Sahabatku I LOVE YOU

Sahabatku I LOVE YOU
Tanpa Kenan


__ADS_3

Dika terlihat heran melihat Kenan sendirian tanpa membonceng Kyra. biasanya di mana ada Kenan pasti ada Kyra. tapi kali ini Dika melihat pemandangan yang berbeda.


" Kemana permaisuri nya. tumben sendirian aja gak ada yang nemplok di belakang " tanya Dika penuh tanda tanya.


" Tuh " sambil memonyongkan bibirnya ke arah mobil Kyra yang terlihat baru memasuki parkiran.


" Pemandangan langka nih. kalian gak lagi berantem kan " tanya Dika menyelidik.


Namun matanya terlihat berbinar senang melihat ini. kalau Kyra gak selalu bareng sama Kenan berarti akan sedikit lebih mudah untuk mendekatinya. begitulah kira - kira yang ada di fikiran Dika. walaupun Dika tau Kyra tidak pernah menganggap serius setiap kata katanya. tapi dia akan tetap berusaha.


" Gak lah, kapan kita berantem " jawab Kenan.


" Gak percaya aku ahh " sambil pergi meninggalkan Kenan dan menghampiri Kyra yang baru saja keluar dari mobilnya.


" Ehhem.. mobil baru nih kaya nya. boleh dong nyobain " ujar Dika basa - basi.


" Gak ko, ini mobil lama cuma jarang di pake. kamu mau coba, masuk aja " kata Kyra polos padahal Dika bermaksud mengajak Kyra pulang bareng dengan alasan ingin mencoba mobilnya. ( hahaha modus )


" Gimana kalau nyoba nya pulang sekolah aja, sekalian pulang bareng kebetulan motor ku lagi di bengkel " sambil mengangkat ngangkat alisnya yang sedikit tebal.


" Modus tuh. jangan mau La " ujar Kenan yang tiba - tiba datang menghampiri mereka.


Inilah Kenan adhitama dan tatapannya pada Kyra ketika tiba - tiba datang menghampiri Kyra dan Dika.



Ekspresi Kyra Elysia Mahardika ketika tau yang datang itu Kenan.


__ADS_1


Kyra masih terlihat sedikit kesal pada Kenan. Kenan menjadi sangat bingung di buatnya dengan tatapan Kyra yang seperti itu masih terlihat ada rasa kesal dan marah di mata Kyra.


" Aku duluan aja ya, suasananya mendadak gak enak nih. Ra nanti pulang aku tunggu ya " kata Dika sambil mengerlingkan mata nya pada Kyra kemudian pergi berlalu meninggalkan mereka.


" La kamu kenapa si sebenarnya. berangkat gak mau bareng aku sekarang aku samperin kamu keliatannya masih kesel sama aku. aku harus gimana biar kamu gak marah atau kesel sama aku " ucap Kenan merasa tidak enak dan tidak nyaman kalau Kyra terus - terusan seperti ini.


" Aku gak kenapa - kenapa Ken. aku cuma lagi pengen bawa mobil aja aku juga gak marah sama kamu. " berusaha menyembunyikan kekesalannya.


Tetapi Kenan tidak bisa di bohongi dia benar benar mengenal sahabatnya ini. Kenan tau seperti apa suasana hati Kyra tanpa harus Kyra memberi tahu nya.


" Tapi La aku itu udah lama mengenal kamu " ujar Kenan sambil terus menatap Kyra.


" Udah lah Ken aku mau masuk. kita bahas nanti lagi aja " sambil berlalu pergi meninggalkan Kenan.


Kenan hanya terdiam sambil terus menatap Kyra dan kemudian menyusul Kyra ke dalam kelas. hari ini kelas XII pulang lebih awal karna sudah tidak ada pelajaran yang harus mereka ikuti lagi karna kini mereka tengah sibuk mempersiapkan acara perpisahan sekolah yang akan di gelar minggu depan di salah satu hotel berbintang.


Begitu pun dengan Kyra tapi tidak dengan Kenan. Kenan adalah anggota osis yang ikut serta mengurus perpisahan sekolahnya.


Kenan lupa bahwa hari ini Kyra bawa kendaraan sendiri. karna Kyra setiap hari selalu bersamanya jadi sudah jadi kebiasaan kalau Kenan ada urusan pasti selalu mengantar Kyra pulang terlebih dahulu tidak pernah membiarkan Kyra pulang sendiri.


