanya ia kecapean dan kurang banyak istirahat, untuk kedepannya tolong dijaga agar ia tidak kelelahan ataupun terlalu berat berfikir ya, saya nitip, soalnya kalau tidak kondisinya akan dropp lagi..!" Jelas ibu Dokter berbohomg.
"Baik dok, kalau sekarang bagaimana dengan Girly..? Apa ia sudah mendingan..?" Tanya Mikha.
"Pasien untuk saat ini sudah bisa di bawa pulang, dengan perawatan mandiri..!" Jelas dokter menjalankan perintah.
Rupanya rencana Girly kali ini berhasil, Setelah Dokter itu berdrama, Mikha langsung memmayar semua administrasi dan menjemput Girly untuk diantarnya pulang.
"Girly..? Apa kamu sudah mendingan..?" Tanya Mikha pad Girly.
"Iya pak, sudah agak mendingan saat ini..!" Jelas Girly.
"Yaudah yao kita pulng..!" Ajak Mikha pada Girly.
Mikha langsung membawa Girly masuk ke mobil dan langsung ,menagntarnya pulang.
Sesampainya didepan rumah Girly, Mikha membukakan pintu mobil untuk Girly dan membantunya keluar dari mobil, bahkan ia membeyengnyasampai masuk kedalam kamar.
"Terimakasih pak sudah membantu saya, malah ngrepotin Bapak..!" Jelas Girly yang merasa merepotkan Mikha.
"Nggak lah, masa iya mgerepotin, kan kita sesama manusia harus saling membantu, masasih ada cewe pingsan saya biarrin gitu aja, pasti saya bantuin dan secepatnya saya bawa keklinik agar segera lekas sembuh." Jelas Mikha.
__ADS_1
"Saya jadi merasa berhutang budi dengan bapak kalau gini mah adduuhh...!" Jelas Girly yang selalu merepotkkn.