
Beberapa bulan mendekati PTS, Adinda selalu melihat ke kakak kelasnya yang di SMK dan meminta tolong pada Ajeng untuk mengatakannya, karena ada rasa suka pada nya namun ternyata orang yang dia sukai adalah pacar Ajeng temannya itu.
Adinda hanya bisa melihatnya dari jauh, karena tidak mau dibenci oleh Ajeng. Adinda masih bisa menjadi adik untuknya, kalau menjadi pacarnya tidak mungkin karena sudah ada Ajeng. Akhirnya ia dekat dengan Sony temannya Lutfi yang tak lain adalah orang yang Adinda suka.
Kedekatan Adinda dengan Sony membawa masalah padanya, ia dijauhi temannya Andhini karena dia mengira bahwa Adinda menikung Nadila pacarnya entah siapanya Sony. Banyak surat dan ejekan yang ia terima dari teman yang dulunya selalu bersamanya. Ada rasa sedih karena tidak ada lagi yang akan menjadi temannya saat diluar sekolah.
Adinda telah melewati hari demi hari menit demi menit detik demi detik dengan ejekan dan hinaan dari Andhini. Adinda merasa sakit hati, hingga akhirnya Adinda menjauhi Kak Sony padahal tujuannya adalah hanya untuk dekat dengan Kak Lutfi.
Semenjak Adinda dihina dan diejek segala macam, Adinda sering melamun dikelas dan sering sakit jadi banyak ketinggalan pelajaran. Namun Adinda selalu menyusul pembelajaran yang tertinggal dengan semangatnya.
Untungnya Adinda selalu ditemani oleh Tantri, ia merasa beruntung bisa mempunyai sahabat seperti Tantri. Bebannya jadi berkurang setelah Tantri selalu ada dalam keadaan suka maupun duka, Adinda juga bahagia bisa dekat dengan Winda yang jarang mengobrol.
Beberapa minggu kemudian, tepatnya hari libur Adinda sedang membuka medsos yang tak lain adalah FB. Adinda menscrool layar HP nya, ada Kak Lutfi yang meminta pertemanan dan Adinda menerima permintaan tersebut.
From : Kak Lutfi
To : Adinda
Makasih udah dikonfir:)
From : Adinda
To : Kak Lutfi
Iyaa sama sama kak:)
__ADS_1
From : Kak Lutfi
To : Adinda
Ngga akan ada yang marah?
From : Adinda
To : Kak Lutfi
Ngga lah orang aku single, justru kakak emang ngga akan ada yang marah?
From : Kak Lutfi
To : Adinda
Whatt?? kapan putus nya? kok aku ngga tau. Tapi siapa yang Kak Lutfi suka yaa.. ahhh kandas syudah. Batin Adinda
From : Adinda
To : Kak Lutfi
Ohh yaa udah deh, udah dulu yaa kak
From : Kak Lutfi
__ADS_1
To : Adinda
Iyaa silahkan:) ntar chat lagi yaa:)
Adinda tidak membalasnya karena merasa ngantuk dan tidur dengan terlelap. Ada rasa senang dan juga sedih karena Kak Lutfi putus dan suka sama seseorang. Adinda telah berada dalam alam bawah sadarnya.
Adinda pun bangun setelah beberapa jam tidur, Adinda sekarang menjadi jarang keluar rumah mau itu main dan mengaji karena dia selalu dihina oleh Andhini. Padahal masalahnya dengan Nadila bukan dengannya, namun Andhini memusuhi Adinda membuat Adinda sedih.
Ibu Adinda menghampiri Adinda yang sedang melamun di ranjang memandang pemandangan dari atas.
"Kenapa syang?". tanya Ibunya menyadarkan Adinda.
"Ahh ibuu, ngga papa ko bu". ujar Adinda.
"Bener ngga papa?". tanya Ibunya lagi.
"Iyaa bu Adinda ngga papa ko". ujar Adinda meyakinkan Ibunya.
"Yasudah kalau gitu, sekarang makan dulu kamu belum makan din". ujar Ibunya diangguki Adinda.
Adinda makan dengan lahap walau hatinya merasa sakit mengingat teman semasa kecilnya menghina dan mengejek Adinda dengan penuh kebencian. Setelah selesai makan, Adinda mengerjakan tugas dari guru dan tidur setelah menyelesaikan tugasnya.
Adinda menjadi pemalas keluar rumah, namun ketika bulan Ramadhan ia sangat semangat untuk ngebubutit sambil menunggu Adzan magrib untuk buka puasa bersama temannya.
Bagaimana kelanjutannya?
__ADS_1
Jangan lupa Like and Comment yaa :))