Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!

Sabarku Yang Terus Kau Sia-Siakan!
BAB. XVIII AYA SUDAH DITEMUKAN


__ADS_3

"Jangan macam-macam ya kamu, cepat sebutkan sekarang dimana Aya berada? " Tegas Mikha.


"Kamu tidak perlu tahu, sebab Aya adalah milikki mulai detik ini dan seterusnya.! " Jelas penjahat itu.


Mikha belum mengetahui siapa sebenarnya penjahat itu.


Tiba-tiba ada suara dari arah belakang pintu.


Brakkk....


"Angkat tanganmu..!!! " Jelas petugas kepolisian yang sengaja menyamar jadi petani disekitaran rumah itu. Hanya saja mereka (para penjahat) tak menyadarinya, mereka fikir itu adalah petani biasa yang memang benar asli penduduk disana.


Al yang ketakutan jika ada bahaya yang membuatnya terancam langsung lompat melarikan diri dari atas jendela. Para polisi itu langsung mengejar Al yang lari dengan kilat. Al kabur ke tengah hutanhutan dan bersembunyi didalam goa.


Team polisi itu tidak bisa menemukan Al yang bersembunyi. Para team memutuskan untuk kembali lagi ke TKP.


"Huh, untung aja mereka ngga ketemu sama gue, untung gue ngga ketangkap. Tapi sebenarnya siapa yang memberi tahu Polisi itu, hingga mereka bisa tahu kemana Aya disembunyikan..! " Al berfikir keras siapa sebenarnya yang memberitahukan polisi itu.


"Issshhh.. Sudahlah bodo amat, yang penting gue selamat aja ya, itu mh soal nanti aja perkara siapa yang memberitahu polisipolisi, nanti gue fikirkan lagi. " Ucap Al sambil membersihkan goa yang emnjadi tempat persembunyiannya, didalam goa terdapat banyak sampah yang berserakan, ya meskipun bukan sampah plastik, tapi tetap itu membuat kesal, karena banyak sarang nyamuk disini.


*****


Team polisi segera membawa Aya ke Rumah Sakit terdekat, karena Aya memang harus segera diberikan pertolongan. Team polisi juga memberi tahu kabar baik ini pada Mikha.


"Hallo selamat siang, dengan saudara Mikha? "


"Iya Pak, saya sendiri bagaimana ya? " Tanya Mikha penasaran.


"Baik, saudara Mikha, saudari Aya sudah ditemukan dan sekarang sedang dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan. Saudara bisa langsung ke Rumah Sakit saja, nanti saya sharelock ya! " Jelas Pak Polisi.


"Oh iya siap Pak..! " Jawab Mikha.


Kali ini Mikha bingung ia harus merasa apa? bahagia atau sedih.


Disisi lain Mikha bahagia karena Aya sudah ditemukan, disisi lainnya Mikha sedih karena Aya dilarikan ke rumah sakit.


Setelah beberapa menit kemudian Polisi itu meng-sharelock dimana Aya dirawat.

__ADS_1


"Kling.. " Notif Whatsapp Mikha. Ia langsung membuka Whatsapp dan langsung pergi ke Rumah Sakit untuk menemui Aya. Di perjalanan Mikha berinisiatif untuk membelikan Aya bucket bunga. Mikha berharap dengan membelikan bucket bunga agar Aya nanti kalau sudah sadar bisa sedikit fresh dan rileks.


Sampai ditoko Bunga..


Mikha memilih bunga mawar merah yang terlihat segar dan bunga Mawar putih yang terlihat elegant, Mikha request bunganya itu dibucketkan.


"Mbak tolong dibucketkan ya bunganya, jangan lupa yang cantik ya Mbak, soalnya ini untuk orang yang special. " Ucap Mikha pada Mbak-mbak karyawan.


"Oke siap Mas..! " Karyawan itu langsung membuatkan bucket yang Mikha minta.


Mikha sangat tidak sabaran sudah beberapa kali ia menanyakan bunga yang ia pesan itu sudah jadi atau belum.


"Mbak, bunganya udah selesai? " Tanya Mikha yang kesekian kali.


"Belum Mas, sebentar lagi..! " Jelas karyawan.


"Tolong dipercepat ya Mbak soalnya saya takut terlambat..! " Tegas Mikha.


"Iya Mas..! " Jawab Karyawan.


Beberapa menit kemudian..


