Sahabat Sebangku

Sahabat Sebangku
Apakah Rizky?


__ADS_3

Beberapa hari kemudian setelah kegiatan perlombaan Osis, Adinda masih selalu menerima pesan misteri itu karena tidak diketahui siapa pengirimnya. Adinda juga suka aneh sama sikap Rizky yang selalu datang dan pergi tiba tiba tanpa sepengetahuan Adinda.


Adinda sedang duduk diluar kelasnya sendirian, menatap lapangan dari lantai 3 yang tak lain tempat kelas dia berada. Sejak menerima pesan misteri itu Adinda selalu menyendiri karena takut ada penggemar rahasia juga, karena sudah cukup lama Adinda menatap ke lapangan akhirnya dia memutuskan masuk ke kelas karena jam kosong.


Adinda masuk dengan wajah ditekuk dan Reni melihat nya langsung menghampiri Adinda.


"Adinda kamu gk papa?". tanya Reni


"Ahh ngga papa ko cuman bingung aja Ren". ujar Adinda


"Bingung kenapa din?". tanya Reni


"Aku selalu dapat pesan misteri entah dari siapa tapi dia kayanya disekolah ini dan juga kata katanya tuh romantis terus". ujar Adinda


"Mungkin dia itu pengagum atau yang suka kamu diam diam". ujar Reni


"Hmm mungkin tapi siapa Ren, aku bingung ". ujar Adinda


"Yasudah nanti juga dia ngaku sendiri din, atau ada ngga akhir akhir ini yg deketin kamu?". tanya Reni


"Ada sih paling cuma Rizky ren". ujar Adinda


"Ahh bisa jadi dia yg lagi suka sama kamu din, liat aja gerak gerik nya dia". ujar Reni

__ADS_1


"Ahh mana mungkin sih dia suka sama aku, dari mana nya coba?". tanya Adinda


"Yaa kamu coba liat aja gerak gerik nya dia din". ujar Reni


"Yaudah deehh ren, bosen yaa jam kosong gini". ujar Adinda


"Iyaa bener din". ujar Reni


Tok Tok Tok


Adinda dan Reni yang tadinya sedang mengobrol pun berhenti karena ada yang mengetuk pintu kelas, mungkin guru pelajaran ke 2 pikirnya. Adinda tidak beristirahat karena sedang melaksanakan puasa qodo jadi dia diam dikelas bersama Reni yang juga sama sedang berpuasa.


Adinda pun akhirnya membuka pintu dan betapa terkejut dia melihat Rizky didepan pintu karena tadi Adinda juga sedang membicarakan nya, Adinda pun berusaha tenang karena detak jantungnya itu.


"Waalaikumussalam Rizky". ujar Adinda tersenyum


"Ada gurunya ngga?". tanya Rizky


"Lagi kosong Ky, emangnya kenapa?". tanya Adinda


"Ngga disuruh Kang Bagas kumpul Osis katanya jadi aku kesini nyamper kamu sama Siti Maryam". ujar Rizky


"Ohh okee bentar aku panggil Maryam dulu ya". ujar Adinda diangguki oleh Rizky .

__ADS_1


"Maryam, sini duluu". ujar Adinda


"Ada apa din?". tanya Maryam


"Ini kata kang Bagas kumpul Osis, kita kesana yuk". ujar Adinda diangguki oleh Maryam.


Selama perjalanan ke kelas tempat berkumpul Osis, Adinda berbincang dengan Maryam tanpa mereka tahu bahwa mereka tidak hanya berdua ada Rizky disamping mereka. Adinda menyadari itu pun langsung menoleh kesampingnya.


"Ehh Ky maaf kamu dicuekin baru ngeuh aku nya hehe". ujar Adinda sambil ketawa dikit dan itupun membuat Rizky makin suka sama dia.


"Iyaa gapapa koo din santai aja". ujar Rizky tersenyum


"Makasih yaa Ky". ujar Adinda membalas senyum Rizky


"Iyaa din, yaudah yuk masuk". ujar Rizky diangguki oleh Adinda dan Maryam, karena mereka sudah didepan kelas tempat berkumpulnya Osis.


Selama berjalannya waktu berkumpul Osis, Adinda menyadari bila dirinya sedang ditatap oleh Rizky karena itu bisa membuat Adinda tau siapa pengirim pesan misteri itu. Dan Adinda pun akhirnya melihat ke arah Rizky membuat orang tersebut salah tingkah dan itu juga membuat Adinda curiga kepada Rizky.


Hmm apakah Rizky? pengirim pesan misteri itu? tapi masa iya dia suka sama akuu? ahh pusing dehh. Ikuti aja alurnya lah. Batin Adinda


Akhirnya selesai acara kumpul Osis nya dan semuanya disuruh kembali ke kelas masing masing untuk melanjutkan pelajaran mereka yang tertunda tadi. Adinda pun dan Maryam akhirnya masuk kelas mereka dan duduk dengan rapih kemudian belajar dengan sungguh sungguh.


Bagaimana kelanjutannya?

__ADS_1


Jangan lupa Like and Comment yaa :)


__ADS_2