
Beberapa hari kemudian setelah kelulusan Adinda, kini Adinda sedang berbincang dengan keluarga nya di ruang tamu mendiskusikan mengenai kelanjutan sekolah Adinda.
"Adinda, kamu mau lanjut sekolah kemana?". tanya sang Ibu.
"Adinda mah gimana ibu aja". ujarnya pada ibunya.
"Kamu mau sekolah di SMKN 2 Karya Bangsa de?". tanya sang kakak kepada Adinda.
"Bolehh deh kak, biar gk terlalu ngebebanin orangtua. Katanya yang alumni SMPN 2 Karya Bangsa dapet diskon kalau lanjut SMK nya disekolah yg sama yaa walaupun bosen jugaa kak". ujar Adinda.
"Emangnya biaya pendaftarannya berapa dek? diskon jadi berapa dari biaya aslinya?". tanya Kakak.
"Biaya pendaftarannya Rp.1.500.000 kak, diskon 20% jadi Rp. 500.000 dari 1.500.000 kakk". ujar Adinda.
"Baguss dongg de". ujar kakaknya diangguki Adinda.
"Yaudah kapan mulai daftar?". tanya Ibunya.
"Besok aja bu". ujar Adinda.
"Baiklah jadi udah fiks yaa lanjut sekolah ditempat yang sama?". tanya Ibu.
"Iyaa bu, kalau gitu Adinda ke kamar dulu bu.
"Yasudah kamu istirahat aja din". ujar ibunya dianggyki oleh Adinda anaknya itu.
Sesampainya di kamar, Adinda langsung merebahkan badannya ke ranjang menatap langit yang tertutup oleh atap rumahnya sambil berpikir tentang sekolahnya.
__ADS_1
"Apa iyaa aku lanjut lagi ke sekolah yg sama? aku ngga yakin nanti aku kenal mereka ngga nya, mereka baik apa enggak nyaa aku takutt". gumam Adinda.
"Aku awalnya ingin sekolah bersama temanku dikampung, tapi aku juga mempunyai sahabat dan pacar disini. Haduhh aku bingungg ahh". ujar Adinda monolog.
"Udah dehh tidurin ajaa, semoga ajaa betah aamiin yaa Allah". ujar Adinda sebelum tidur.
Adinda pun tidur karena merasakan kantuk yang menyerang, mendengkur halus dan nafas yang teratur menandakan ia telah di bawah alam sadarnya. Adinda tidur dengan nyenyak sambil memeluk guling nya.
_____________________________________________
Adinda pun bangun setelah beberapa jam tidur, menegangkan tangannya lalu berjalan ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat ashar. Setelah beberapa menit Adinda pun selesai melaksanakan sholat ashar dan diakhiri dengan membaca Al - Qur'an beberapa ayat.
Adinda mengecek ponselnya yang sedari tadi tidak ia pegang dan betapa terkejutnya melihat banyak pesan masuk dan panggilan tak terjawab dari pacarnya itu. Adinda pun membalas salah satu pesan dari pacarnya itu, takutnya pacarnya khawatir karena dia tidak mengabari.
From : Sayangku23❤
To : Adinda23❤
Adinda senyum - senyum sendiri melihat pesan dari pacarnya itu. Membuat Adinda makin sayang dengan pacarnya yang selalu ada buat dia.
From : Adinda23❤
To : Sayangk23❤
Aa maafin teteh yaa, tteh ngga ngabarin aa :'( maaff sayangg teteh tadi habis diskusi di ruang keluarga langsung tidur, maafin teteh sayangg:'( Teteeh juga kangen kamu sayangg ❤😘💞
Setelah membalas itu, Adinda turun sambil membawa ponsel nya takut pacarnya khawatir. Adinda duduk di karpet yang udah diampar, sambil menunggu balasan pacarnya Adinda menonton televisi film kesukaannya.
__ADS_1
Tring.. Tringg
From : Sayangku23❤
To : Adinda23❤
Ohh iyaa gapapa kok teh :") ngga papa sayang janagn sedih gtu, maafin aa juga yang ngga tau kamu tidur sayang. Aa kerja yaa sayang, jangan lupa segalanya sayank 💞❤😘 Aa sayang kamuu 😘😍
From : Adinda23❤
To : Sayangku23❤
Iyaa atuh sayang makasih, iyaa gapapa kok sayang. Sok sayang semangat kerjanya sayangg, kamu juga jangan lupa segalanya sayangg ❤😍😘💞 Teteh juga sayang kamuu 😘😍
From : Sayangku23❤
To : Adinda23❤
Makasih sayangg ❤💞 bye sayangg, ntar aa chat lagi yaa 😍❤
Sesudah membalas pesan dari pacarnya, Adinda memutuskan untuk makan karena rasa laparnya itu sambil menonton televisi. Adinda men-offline kan data internetnya karena tidak ada yang mengirim pesan whatsapp padanya.
Bagaimana kelanjutannya? Mau tau?
Jangan lupa Like and Comment yaa :))
Terus dukung akuu:)
__ADS_1