
Adinda akhirnya sampai di sekolah karena Adinda berangkat bersama dengan ayahnya. Adinda pun pamit dan mencium tangan ayahnya, lalu berjalan ke gerbang sekolah. Sesampainya digerbang, Adinda pun masuk dan Adinda menghampiri kedua temannya yang berada dilapangan.
"Assalamu'alaikum". ujar Adinda.
"Waalaikumussalam Adinda". ujar mereka.
"Sekarang pulang lebih awal ya?". tanya Adinda.
"Iyaa karena lelaki kan Jum'atan din" . ujar Elsa.
"Yaudah ayokk kita ke kelas masing masing". ujar Andhini.
"Ayokkk!!!". ujar Adinda dan Elsa.
Akhirnya merekapun masuk ke kelas mereka masing - masing, sesampainya di depan pintu kelas Adinda kaget bukan main karena ada Zayn muncul dari pintu.
"Assalamualaikum Adindakuu". ujar Zayn.
"Waalaikumussalam". ujar Adinda cuek.
"Cuek amat sihh,, kenapa Adindakuu? ". tanya Zayn.
"Ngga, minggir sana aku mau masukkk". ujar Adinda sambil masuk ke dalam kelasnya.
Adinda pun belajar dengan tenang, karena Zayn pengganggunya itu telah kembali ke kelasnya dan untungnya hari ini Adinda membawa bekal dari rumah jadi Adinda tidak perlu bertemu dengan Zayn itu.
Beberapa jam pun akhirnya waktu istirahat telah tiba dan Adinda mengeluarkan bekal yang ia bawa dari tasnya, karena Adinda lapar sangatt dan ia pun mulai menyendokan nasi tersebut untuk masuk kedalam mulutnya. Namun sayangnya belum sempat Adinda memakan sesendok nasi, Zayn si pengganggu nya itu datang ke kelasnya lalu duduk disamping Adinda.
__ADS_1
"Ngapain?". tanya Adinda. "Ihh gitu amat sih" ujarnya.
"Aku lapar mau makan, jangan ganggu bisa ngga!". ujar Adinda. "Aku ingin melihat kamu makan" ujar Zayn.
"PERGII ZAYN!!!". ujar Adinda emosi.
Melihat Zayn belum berdiri dari duduknya, Adinda pun akhirnya berdiri karena kesal kepada Zayn.
"AKU BILANG PERGII DARI SINIII, JANGAN GANGGU AKU LAGI NGERTI NGGA SIHH!!". ujar Adinda marah dan kesal.
Zayn pun pergi karena waktu istirahat telah berakhir dan sekarang memasuki pelajaran terakhir.
Beberapa jam kemudian pelajaran telah usai dikarenakan hari Jum'at pulang lebih awal, Adinda merapihkan bukunya dan memasukkan nya lalu bergegas pulang dengan terburu - buru sambil berlari.
Aduh lapar banget, untung udah jauh dari sekolah jadi bisa tenang dehh. Batin Adinda.
Perut Adinda berbunyi menandakan dia lapar karena Zayn mengganggunya jadi Adinda tidak memakan bekalnya dan lelah dengan sikap Zayn yang selalu tidak bisa sehari saja tidak menganggu Adinda.
Adinda pun melanjutkan perjalanannya, namun ditengah perjalanan dia melihat Fikri mungkin karena rasa malunya itu Adinda pun berlari sebelum Fikri menghampiri nya, akan tetapi Fikri mengejar Adinda dan memanggilnya.
"Adindaaa tunggu!". ujar Fikri dan Adinda pun menoleh ke arah sumber suaranya.
"Ahh ehh ada apa fik?". tanya Adinda berusaha tenang.
"Kenapa kamu lari tadi setelah melihat aku din?". tanya Fikri. "Ahh itu yaa maaf tadi aku buru buru fik". ujarnya.
"Emangnya mau apa din? sampe lari segala? ". tanya Fikri.
__ADS_1
"Aku lapar dan lelah fik, bekal yang aku bawa tidak jadi aku makan karena di ganggu terus oleh Zayn fik" ujar Adinda.
"Ahh ternyata begitu yaa, yaudah kamu cepat makan dan istirahat yaa din, aku mau jum'atan dulu". ujar Fikri.
"Yasudah kalo gitu aku masuk rumah ya fik, assalamualaikum". ujar Adinda tersenyum.
"Waalaikumussalam Adinda". ujar Fikri membalas tersenyum.
Setelah Adinda masuk rumah, Adinda langsung pergi menghampiri ibunya untuk mencium tangannya dan masuk ke kamarnya.
Aduhh, apaan sihh pake ketemu segala, aku kan maluu jadinyaa Argghh. Batin Adinda.
Adinda pun keluar kamar karena lapar dan memakan bekal yang tadi, ibunya melihat anaknya memakan nasi bekal tadi pagi pun menghampiri nya.
"Adinda, kamu tidak makan tadi?". tanya ibunya.
"Iyaa bu, karena diganggu teman yang rese". ujar Adinda kesal. "Yasudah cepat makannya habiskan terus istirahat ya". ujar ibunya dan dianggukan oleh Adinda.
Beberapa menitpun Adinda selesai makan nya dan ia pun ke ruang tamu untuk nonton tv kesukaannya itu yang judulnya 'Ganteng Ganteng Serigala'. Adinda menonton tv sambil tiduran dan tak terasa iapun tidur dengan nyenyak.
Adinda pun terbangun dari tidurnya, karena merasa gerah. Adinda pun melihat jam menunjukkan pukul 17.00 WIB, ia pun meregangkan tangannya lalu beranjak ke kamar mandi dan bersiap siap untuk mengaji.
Kelanjutannya? yoo kita saksikan.
Jangan lupa Like and Comment yaa :)
Votee juga :)
__ADS_1