
Ternyata itu adalah chat dari Kenan sang sahabat yang sangat ia rindukan, Kyra tersenyum sangat senang membaca chat tersebut. Namun juga ada rasa bingung dan juga takut. Bingung harus bersikap bagaimana pada Kenan takut kalau Kyra bertemu Kenan perasaannya pada kenan akan semakin meluap - luap karna sampai detik ini pun meski Kyra menjauh dari Kenan nyatanya hati Kyra tidaklah berubah. Malah kini ia begitu merindukan sahabat yang kini ia cintai itu, rasa rindu itu kini tengah menggerogoti hati dan jiwanya.
Kenan yang terus melihat pemandangan di depannya itu yang membuat hatinya benar - benar kecewa dan kesal.
" Sekarang aku tau La apa yang membuat kamu selama ini menghindar dari aku, ternyata laki - laki itu yang membuat kamu menghindar dari aku. Jadi ini yang kamu bilang cepat atau lambat aku akan tau " Gumam kenan dalam hatinya.Kemudian menggebrak meja dan keluar dari restoran tersebut.
Ternyata gebrakan meja Kenan itu terdengar jelas oleh Kyra dan Tristan. Betapa terkejutnya Kyra ternyata orang yang menggebrak meja itu adalah Kenan, Kyra melihat dengan jelas wajah kesal Kenan. Tanpa berfikir panjang Kyra langsung mengejar kenan keluar Restoran tersebut.
" Kenan tunggu " Kata Kyra setengah berteriak sambil berlari mengejar Kenan.
Kenan terlihat sudah menaiki motornya namun Kyra berhasil mencegah Kenan pergi.
" Ada apa La " Kata Kenan tanpa memandang wajah Kyra sedikit pun.
" Kenapa kamu gebrak meja, kamu marah liat aku sama Tristan. Aku minta maaf Ken aku gak ada hubungan apa - apa sama dia " Ujar Kyra sambil memegangi tangan Kenan.
" Hmm.. Kenapa mesti marah, kamu mau berteman sama siapa aja itu terserah kamu. Kamu mau pacaran sama siapa aja terserah kamu itu hak kamu aku gak bisa larang. Aku bukan siapa - siapa kamu kan, tapi aku ngerti sekarang kenapa kamu selama ini menghindar dari aku " Ucap Kenan masih tetap tak memandang Kyra sedikit pun, Kenan tak menghiraukan Kyra sedikit pun yang sedari tadi memegangi tangannya dan memandangnya.
__ADS_1
" Tapi Ken kamu salah paham kayanya, semuanya gak seperti yang kamu fikirkan. Turun dulu lah Ken, aku gak bisa liat kamu marah gini " Ucap Kyra membujuk Kenan agar mau turun dari motornya.
" Apa kamu bilang kamu gak bisa liat aku marah, terus di mana perasaan kamu selama ini. Selama ini kamu terus menghindar dan menjauh dari aku meskipun aku berusaha terus menerus buat dapat maaf dari kamu tapi kamu seolah tak peduli sama aku, saat itu aku juga sama kaya kamu gak bisa liat kamu marah sama aku makanya aku terus - terusan berusaha dapet maaf kamu. Ya udah lah aku mau pulang, sekarang lepasin tanganku " Kata Kenan kali ini Kenan menatap wajah Kyra.
" Aku minta maaf Ken kalau selama ini aku selalu menjauh dan menghindar dari kamu, aku tau aku salah " Ujar Kyra masih menggenggam tangan Kenan bahkan sekarang lebih erat.
" Udah lah La gak ada yang harus minta maaf dan gak ada yang harus di maafin, sekarang lepasin tangan kamu. Sebelum aku lepasin paksa " Ucap Kenan.
Kyra yang mendengar ucapan Kenan akhirnya melepaskan tangannya yang menggenggam tangan Kenan secara perlahan seolah tak rela melepaskannya. Setelah tangan Kyra melepaskan tangannya Kenan, Kenan langsung pergi meninggalkan Restoran tersebut dengan kecepatan tinggi. Terlihat jelas Kenan begitu kecewa dan marah.
Ternyata sedari tadi ada yang menonton perdebatan antara Kenan dan Kyra, orang itu adalah Tristan. Tristan terus berdiri dari jauh memperhatikan sepasang sahabat itu bertengkar. Setelah tau Kenan pergi Tristan pun datang menghampiri Kyra yang terlihat sedih bahkan mata Kyra sudah berkaca - kaca.
" Dia bukan pacarku " Ujar Kyra dengan mata yang berkaca - kaca.
" Terus kenapa kayanya dia cemburu liat kamu sama aku " Ujar Tristan merasa heran.
" Dia sahabatku " Jawab Kyra sambil menundukan kepalanya karna takut air mata yang ia tahan itu akan keluar di hadapan Tristan.
__ADS_1
" Terus kenapa dia harus marah kalau bukan pacar kamu " Ujar Tristan masih merasa heran " Oh apa jangan - jangan dia orang yang kamu maksud waktu kamu ngomong sendiri di taman Hotel XX waktu itu " Ujar Tristan berusaha menebak.
" Udah lah kamu gak akan ngerti " Jawab Kyra kemudian Kyra berlari meninggalkan Tristan sendirian.
Kyra terus berlari sampai ke tepi jalan kemudian memberhentikan sebuah taksi yang kebetulan lewat saat itu. Sesampainya di dalam taksi Kyra sudah tak kuasa lagi menahan tangisnya yang sedari tadi ia tahan. Ia menangis sesegukan sepanjang perjalanan, supir taksi pun merasa bingung dan khawatir takut terjadi apa - apa dengan penumpangnya itu.
" Mbak, mbak. Mbak baik - baik aja kan " Ujar supir taksi tersebut sambil melihat Kyra melalui kaca spionnya.
" Saya Gak apa - apa pak, bapak jalan aja terus saya mau ke kompleks XX " Jawab Kyra sambil terus menangis lirih.
Kyra merasa hatinya begitu sakit mendengar ucapan Kenan yang mengatakan bahwa dia bukan siapa - siapa Kyra, jelas - jelas mereka berahabat sejak SMP dulu bahkan persahabatan mereka begitu kental. Dulu kenan tidak pernah membiarkan Kyra dekat dengan sembarang orang, tapi tadi bahkan Kenan terkesan tidak perduli dengan Kyra.
Kyra merasakan perih di hatinya, namun Kyra menyadari semua ini gara - gara ulahnya juga. Karna ulahnya selama ini yang mencoba menghindari dari Kenan berharap perasaannya pada Kenan ini hilang, namun ternyata usahanya selama ini hanya sia - sia saja.
Tak butuh waktu lama akhirnya taksi tersebut sudah sampai di rumah Kyra, setelah membayar ongkos taksi tersebut dengan segera Kyra masuk ke rumah nya dan berlari menuju kamarnya. Dan menangis sejadi - jadinya.
Kyra merasa sedih sekaligus menyesal karna telah menghindar dari Kenan, sekarang hubungannya dengan Kenan jadi semakin berantakan.
__ADS_1
" Seharusnya aku terus terang saja pada Kenan tentang apa yang aku rasakan tidak usah memikirkan bagaimana jadinya nanti. Karna sekarang tanpa aku mengungkapkan perasaan ku saja hubunganku dengan Kenan berantakan. Jadi usaha ku ini sia - sia saja, aku ini memang bodoh benar - benar bodoh " Sambil memukuli bantal yang ada di pangkuannya.
Bersambung... 💮💮💮