
Dua minggu kemudian...
Waktu berjalan begitu cepat, hingga tidak terasa sekarang sudah tanggal 26 November 2019 yang tak lain adalah bertambahnya usia Adinda menjadi 17tahun. Hari berganti hari semenjak sahabatnya sakit, Adinda menjadi sendirian setiap melaksanakan kegiatan PKL dan mulai sibuk dengan laporannya, hingga membuat Adinda jarang mengabari pacarnya itu.
Tidak banyak yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya, tapi ia senang karena pacarnya lah yang pertama mengucapkan tepat sekali hari Sabtu Adinda libur PKL, jadi ia bisa santai di rumah namun sahabatnya Reni dan Tantri ingin mengatakan sesuatu. Namun, tak bisa ke rumah Adinda karena penting jadi mau tak mau Adinda keluar rumah menemui sahabatnya.
Adinda keluar setelah dapat izin mamahnya, namun ketika ia akan menemui sahabatnya, ternyata Reni telah berada disana memegang bolu ulang tahun bersama dengan Tantri membuat Adinda mematung terharu, mereka berdua menghampiri Adinda karena Adinda hanya diam saja.
"Happy birthday Adinda, semoga panjang umur sehat selalu dan diberikan rezeki yang berlimpah dan bermanfaat aamiin yaa rabbal'alaamiin". Ujar Reni.
"Iyaa din, barrakallah fii umrik yaa". Ujar Tantri namun Adinda hanya diam tak mampu bicara.
"Tadinya Winda juga mau ikut, tapi ia masih sakit jadi kita cuman berdua". Ujar Reni diangguki Tantri.
"Hmm aku tidak tau harus ngucapin apa, saking kagetnya lihat kalian memegang bolu ulang tahun, apa kalian patungan membeli nya?". Tanya Adinda penasaran.
"Lebih baik kita masuk ke rumah, daripada disini banyak yang lihat nya". Lanjut Adinda diangguki mereka berdua.
"Ohh iyaa kalian berangkat jam berapa?". Tanya Adinda setelah mereka masuk rumah.
"Jam 8 siang din". Ujar Tantri.
"Masih lama dong yaa, tapi macet juga sihh. Bentar aku mau potong dulu bolu nya". Ujar Adinda diangguki kedua sahabat nya itu.
Adinda pun memotong bolu tersebut lalu membagikan kepada sahabatnya dan memisahkan bolu untuk Winda yang lagi sakit, namun seperti nya tidak bisa jadi karena itu Adinda tidak memberikannya karena bingung harus kasih lewat siapa sedangkan kedua sahabatnya akan berangkat PKL.
Seharusnya potongan pertama buat kamu, tapi yaa gapapa lah toh kamu nya kerja. Batin Adinda.
"Ehh kalian patungan berapa? pasti mahal kan?". Tanya Adinda kepada sahabatnya.
"Tanya aja ke Winda, dia yang tau". Ujar Reni diangguki Adinda lalu mengetik pesan kepada Winda.
"Tetapi kata Winda aku tanya ke kalian, jadi yang bener nya siapa?". Tanya Adinda penasaran.
"Entar juga kamu tau din, yaudah kita berangkat ya takut kesiangan". Ujar Reni diangguki Adinda.
__ADS_1
"Makasih yaa bolu nya". Ujar Adinda.
"Sebenernya A Lutfi yang nitipin bolu ke kita, jadi bilangnya kepada pacarmu saja". Bisik Reni membuat Adinda diam.
"Yaudah din, kita pamit yaa, assalamualaikum". Ujar mereka berdua.
"Waalaikumussalam, hatihati yaa kalian di jalannya". Ujar Adinda sambil tersenyum.
"Jadi kamu yang ngasih". Gumam Adinda tersentuh oleh pacarnya itu.
Adinda masuk kedalam rumah, melihat ibunya memakan bolu ulang tahun nya itu lalu duduk disebelahnya.
"Bu, ternyata A Lutfi yang ngasih bolu ini". Ujar Adinda pada ibunya.
"Kenapa ngga langsung kasih aja ke kamu nak?". Tanya Ibunya Adinda.
"Aku juga gatau, nanti aku tanyain aja bu". Ujar Adinda dianggguki oleh ibunya.
"Yaudah dede makan bolu nya, enak loh". Ajak Adinda kepada adik kecilnya.
"Bu, Adinda ke kamar yaa". Ujar Adinda.
"Iyaa, tapi jangan selalu di kamar, turun ke bawah". Ujar Ibunya.
"Iyaa bu siap". Ujar Adinda di tangga.
"Dadaahh dedee endutkuu". Ujar Adinda pada adiknya.
Melihat kakaknya ke atas ia tertawa terbahak - bahak, membuat Adinda berat untuk ke atas tapi ia harus mengurus sesuatu dulu, sesampainya di kamar Adinda pun menyandarkan tubuhnya ke tembok memikirkan sesuatu hingga ia pun mengirim pesan kepada pacarnya.
To : Sayangku23❤
From : Adinda23❤
Sayang, kamu nitipin bolu ke Reni juga Tantri? kok ngga bilang sih, kapan belinya sayang?
__ADS_1
To : Adinda23❤
From : Sayangku23❤
Iyaa sayang, kamu udah nerima? aa beli kemarin, emang kamu engga lihat waktu di rumah, aa selalu angkat tas biar bolunya ngga rusak.
To : Sayangku23❤
From : Adinda23❤
Makasih sayangg, maaf jadi repotin kamu, maaf teteh belum bisa bales atas semua yang kamu berikan sama teteh 😭😭 Tapi kamu ngga bisa ngerasain bolu nya dari dulu, makasih yaa 😔☺🤗
To : Adinda23❤
From : Sayangku23❤
Udah gapapa kok sayang, syukur kalau udah di terima, aa ngga minta balasan dari teteh kok 🤗 besok aa kasih susulan kado yaa, aa yang niat kok bukan ngerepotin aa 😍😘❤
To : Sayangku23❤
From : Adinda23❤
Makasih yaa sekali lagi, yaudah lanjut aja kerja nya, semangat yaa sayang, love you ❤😘
Adinda langsung memutuskan untuk tidur karena ngantuk, namun ia tidak menyangka pacarnya selalu membelikan bolu kepadanya namun ia tidak karena belum punya uang yang cukup setiap pacarnya ulang tahun.
Sosweat bangett sih kamu. Batin Adinda.
Adinda pun tidur dengan rasa bahagia, terharu menjadi satu hingga ia bermimpi indah karena rasa bahagia nya itu, namun kedepannya nanti tidak tau akan terjadi rintangan apalagi yang muncul di hubungannya dengan Lutfi pacarnya itu. Semoga saja tetap langgeng sampai nanti menikah, aamiin yaa rabbal'alaamiin 🤲🏻☺
Bagaimana kelanjutannya?
Jangan lupa dukung terus aku yaa gays, Like, Coment dan juga Vote nya yaa gays:)
Mungkin akan jarang update karena mulai besok sekolah namun online, maaf yaa gays maklumkan diriku ini :)
__ADS_1