
Adinda pun akhirnya selesai mandii dan bersiap untuk mengaji, sebelum berangkat ia mendatangi rumah sepupunya untuk berangkat ngaji bersama dan ia pun pamit kepada ibunya Icha.
Selama diperjalanan yang awalnya cuman hanya Adinda dan Icha berdua, kini semuanya menjadi ramai untuk ke madrasah dan akhirnya mereka sampai di madrasah kemudian mereka masuk kedalam madrasah.
Karena Adinda belum ambil air wudhu, iapun pergi ke kamar mandi yang ada dimadrasah.Namun Adinda bertemu dengan Fikri dan yang lainnya.
Dari kejauhan Bayu sudah melihat Adinda, ia berniat ingin menjahilinya kaya kemarin. Dan akhirnya Adinda pun menuju ke arah Fikri, dan Bayu memanjangkan kakinya biar Adinda terjatuh ke lantai.
Brukk!!
Adinda pun terjatuh kebawah dekat dengan Fikri dan yang lainnya, ia ingin berdiri namun kakinya terasa nyeri karena terjatuh tadi. Fikri melihat Adinda terjatuh menghampirinya.
"Adinda, kamu ngga papa?". tanya Fikri.
"Ngga papa". sambil meringgis menahan sakit.
"Jangan bohong, kalo sakit bilang din". ujar Fikri.
"Iyaa aku sakit tapi ngga papa koo". ujarnya berusaha berdiri namun Adinda kembali terjatuh.
__ADS_1
"Mungkin Adinda jatuh karena caper ke kamu Fikri". ujar Bayu. "Ngga mungkin lah dia gitu". ujar Fikri.
"Lihat aja mukanya memerah pasti malu tuh". ujar Bayu.
"Udahh stopp, kenapa aa selalu fitnah sihh jelas - jelas kaki aa yang ngga bisa diem atau mungkin aa sengaja biar Adinda malu gituu hah?". ujar Adinda. "Dasaarr brengsekk". ujar Adinda melangkah pergi sambil menahan sakit.
Adinda kembali masuk ke madrasah, ia tidak berniat lagi karena sakit kaki sama kesal dengan Bayu membuat Adinda tidak mood untuk mengaji. Adinda pun mengambil tasnya dan melangkah pergi namun Icha menghentikannya.
"Adinda kamu mau kemana bawa tas?". tanya Icha.
"Mau pulangg, aku kesal lama lama disini". ujar Adinda melangkah pergi.
"Kamu mau kemana din?". tanya Fikri namun tak dijawab oleh Adinda. "Adinda aku tanya kamu mau kemana bawa tas". tanya Fikri. "AKU MAU PULANG! KESAL LAMA LAMA AKU DISINI,ASSALAMUALAIKUM". ujar Adinda emosi lalu meninggalkan Fikri.
Adinda berjalan sambil menangis karena malu yang diakibatkan oleh Bayu, ia pun akhirnya sampai rumah walau sakit kakinya yang parah.
"Assalamu'alaikum bu, Adinda pulang". ujar Adinda.
"Waalaikumussalam, loh kok udah pulang padahal belum mulai kan nak?". tanya ibunya. "Aku kesal bu". ujarnya.
__ADS_1
"Kesal kenapa sayang?". tanya ibunya. "Aku difitnah sama a Bayu bu kalo aku caper Fikri karena terjatuh depan Fikri padahal kakinya a Bayu yang bikin aku jatuh buu". ujarnya.
"Baiklah nak sekarang kamu ganti baju kamu dan makan malam yaa". ujar ibunya. "Baiklah bu". ujar Adinda.
Adinda pun telah berganti baju dan ia pun menghampiri keluarganya untuk makan malam, selama makan malam tidak ada perbincangan apalagi Adinda yang sedang tidak mood.
Akhirnya mereka pun selesai makan malam, namun Adinda langsung saja pergi ke kamarnya dan meninggalkan keluarganya.
Setalah sampai dikamarnya, Adinda langsung merebahkan badannya di atas kasur yang empuk nan nikmat itu.
Adinda memikirkan nasib nya yang terjadi hari ini begitu sial pikirnya.
ini semua gara gara a Bayu, kayanya dia ngga suka sama aku deh yaudah aku ngga akan ngaji lagi mulai senin. Batin Adinda .
Adinda pun memutuskan untuk tidur karena lelah memikirkan kejadian yang menimpa dirinya, Adinda pun terlelap dengan nyenyak dan membawanya ke alam mimpi.
Bagaimana kelanjutannya?
jangan lupa Like and Comment yaa :))
__ADS_1
vote juga yaa:)