Sahabat Sebangku

Sahabat Sebangku
Godaan Icha dan Nyebelinnya Adinda


__ADS_3

 


Merekapun berjalan jalan karena sudah lama mereka tidak main berdua, mereka akan pergi ke supermarket yang ada disebrang jalan karena jarak rumah mereka cukup jauh dengan supermarket , mereka berbincang bincang selama perjalanan nya.


 


"Bagaimana perasaan kamu kepadaa Fikri din?". tanya Icha


"Aku akan melupakan perasaan ini cha, karena aku sekedar menyukainya kagum bukan cinta cha". ujar Adinda


"Iyaa ath bagus biar kamuu ada yang baruu yaa". goda Icha


"Apaan sihh chaa". ujar nya sebel


Ditengah perjalanan mereka melihat Fikri yang udah habis nyebrang dan Fikri melihat ke arah Adinda namun Adinda melihat ke yang lain.


"Kalian mau kemana?". tanya Fikri


"Ke supermarket fik, kita duluan yaa". ujar Icha


"Yasudah hati hati yaa". ujarnya diangguki mereka


"Cieee ketemu mantan gebetan". goda lagi Icha


"Ichaaa!!!!". pekik Adinda sebal dengan sepupunya itu tidak hentinya menggoda Adinda.

__ADS_1


Mereka pun sampai di supermarket, Adinda dan Icha masing masing memilih apa yang harus mereka beli. Adinda selesai memilih karena dia hanya jajan cemilan saja tapi berbeda dengan Icha dia membeli cream untuk wajah saja dan merekapun membayar ke kasir lalu berjalan pulang.


Selama perjalanan pulang, Adinda menawari Icha cemilan sengaja untuk makanannya selama perjalanan pulang karena mereka berjalan kaki ke supermarket dan Adinda banyak pula membeli cemilan nya.


"Adinda kamu itu yaa makin gendut tauu". ujar Icha


"Biarin berarti aku bahagia chaa". ujar Adinda melanjut memakan cemilannya.


"Terserah kamu sajalah". ujar Icha mencomot cemilan Adinda


"Kamu jugaa agak gendut loh cha". ujar Adinda menahan tawa.


"Hahh!! beneran aku agak gendut din?". tanya Icha panik


"Aku bercanda Icha jangan terlalu dianggap serius dong hahaahh". ujar Adinda sambil tertawa


"Jangan cemberut nanti ilang lho cantiknyaa". ujar Adinda.


"Ihh makin nyebelin kamu mahh". ujar Icha ngambek


"Gitu ajaa ngambek, nanti cepet tuaa lohh". ujar Adinda menahan tawa karena ia tau bahwa sepupunya makin kesal kepadanya. "Adinda Sasi Kirana!!". teriakk Ichaa


"Berisikkk Annisa Aulia Sabila". ujar Adinda


"Hayyy namakuu Annisa Aulia ngga pake Sabila ihhh". ujar Icha kesal

__ADS_1


"Iyaa iyaa maaff sepupukuu sayangg". ujar Adinda lebay


Tak terasa mereka kini sudah berada di daerah rumah mereka, Adinda pun pamit karena beda rumah dengan Icha hanya saja jarak rumah mereka dekat dan Adinda pun memasuki rumahnya sambil tersenyum. Melihat anaknya tersenyum ibunya menghampiri nya.


"Nakk kenapa kamu senyum senyum ?". tanya Ibunya


"Lucu ajaa bu, bikin Icha sebel haha". ujar Adinda tertawa


"Aduh jangan gtu dia itu sepupu kamu Adinda kamu sebagai kakaknya harusnya mencontoh dong walau kalian sepantaran tetap saja kamu lebih tua dari Icha karena beda setahun kalian tuh". ujar Ibunya cerewet


"Iyaa iyaa ibukuu sayangg, yasudah Adinda masuk kamar yaa bu". ujar Adinda dan diangguki ibunya


Sesampainya dikamar, Adinda langsung merebahkan diri diranjang empuknya itu karena cape jalan kaki tapi ada senangnya dia membuat sepupunya itu sebal dengan kelakuannya sendiri.


"Ehh koo aku kepikiran Novan yaa, apa mungkin kali ini aku cinta atau suka saja yaa?". tanya Adinda pada dirinya.


"Ahhh tau lah mending tdr ngantuk juga". ujar Adinda


Adinda pun terlelap dan nafasnya beraturan menandakan ia telah berada dialam mimpinya itu.


Malam pun tiba, akan tetapi Adinda belum bangun juga karena ia sedang berhalangan jadi dia tdr dan tidak mengaji walaupun sebenarnya tidak apa² karena di madrasah tetapi mungkin karena lelah Adinda bangun bukan untuk mengaji tetapi untuk makan karena lapar.


Duh, anak ini selalu saja begini, tapi aku senang melihat mu bahagia nak. Batin Ibunya


Bagaimana kelanjutannya?

__ADS_1


Jangan lupa Like and Comment yaa :)


__ADS_2