" Aku pulang sendiri Ken. aku bawa mobil kamu lupa " mengingatkan Kenan.


" Aku lupa " sambil memukul keningnya " Tapi kamu yakin mau pulang sendiri " merasa khawatir.


" Aku yakin ken. aku udah gede masa harus selalu berlindung di ketiak kamu " meyakinkan Kenan.


" Tapi " belum sempat Kenan menyelesaikan ucapannya.


Kyra pergi meninggalkan Kenan sambil melambaikan tangannya.

__ADS_1


" Hati - hati La " setengah berteriak.


" Harus gimana lagi La biar keadaan bisa kembali lagi kaya kemarin kemarin sebelum kejadian itu. apa emang udah waktunya Lala tanpa aku tapi Lala sahabatku yang selalu ada di samping ku dan selalu mengerti aku. aku gak akan pernaj mau kehilangan sahabat kaya Lala " gumam Kenan dalam hati sambil terus memperhatikan Kyra sampai Kyra hilang dari pandangannya.


Mobil Kyra sudah terlihat mulai meninggalkan halaman sekolah namun ternyata Dika sudah menunggu nya di gerbang.


" Itu anak lagi apa di situ. apa benar - benar pengen pulang bareng " gumam Kyra dalam hati sambil menggelengkan kepalanya.


Namun Kyra melewati Dika begitu saja pura pura tidak melihatnya. bahkan kaca mobilnya pun sengaja di tutup. Dika terlihat melambai lambaikan tangannya dan mengejar mobil Kyra namun tak terkejar.


Kyra hanya tersenyum senyum sendiri sambil terus mengemudikan mobilnya. Dika terlihat kelelahan dan berhenti mengejar mobil Kyra.


" pengen pulang bareng aja gini amat ya tuhan. berat banget perjuangan buat deketin dia " gumam Dika dalam hati sambil terduduk lemas di jalan.


Kyra terlihat terus fokus mengemudikan mobilnya sambil sesekali melihat ke samping jalan hendak mencari - cari tempat makan yang sesuai seleranya karna kini perutnya sudah mulai keroncongan.


Kyra menghentikan mobilnya di salah satu kafe dan turun kemudian memasuki kafe tersebut. Kyra merasa ada yang kurang makan siangnya kali ini. tentu saja ada yang kurang karna biasanya selalu ada Kenan di sampingnya tapi kali ini ia sendirian tanpa Kenan.


Tetapi cepat atau lambat ia harus bisa belajar melakukan semuanya sendiri tanpa tergantung pada Kenan.karna tidak mungkin juga selamanya Kenan bisa menemaninya karna biar bagaimana pun juga Kenan harus memikirkan masa depannya dan urusannya sendiri. begitu fikir Kyra.


Akhirnya Kyra pun memesan salah satu menu yang ada di kafe tersebut beserta satu gelas minuman. kafe terlihat sedikit sepi mengingat ini masih jam jam sibuk. hanya ada Kyra dan beberapa orang lainnya yang tengah menikmati makanannya.


Ketika tengah asyiknya menyantap makanan. tiba - tiba Kyra di kejutkan dengan sesosok pria yang tiba - tiba duduk di hadapannya tanpa meminta izin terlebih dulu pada Kyra.


Kyra menatap pria itu dan terus memperhatikan setiap inci wajahnya. sepertinya Kyra pernah melihatnya tapi di mana ia benar - benar lupa. tapi Kyra merasa benar pernah bertemu pria ini. Kyra terus memutar otak nya berusaha keras mengingatnya tapi rupanya Kyra benar - benar lupa.


" hei sejak pertama pertama bertemu kau ini terus saja mengagumi ketampananku. aku sudah tau aku ini tampan berhentilah menatapku seperti itu " ucap pria tersebut.


Mendengar ucapan pria tersebut Kyra seperti mengingat sesuatu. Kyra benar - benar mengingat pria itu sekarang. dia adalah Tristan orang yang tiba - tiba datang di saat ia termenung sendirian menghindar dari pesta ulang tahun Clarissa malam itu.

__ADS_1


" Lagi - lagi kamu, selalu saja muncul seperti hantu datang secara tiba - tiba. lalu siapa yang mengizinkan mu duduk di sini " ujar Kyra merasa tidak nyaman dengan kehadiran Tristan.


" hei gadis cantik kamu itu selalu saja marah marah. nanti wajah cantik mu itu bisa berubah jadi tua dan jelek. " sambil memperagakan wajah jelek.


__ADS_2