Sahabatku I LOVE YOU

Sahabatku I LOVE YOU
Ajakan Tristan


__ADS_3

" Siapa yang telpon sayang kayanya bukan Kenan " Tanya mamah Dira.


" Bukan mah, itu tadi Tristan senior ku di kampus dia juga titip salam buat mamah " Ujar Kyra sambil meletakkan kembali handphonenya di meja.


" Oh teman baru kamu " Tanya mamah Dira lagi.


" Iya mah dia senior aku, dia ngajak jalan katanya nanti sore " Ujar Kyra sambil menyenderkan punggungnya di kursi.


" ciiie ada yang ngajak kencan anak mamah " Ledek mamah Dira pada sang putri.


" Ihh apaan sih mah cuma ngajak jalan biasa aja " Tersipu malu " Lagian aku males " Ujar Kyra dengan wajah malas.


" Kok males, kalo emang dia laki - laki baik mamah izinin kamu kok. Asal kamu bisa jaga diri " Ujar mamah Dira mengizinkan Kyra pergi bersama Tristan.


" Kalo aku tolak gak enak juga sih Tristan kan baik sering tolongin aku bahkan di saat kemarin aku sedih gara - gara sikap Kenan dia yang hibur aku " Gumam Kyra dalam hatinya.


" Hemmm ya udah deh nanti aku fikirin dulu " Ujar Kyra sambil berlalu pergi meninggalkan mamahnya.


***


Jam menunjukan tepat pukul empat sore Tristan sedang sibuk bersiap untuk pergi menjemput Kyra ke rumahnya karna sebelumnya Kyra sudah menghubunginya kalau sore ini Kyra bersedia untuk pergi jalan - jalan bersama Tristan.


Tristan tengah benar - benar sibuk mencari baju mana yang akan ia kenakan, bukan cuma itu Tristan juga sibuk merapihkan rambutnya agar terlihat rapih dan tampan di mata Kyra. Begitu fikirnya.


Setelah ia sudah merasa siap akhirnya Tristan langsung tancap gas menuju rumah gadis yang kini selalu terbayang - bayang di ingatannya dan juga selalu hadir di setiap mimpinya itu, gadis yang menurutnya berhasil mencairkan bekunya hatinya.


Tidd... Tid... Tid...


Suara klakson terdengar dari luar gerbang rumah Kyra dengan segera satpam membuka kan pintu gerbang tersebut dan mempersilahkan mobil Tristan masuk. Tristan keluar dari mobilnya dan menanyakan Kyra pada satpam tersebut.


" Pak saya temannya Kyra, bisa minta tolong panggilin gak Kyranya " Ujar Tristan sopan.


" Sebentar ya mas, mas silahkan duduk dulu " Sambil menunjuk kursi yang ada di teras rumah Kyra.


" Iya pak makasih " Jawab Tristan.


Dengan segera pak satpam kembali ke postnya dan memanggil Kyra lewat telpon memberi tau bahwa Tristan sudah menunggunya.


Tak butuh waktu lama Kyra pun keluar bersama seseorang di sampingnya dan di ikut mamah Dira di belakangnya. Tristan sedikit terkejut melihat seseorang di samping Kyra, Tristan sempat berfikir mungkin dia adalah kakak Kyra padahal itu adalah Kenan.


" Siapa laki - laki itu kayanya pernah liat tapi di mana ya. Oh mungkin dia kakaknya Kyra mungkin aku pernah liat dia anterin Kyra " Gumam Tristan.


Tristan lupa kalau sebelumnya ia pernah melihat Kenan ketika Kenan dan Kyra bertengkar, saat itu Kenan marah karna melihat Kyra tengah makan bersama Tristan waktu itu.


" Selamat sore tante, mas, Kyra " Sapa Tristan ramah.


" Selamat sore, nak Tristan ya " Tanya mamah Dira.

__ADS_1


" Apaan si panggil mas mas segala emang aku kaya mas emas apa " Gumam Kenan dalam hatinya kesal.


Kenan hanya tersenyum terpaksa membalas sapaan Tristan. Sedangkan Kyra tersenyum manis.


" Iya tante saya Tristan, saya ke sini mau jemput Kyra buat jalan sekalian minta izin sama tante " Kata Tristan dengan sopan dan ramah.


" Saya mamah nya Kyra, kalau kamu mau ajak Kyra jalan silahkan tapi ingat jangan pulang malam - malam ya " Jawab mamah Dira.


" Ya udah Tristan kayanya kita langsung jalan aja ya " Ujar Kyra.


" Ya udah yu " Sambil melirik ke arah Kyra.


" Tante aku pamit jalan dulu ya sama Kyra " Pamit Tristan pada mamah Dira sambil mencium tangan mamah Dira.


Ketika Tristan sudah membukakan pintu mobil bagian depan untuk Kyra, namun dengan cepat Kenan membuka kan pintu belakang untuk Kyra dan Kenan duduk di pintu depan yang sudah di bukakan tadi oleh Tristan.


" Kenapa laki - laki ini ikut, aku kan hanya mau jalan berdua sama Kyra biar jadi kaya kencan gitu " Gumam Tristan.