"Ini sudah hampir selesai Mas bentar..! " Jelas Karyawan sambil menyelesaikan bucketnya dan memberikannya kepada Mikha.


"Ini Mas sudah jadi..! " Jelas karyawan yang penuh dengan kesabaran menghadapi customer seperti Mikha, yang bawel dan rewel.


"Wihhh, kerenn, cantik banget Mbak, pasti yang aku kasih bucket ini akan senang melihatnya, indah dan cantik.. Oh iya Mbak berapa? " Tanya Mikha menanyakan price untuk bunga dan jasa membuat bucketnya.


"Totalnya.. Rp. 350.000,00 Mas..! " Jelas Karyawan.


"Baik Mbak..! " Jawab mikha dan langsung memberikan uang pada Mbak karyawan.


"Terimakasih ya Mas, semoga ngga kapok dan ditunggu kedatangannya lagi..! " Jelas karyawan itu.


"Iya Mbak pasti saya nanti kalau butuh lagi bunga atau bucket saya pasti kesini lagi..!Sekali lagi terimakasih banyak ya Mbak.."Jelas Mikha


" Ehh.. Iya Mbak satu lagi..! " Ucap Mikha sambil merogok sakunya.

__ADS_1


"Apa Mas? " Tanya karyawan.


Mikha memberikan tips untuk Mbaknya karena ia sudah sabar dan melayani Mikha dengan baik.


"Ini buat Mbak, karena Mbaknya sudah baik melayani customer seperti saya yang bawel dan rewel..! " Mikha pun langsung pergi kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanannya menuju Rumah Sakit.


Sesampainya di Rumah Sakit, Mikha langsung menuju kamar tempat Aya dirawat.


Mikha membukakan pintu dan terharu melihat Aya, ia tersenyum dan meneteskan airmata.


Mikha langsung mendekat dan menyimpan bucketnya dimeja. Mikha langsung memeluk Aya dan menangis, "Aya, ma'af aku belum bisa jagain kamu dengan benar, ma'af aku belum bisa jadi suami sesungguhnya untukmu, ma'af ya Aya..! " Sambil meneteskan air mata berkali-kali. Aur mata Mikha membasahi baju Aya. Mikha mendapat respon dari Aya, tangannya bergerak ke arah Mikha. "Mikhaa.." Rintih Aya lemas, karena ia belum sembuh dan masih lemas, hal ini membuat Mikha kaget, ia langsung melihat ke arah Aya dan emelpaskan pelukannya itu, "Aya..! " Tersenyum dan mengusap air matanya itu. Mikha langsung memanggil dokter karena Aya sudah siuman.


"Dokk.. Dok, Istri saya sudah siuman..! " Jelas Mikha pada Dokter jaga waktu itu.


"Baiklah, mari saya cek dulu pasiennya..! " Jelas Dokter dan langsung menghampiri Aya, Dokter memeriksa keada'an Aya. Setelah Dokter selesai memeriksa Aya.


"Gimana Dok? " Tanya Mikha gesit.


"Pasien baik-baik saja, cuman ada sedikit trauma nantinya, jasi jangan terlalu banyak diajak komunikasi ya, takutnya pasien akan tertekan dan Trauma berat. " Jelas Dokter.


Mikha menyetujui dan mengikuti saran Dokter.


Mikha merasa beku dengan keada'an karena Aya malah memandangi Mikha kosong, hal itu membuat Mikha salting dan membeku.


"Please deh Aya jangan liatin aku gitu dehh..! " Jelas Mikha.


Aya yang mendengarkan penjelasan Mikha ini langsung mengalihkan pandangannya dan tertawa kecil, melihat kelqkuan suaminya yang salting ini..


"Eh malah ketawa..! " Ucap Mikha sambil menepuk dahinya.


"Ma'af..! " Ucap Aya.


"Ma'af untuk apa? Ada juga aku yang minta ma'af sama kamu Ay, ma'af ya sudah membuat mu jadi seperti ini, ma'af aku belum bisa jadi suami siaga yang kamu butuhkan disa'at kamu membutuhkan sosok suami! " Jelas Mikha.


"Tidak, kamu sudah cukup untukku, kamu sudah jadi suami terbaik untuk ku! " Jelas Aya.


"Eh iya, ini Mikha bawakan bunga untuk Aya, Aya suka tidak? " Sederhana tapi kesannya bikin meleleh.

__ADS_1


"Mikhaa..!! " Ucap Aya tersenyum salting dan mengambil bunga.


__ADS_2