Sahabat Sebangku

Sahabat Sebangku
Grogi


__ADS_3

Malampun tiba, seperti biasa Adinda dan Icha berangkat bersama untuk mengaji dan mereka tau sekarang malam selasa pastinyaa akan ada tes al Qur'an dan akhirnya mereka sampai dimadrasah.


"Assalamualaikum". ujar Adinda dan Icha


"Waalaikumussalam". ujar mereka


"Cieee yang kepilih jadi osiss ciee". ujar Ismail


"Ihh apaan sih aa malu tauu". ujar Adinda.


"Owalah kamu kepilih jadi osis Adinda?". tanya Icha


"Iyaaa cha awalnya aku takut karena dipanggil tanpa ngasih tau dipanggil buat apa, kirain ada masalah ehh kepilih jadi osis haha". ujar Adinda


"Selamat yaa Adinda". ujar Icha dan diangguki oleh Adinda.


Fikri melihat Adinda tersenyum pun merasa tenang bahwa mungkin Adinda sudah tidak merasakan sakit hati atau sedih lagi dan Fikri pun kembali mengobrol dengan kawan sejenisnya.


"Fik". bisik Ade


"Paan?". tanya Fikri


"Ntar dites aku yakin kamu sama Adinda fik". ujarnya


"Ahh masaa?". tanya Fikri sambil tersenyum


"Iyaa bener fik". ujar Ade

__ADS_1


"Okee liat aja nantii". ujar Fikri sambil tersenyum.


Fikri kenapa senyum² gitu?. Batin Adinda


Akhirnya ustadz pun datang dan mereka memberi salam kepada ustadz tersebut lalu berdoa sebelum pengajian dimulai karena akan ada pengetesan kelancaran membaca al Qur'an dan pengetesan dilakukan oleh dua orang murid yaitu perempuan dan laki laki


"Cha". bisik Adinda


"Aapa din?". tanya Icha


"Aku takut nanti dites kebagian sama Fikri cha".


"Yaudah santai ajaa, udah sekarang giliran aku nih". ujar Icha dan diangguki oleh Adinda.


Setelah Icha selesai membaca al Qur'an, Icha pun kembali duduk bersama dengan Adinda.


"Adinda dan Fikri silahkan maju kedepan". ujar ustadz.


"Aduh cha gimanaa dong?". tanya Adinda


"Rileks ajaa santai Adinda". ujarnya


"Baiklah" ujar Adinda lalu melangkah maju ke depan.


Kini Adinda dan Fikri telah duduk di depan ustadz dan mereka memulai pengetesan dengan membaca taawuzd dan basmallah. Mereka disuruh membaca 11 ayat suci al Qur'an surat al buruj yang dimulai oleh Fikri dan di akhiri oleh Adinda.


Selama Fikri membaca al Qur'an Adinda merasa gelisah karena membaca al Qur'an depan orang yang disukai itu grogi nya luar biasa dan tanpa Adinda sadari Fikri telah selesai membaca ayat suci al Qur'an dan kini dilanjutkan oleh Adinda.

__ADS_1


"Audzubillahii minassyaitonirrojim, bismillahirahmanirrahim". ujar Adinda gugup.


"Jangan gugup gitu Adinda rileks". ujar Ustadz dan diangguki oleh Adinda.


Pasti Adinda grogi baca deket aku. Batin Fikri


Adinda akhirnya selesai membacakan surat al buruj yang 11 ayat itu dan merekapun disuruh duduk kembali oleh ustadz karena akan ada pembahasan materi setelah pengetesan kelancaran membaca al Qur'an.


Mereka telah duduk dengan tertib sesuai perintah ustadz dan ustadz pun mulai membahas materinya dengan serius dan mereka mendengarkan dengan secara seksama.


Sejam pun beres sudah pengajian nya, ustadz menyuruh Adinda dan Fikri ke depan untuk membelikan gorengan karena seperti biasa setiap malam selasa akan ada makan makanan.


Selama perjalanan ke warung Adinda diam saja tanpa kata hingga membuat Fikri memegang tangan Adinda karena hampir sajaa ia jatuh karena melamun.


"Kamu kenapa sih din?". tanya Fikri


"Ahh aku baik baik aja kok fik". ujar nya gugup


"Kenapa ngelamun?". tanya Fikri


"Ngga ko fik". balasnya cepat


"Baiklah, yasudah ayookk ke madrasah karena gorengan sudah jadi". ujar Fikri dan diangguki oleh Adinda.


Lahh ini jantung kenapa sih dag dig dug segala. Batin Adinda


Mereka pun sampai dimadrasah dan makan gorengan bersama sama, sungguh kenikmatan yang haqiqi malam hari menikmati makanan bersama dengan teman sepengajian pikir Adinda.

__ADS_1


Bagaimana kelanjutannya?


Jangan lupa Like and Comment yaa :)


__ADS_2