
Dua hari berlalu, kini meninjak hari Senin dimana diadakannya upacara dan kelas Adinda yang menjadi petugas upacara tersebut. Dan Adinda menjadi Drijen untuk pertamakali upacara di SMP dan pertamakali menjadi petugas.
Upacara berjalan dengan lancar walau gugup Adinda tetap berusaha tenang, karena tidak mau memalukan walikelasnya. Dan kini mereka pun belajar pelajaran pertama dengan tenang tanpa ada yang mengganggu.
Baru saja Adinda mengeluarkan buku pembelajaran dia di panggil oleh Ibu Thisa yang tak lain adalah walikelasnya.
"Adindaa, tolong ibu dong". ujar ibu Thisa
"Iyaa bu, tolongin apa ya bu?". tanya Adinda.
"Tolong kamu bagikan buku ini ke kelas sebelah yang 7E". ujar ibu Thisa dan diangguki oleh Adinda.
Adinda pun berjalan karena dekat dengan kelasnya ia pun mengetuk pintu lalu mengucapkan salam.
"Assalamualaikum bu, permisi saya cuman mau memberikan buku ini bu". ujar Adinda.
"Waalaikumussalam, ohh iyaa silahkan masuk saja dan simpan dimeja ibu". ujar ibu tersebut.
"Baik bu". ujar Adinda sambil berjalan masuk dan menyimpan buku tersebut.
Setelahnya ia pun menyalami tangan ibu guru sebelum pamit dan melihat ke arah temannya, mata Adinda berhenti ketika melihat seorang cowok yang kulitnya sawo matang.
Manis bangett. Batin Adinda
__ADS_1
Adinda pun kembali kekelasnya dengan wajah tersenyum dan temannya melihat Adinda dengan penasaran.
"Adinda ada apa? kamu sampe senyum senyum gitu?". tanya ibu Thisa. "Ahh engga bu cuman tadi lucu aja bu, baru liat ada yang mukanya sawo matang". ujarnya membuat temannya tertawa karena lucu Adinda yang polos itu.
Adinda pun kembali duduk dikursi nya dengan tenang dan belajar dengan serius.
Tengg.. Tengg.. Tengg
Bel istirahat telah berbunyi, seperti biasa Adinda mengeluarkan bekalnya yang dia bawa dari rumah dan memakan nya dengan lahap karena memang Adinda lapar sekali.
Ditengah istirahat nya, Reni menghampiri Adinda dan duduk disampingnya itu karena tidak tau Adinda berpikir bahwa yang duduk disamping adalah Zayn sehingga membuat dia berdiri ingin marah namun tidak jadi karena salah orang.
"Maaff, aku kira Zayn". ujar Adinda malu.
"Iyaa gapapa ko Din, yaudah lanjut lagi makannya aku ke kantin dulu ya". ujar Reni dan diangguki oleh Adinda.
Tengg.. Tengg.. Tenggg
Yahh padahal baru aja mau keluar udah bel lagi. Batin Adinda
Adinda pun kembali duduk dikursi menunggu guru selanjutnya, namun ada seseorang datang yang tak lain Ketos. Ketos masuk ke kelas Adinda untuk memberitahu kalo pulangnya yang dipanggil waktu itu jangan dulu pulang.
"Assalamualaikum". ujar Ketos .
__ADS_1
"Wa'alaikumussalam". ujar mereka
"Maaf ganggu waktunyaa, saya cuma ingin mengumumkan untuk yang waktu hari sabtu dipanggil jangan dulu pulang dan seperti biasa kumpul di kelas 7D yaa". ujar Ketos
"Siapp kang". ujar mereka
"Yasudah saya kembali ,assalamualaikum". ujarnya lalu keluar kelas.
Beberapa jam kemudian, akhirnya waktu pulang tiba dan Adinda ingin pulang namun ia teringat bahwa harus kumpul, kemudian dia pun berjalan dengan Siti Maryam pengganti Suryani dan setelah sampai dikelas 7D Adinda dan Siti pun masuk kekelasnya dan duduk dikursi kosong.
Lalu Pembina Osis pun datang beserta Ketos dan mengatakan maksud Pembina dan Ketos menyuruh Adinda dan yang lainnya kumpul adalah untuk perkenalan diri.
Setelah semuanya berkenalan diri, kini sisa Adinda yang belum memperkenalkan dirinya.
"Perkenalkan nama saya Adinda Sasi Kirana, kelas 7F Ekstrakurikuler Marching Band, Hobby menyanyi". ujarnya
"Nyanyi dulu dongg". ujar Ketos "Nggaa ahh". ujar Adinda.
Dan merekapun selesai memperkenalkan diri dan pulang kerumah masing masing karena waktu menunjukkan pukul 14.30 WIB takutnya orangtua khawatir.
Dan merekapun membubarkan diri dan pulang dengan selamat dirumahnya masing masing.
Bagaimana kelanjutannya?
__ADS_1
Jangan lupa Like and Comment yaa :))
Maaf baru up soalnya lagi sakit🤧🤕😷