Sahabat Sebangku

Sahabat Sebangku
Walikelas Lelaki


__ADS_3

Kini Adinda telah berada dikelasnya bersama sahabatnya, karena lapangan dipakai oleh SMP jadi mereka langsung dimasukkan ke kelasnya masing - masing. Menurut pengumuman Kak Bagas, sekarang adalah perkenalan dengan walikelas mereka dan mereka pun menunggu kedatangannya.


Sambil menunggu walikelasnya masuk, Adinda berbincang - bincang dengan sahabatnya itu. Beberapa menit kemudian, barulah masuk seorang guru lelaki kedalam kelasnya. Adinda terkejut, melihat guru lelaki itu masuk bisa ia pastikan lelaki tersebut adslah walikelasnya.


Whatt? baru pertama kali aku mendapat walikelas lelaki. Karena SD dan SMP, walikelas ku perempuan semua. Semoga aja deh ramah gurunya, aamiin yaa rabbal'alaamiin. Batin Adinda.


Guru lelaki tersebut memperkenalkan dirinya bernama Yudi Nurdiansyah, S. Pd. Bisa dipanggil Pak Yudi, dia menjadi guru di SMP juga yang tak lain guru Bahasa Inggris dan sekarang di SMK ia menjadi guru produktif TKJ.


Setelah semua murid memperkenalkan dirinya pada walikelasnya, kini pak Yudi berbicara dengan muridnya. Pelajaran produktif kelas X TKJ adalah Desain Grafis, Pemograman Dasar, Komputer Jaringan Dasar (KJD) dan Sistem Komputer. Di salah satu produktif tersebut, pak Yudi menjadi guru Desain Grafis.


_____________________________________________


Setelah perkenalan murid pada walikelas, merekapun di tertibkan agar tidak berbincang dengan temannya. Adinda duduk sendiri paling depan, walaupun awalnya tidak mau akhirnya dia mengalah saja pada yang lain.


"Nah, jika sudah memperkenalkan diri makaa kalian akan tau nama teman kalian masing - masing. Bapak minta kalian saling menghormati, menolong sesama teman dan kalian harus tetap kompak jika ada masalah dikelas ini". ujar Pak Yudi.


"Iyaa siapp pak". ujar mereka walupun dihati Adinda ia ragu.

__ADS_1


"Baiklah, seperti nya belajar normal akan dilakukan mulai dari Senin depan yaa. Bapak permisi, Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabbarokatuh". ujar Pak Yudi dijawab oleh mereka.


Setelah pak Yudi keluar, Adinda kembali ke belakang pada sahabatnya. Karena Adinda duduk sendiri, ia merasa kesepian tidak ada yang mengajaknya berbicang bincang.


"Adinda kamu kenapa?". tanya Nela karena melihat Adinda melamun.


"Din, kamu melamun?". tanya Tantri membuyarkan lamunannya.


"Ahh maaff, ada apa?". tanya Adinda pada Tantri dan Nela.


"Kamu kenapa Din? Lesu banget kayaknya". ujar Nela diangguki Wita, Reni dan juga Tantri.


"Aduhh andai saja Winda melanjutkan sekolahnya disini pasti kamu ada temannya din, maafin kita yaa nanti kita temenin kamu jika salah satu dari kita ada yang sakit". ujar Wita diangguki mereka.


"Yasudah gapapa kok, nanti juga terbiasa karena biasa sendiri". ujar Adinda tersenyum.


_____________________________________________

__ADS_1


Kini mereka telah berada di kantin, karena rasa laparnya Adinda jajan banyak tanpa memikirkan kedepannya akan gimana. Namun, bukan Adinda jika ia tidak jajan banyak karena sejak SMP dia selalu begitu.


Merekapun kembali ke kelas, setelah selesai memilih jajanan mereka. Sesampainya dikelas, mereka langsung duduk di lantai berlingkar. Seperti biasa, Adinda selalu menjadi yang pertama habis makanannya membuat sahabatnya melongo tak percaya.


"Kalian janji yaa akan selalu bersama disini dalam suka maupun duka". ujar Adinda.


"Iyaa, kita janji". ujar mereka


"Awas aja diantara kalian ada yang pindah dari sekolah ini, akan aku cuekin". ujarnya.


"Tenang aja din, kita akan selalu bersama". ujar Nela diangguki sahabat lainnya.


"Semoga apa yang kamu bilang benar yaa jangan suatu saat nanti kamu sendiri yang pindah". ujar Adinda diangguki mereka.


Beberapa jam kemudian, mereka pun pulang sekolah. Meninggalkan area sekolah, Adinda dijemput sang kakak yang kebetulan akan pulang kerja. Sesampainya dirumah , Adinda langsung istirahat karena rasa lelahnya itu.


Bagaimana kelanjutannya? Ikuti terus ceritanya ya:)

__ADS_1


Jangan lupa Vote, Like and Comment yaa:)


Terus dukung aku ya:)


__ADS_2