Meski merasa heran dan sempat bengong namun akhirnya Tristan masuk juga ke dalam mobilnya, mamah Dira yang melihat kejadian di depannya itu berusaha menahan tawa dengan menutup mulutnya dengan tangan kanannya.


***


Beberapa jam sebelumnya....


Kyra terlihat gelisah dan terus mundar mandir di kamarnya, Kyra terlihat bingung dengan ajakan Tristan apa dia harus mengiyakannya atau menolaknya.


Kemudian setelah Kyra berfikir sejenak akhirnya Kyra bangun dengan mata yang berbinar seolah baru saja mendapatkan ide brilian. Kyra terlihat sibuk mencari handphonenya namun ia lupa menaruhnya di mana, ia pun mencoba mencari ke meja makan mungkin saja tertinggal di sana fikirnya.


" Cari apa Kyra " Tanya mamah Dira yang melihat putrinya seperti sedang mencari sesuatu.


" Cari handphone Kyra mah, mamah liat gak " Ujar Kyra sambil terus celingak celinguk ke setiap sudut ruangan.


" Nih, tadi ketinggalan di taman belakang " Sambil menyodorkan handphone Kyra.


" Pantesin Kyra cari kemana - mana gak ketemu " Sambil mengambil handphone dari tangan mamah Dira.


Kemudian Kyra langsung membuka kontak di handphonenya dan mencari nama Kenan. Mamah Dira terlihat heran dan penasaran siapa sebenarnya yang Kyra telpon.


" Hallo Ken " Sapa Kyra.


"Hallo La, Ada apa " Tanya Kenan.


"Emm jadi gini, Tristan kan ngajak aku jalan kamu mau ikut gak. Ikut ya jadi kan rame " Ujar Kyra.


Mamah Dira yang mendengar Kyra mengajak Kenan menjadi sangat bingung dan heran pada putrinya itu.


" Dia kan ajak nya kamu doang La gak sama aku " Ujar Kenan.

__ADS_1


" Iya tapi kamu kan aku yang ajak, Tristan gak akan keberatan kok. Aku yakin deh " Ujar Kyra meyakinkan Kenan.


" Ya udah demi kamu ya, jam berapa " Ujar Kenan kembali.


" Jam empatan paling Ken, kamu kesini aja ya dia mau jemput aku ke sini " Ujar Kyra sambil duduk di kursi meja makan.


" Ok " Jawab Kenan singkat.


Kemudian telpon pun terputus, ternyata ide brilian Kyra membuat mamahnya heran dan bingung namun membuat Kenan benar - benar senang karna dia bisa menggagalkan pendekatan yang Tristan lakukan pada Kyra.


" Kyra kamu jadi jalan sama Tristannya " Tanya mamah Dira.


" Jadi mah " Jawab Kyra singkat.


" Terus kamu mau ajak Kenan gitu " Tanya mamah Dira lagi.


" Iya mah " Jawab Kyra, lagi lagi singkat.


" Gimana kalau ternyata Tristan itu cuma pengen jalan berdua sama kamu doang, gimana nanti kalau ada Kenan dia malah jadi canggung " Ujar mamah Dira mencoba membuat anaknya itu mengerti.


" Gak bakal mah, lagian Tristan gak bilang kalau mau jalannya cuma berdua sama aku " Ujar Kyra dengan polosnya.


" Kyra.. Kyra.. mungkin maksud Tristan itu dia mau ajak jalan kamu itu cuma pengen berdua, tapi kamu malah ajak Kenan. Bener - bener gak peka anakku ini " Gumam mamah Dira sambil menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


***


" Kyra maaf ya sebelumnya ini abang kamu mau ikut kita apa gimana " Tanya Tristan sambil menatap heran Kenan.


" Oh iya aku sampe lupa " Sambil menepuk keningnya. " Aku belum bilang ya sama kamu " Ujar Kyra sambil memajukan badannya sedikit ke depan.


" Bilang apa " Tanya Tristan heran.


" Jadi, aku ajak Kenan jalan sama kita biar jadi lebih rame aja gitu " Ujar Kyra merasa tidak enak karna sampai lupa memberitahu Tristan.


" Maksudnya Kenan itu " Belum sempat Tristan menyelesaikan ucapannya Kyra sudah memotongnya.


"Kenalin Kenan ini sahabat aku dari kecil " Ujar Kyra pada Tristan " Ken kenalin ini Tristan senior aku di kampus " Sambil mencolek pundak Kenan.


Seketika ingatan Tristan kembali mengingat wajah Kenan yang pernah ia lihat ketika Kyra dan Kenan bertengkar di parkiran Cafe tempat ia mengajak Kyra makan dulu.


" Oh iya aku ingat sekarang dia ini laki - laki yang pernah bertengkar dengan Kyra waktu itu, jadi ini yang namanya Kenan orang yang Kyra tangisi malam itu " Gumam Tristan.


" Tristan " Sambil mengulurkan tangannya.


" Kenan " Menyambut uluran tangan Tristan.


Bersambung.... 💮💮💮💮

__ADS_1


__ADS_2